Pemanfaatan Rumah Pendidikan sebagai Wadah Pengembangan Profesional Guru dalam Manajemen Sekolah

Authors

  • Ketut Aries Indrayani Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia
  • I Made Yudana Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia
  • Ni Luh Gede Erni Sulindawati Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7822

Keywords:

Rumah Pendidikan, Ruang GTK, Pengembangan Profesional Guru, Manajemen Sekolah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Rumah Pendidikan sebagai wadah pengembangan profesional guru dalam konteks manajemen sekolah. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana platform digital ini mendukung peningkatan kompetensi guru, memperkuat budaya kolaborasi, serta menyediakan data terintegrasi bagi kepala sekolah dalam perencanaan dan evaluasi program. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen kebijakan pendidikan. Data diperoleh dari sumber resmi Kemendikbudristek, jurnal pendidikan, serta laporan terkait transformasi digital di sektor pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Pendidikan, melalui layanan Ruang GTK, Rapor Pendidikan Daerah, dan Portal Satu Data, berperan penting dalam mendukung guru untuk belajar berkelanjutan, melakukan refleksi kompetensi, serta berbagi praktik baik melalui komunitas digital. Di sisi lain, kepala sekolah dapat memanfaatkan data terintegrasi untuk pengambilan keputusan berbasis bukti, sehingga manajemen sekolah menjadi lebih sistematis dan adaptif. Faktor pendukung implementasi meliputi kebijakan afirmatif Kemendikbud, akses teknologi, dan partisipasi aktif guru, sedangkan hambatan utama terletak pada keterbatasan literasi digital, infrastruktur di daerah 3T, serta resistensi sebagian guru terhadap perubahan.

References

Al Rasyid, H. (2015). Fungsi kelompok kerja guru (KKG) bagi pengembangan keprofesionalan guru sekolah dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan, 24(2), 143-150.

Dakabesi, E., & Wicaksono, L. (2022). Kepemimpinan Kolaborasi Kepala Sekolah dalam Membangun Tim Kinerja Guru. JISIP

Fitriyadi, H. (2013). Integrasi teknologi informasi komunikasi dalam pendidikan: potensi manfaat, masyarakat berbasis pengetahuan, pendidikan nilai, strategi implementasi dan pengembangan profesional. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UNY, 21(3), 163709.

Ghozali, S., Darmawan, D., Putra, A. R., dkk. (2024). Literasi Digital sebagai Pilar Peningkatan Kualitas Pendidikan Modern. NALA.

Karya, I. W., Suhandana, I. G. A., & Yudana, M. (2013). Kontribusi Kompetensi Guru, Sikap Profesi Guru, Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru SMA Negeri 1 Sukawati. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 4(1).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2025). Cetak Biru Transformasi Digital melalui Rumah Pendidikan. Jakarta: Kemendikbudristek.

Khairatunnisa, K., Suriansyah, A., & Purwanti, R. (2025). Analisis Kebijakan Digitalisasi Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Modern.

Miles, M. B., Huberman, M. A., & Saldana, J. (2020). Qualitative Data Analysis (4th ed.). SAGE Publications.Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nashrullah, M., Rahman, S., Majid, A., dkk. (2025). Transformasi Digital dalam Pendidikan Indonesia. MUDIR.

Pramuji, B. I. (2025). Kajian Literatur: Tantangan Pembangunan Pendidikan di Wilayah 3T. Jurnal Pendidikan Nasional, 15(1), 33–47.

Rahayu, D. (2020). Triangulasi dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 6(2), 123–131.

Rismawati, R., & Nugraha, M. S. (2022). Peran Kepala Sekolah dalam Membangun Budaya Organisasi Adaptif. JKII

Rizani, M. R. F. (2025). Ruang guru dan tenaga kependidikan (GTK) sebagai media asesmen, inovasi, dan pendidikan multikultural dalam dunia pendidikan. Journal of Islamic Education and Pedagogy, 2(2), 89–100.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (13th ed.). Pearson Education.

Sari, N., & Prasetyo, A. (2021). Analisis Manajemen Pendidikan Berbasis Data di Sekolah Dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 12(1), 45–56.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Umara, R., Hidayat, P. F., Nurmilah, I., & Syuhada, I. (2025). MANAJEMEN RUANG GTK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SD NEGERI 1 CIKERIS (Studi Kasus di SD Negeri 1 Cikeris Kabupaten Purwakarta). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 425-439.

UNICEF. (2021). Analisis Situasi untuk Lanskap Pembelajaran Digital di Indonesia. Diakses 9 Januari 2025, dari https://www.unicef.org/indonesia/media/13421/file/Analisis%20Situasi%20untuk%20Lanskap%20Pembelajaran%20Digital%20di%20Indonesia.pdf

Werang, B. R., Wolomasi, A. K., & Asaloei, S. I. (2019). Job satisfaction and performance of elementary school teachers. International Journal of Evaluation and Research in Education, 8(4), 575–580.

Widiari, M., Agung, A. A. G., & Jampel, I. N. (2014). Pengaruh Metode Pembelajaran Mind Mapping dan Ekspositori terhadap Hasil Belajar Matematika di SD Gugus IX Kecamatan Buleleng. Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Teknologi Pendidikan, 2(1), 21.

Downloads

Published

2026-03-20

How to Cite

Indrayani, K. A., Yudana, I. M., & Erni Sulindawati, N. L. G. (2026). Pemanfaatan Rumah Pendidikan sebagai Wadah Pengembangan Profesional Guru dalam Manajemen Sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(2), 1819–1829. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7822

Most read articles by the same author(s)