Evaluasi Kinerja Bidang Ketertiban Umum Satpol PP dalam Penegakan Peraturan Daerah: Studi Kasus di Batam, Kepualauan Riau

Authors

  • Anto Anto Fakultas Hukum, Universitas Riau Kepulauan, Batam 29425, Indonesia
  • Isfandir Hutasoit Fakultas Hukum, Universitas Riau Kepulauan, Batam 29425, Indonesia
  • Dwi Afni Maileni Fakultas Hukum, Universitas Riau Kepulauan, Batam 29425, Indonesia
  • Agus Riyanto Fakultas Hukum, Universitas Riau Kepulauan, Batam 29425, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i3.7941

Keywords:

Satpol PP, Kinerja Pemerintah, Penegakan Hukum, Peraturan Daerah, Ketertiban Umum, Hukum

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kinerja bidang ketertiban umum satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam dalam penegakan Peraturan Daerah pada ruang-ruang publik perkotaan yang rentan pelanggaran. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap aktor kunci lintas level, observasi pada kegiatan penertiban di titik rawan serta telaah dokumen operasional berupa SOP, surat peringatan, laporan operasi dan berita acara. Analisis dilakukan secara tematik untuk memetakan kinerja dalam dimensi outcome, proses, kapasitas dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan penertiban efektif memulihkan fungsi ruang publik dalam jangka pendek, namun keberlanjutan kepatuhan sering melemah karena kemunculan kembali pelanggaran dan perpindahan lokasi setelah intensitas pengawasan menurun. Pada dimensi proses, penerapan prinsip keadilan prosedural melalui tahapan peringatan, komunikasi persuasif, proporsionalitas tindakan dan dokumentasi berpengaruh terhadap penerimaan publik dan durasi kepatuhan, tetapi implementasi belum konsisten antar operasi. Pada dimensi kapasitas dan akuntabilitas, keterbatasan SDM, sarana operasional serta lemahnya integrasi data pelanggaran menghambat monitoring pasca operasi, sementara koordinasi lintas perangkat daerah dan tindak lanjut penataan menjadi faktor kunci untuk mencegah siklus penertiban berulang. Penelitian ini merekomendasikan reorientasi indikator kinerja dari output penindakan menuju outcome berbasis durasi kepatuhan, penguatan pedoman keputusan lapangan, peningkatan kapasitas komunikasi aparat dan pengembangan basis data serta koordinasi lintas OPD untuk memastikan ketertiban yang berkelanjutan.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Aziz, M. F., Husen, L. O., & Arifin, M. Y. (2022). Tinjauan Wewenang Satpol PP saat Pengawalan Unjuk Rasa dan Kesesuainnya dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah. Legal Dialogica, 1(1).

Butarbutar, W. R. (2019). Penertiban Pedagang Kaki Lima Oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sibolga. Jurnal Pemerintahan Dan Keamanan Publik (JP Dan KP), 35–49. https://doi.org/10.33701/jpkp.v1i1.713

Djidar, H., Darmadi, D., & Burhan, Y. (2024). Eksistensi Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penegakat Aturan di Kabupaten Luwu Timur. Journal Publicuho, 7(3), 1612–1626. https://doi.org/10.35817/publicuho.v7i3.524

Flyvbjerg, B. (2006). Five Misunderstandings About Case-Study Research. Qualitative Inquiry, 12(2), 219–245. https://doi.org/10.1177/1077800405284363

Gobena, L. B., & Van Dijke, M. (2017). Fear and caring: Procedural justice, trust, and collective identification as antecedents of voluntary tax compliance. Journal of Economic Psychology, 62, 1–16. https://doi.org/10.1016/j.joep.2017.05.005

Hilmawan, R., Aprianti, Y., Yudaruddin, R., Anggraini Bintoro, R. F., Suharsono, Fitrianto, Y., & Wahyuningsih, N. (2023). Public sector innovation in local government and its impact on development outcomes: Empirical evidence in Indonesia. Heliyon, 9(12), e22833. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e22833

Hough, M., Jackson, J., Bradford, B., Myhill, A., & Quinton, P. (2010). Procedural justice, Trust, and Institutional Legitimacy. Policing, 4(3), 203–210. https://doi.org/10.1093/police/paq027

Hutahaean, P. P. N., Dahyufi, H., & Andriansah, A. (2025). Analisis Literatur Tentang Kerangka Pengukuran Kinerja dan Akuntabilitas dalam Pengiriman Layanan Publik. Studi Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 28–36. https://doi.org/10.62383/studi.v2i4.772

Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, (2018).

Junaedi, G. S. (2022). Peran Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penegakan Peraturan Daerah di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Tatapamong, 4(2), 102–112. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v4i2.2589

Jurnali, T., & Siti-Nabiha, A. K. (2015). Performance Management System for Local Government: The Indonesian Experience. Global Business Review, 16(3), 351–363. https://doi.org/10.1177/0972150915569923

Kroll, A. (2015). Drivers of Performance Information Use: Systematic Literature Review and Directions for Future Research. Public Performance & Management Review, 38(3), 459–486. https://doi.org/10.1080/15309576.2015.1006469

Lina, L., Hidayat, R., & Chandrawati, T. (2023). Kinerja Satpol PP dalam Tugas dan Fungsi Sebagai Penegak Peraturan Daerah di Kabupaten Tana Tidung. NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(2), 520–528. https://doi.org/10.52423/neoresjurnal.v4i2.98

Lodan, K. T., Khairina, E., Dompak, T., Salsabila, L., & Fathani, A. T. (2023). Readiness of the Batam City Government in implementing sustainable transportation. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 36(2), 246–259. https://doi.org/10.20473/mkp.V36I22023.246-259

Mahendra, G., & Lodan, K. T. (2024). Evaluating the Effectiveness of Social Rehabilitation Programs for Beggars in Batam: Challenges and Strategic Interventions. Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 6(2), 774–785. https://doi.org/10.14710/dialogue.v6i2.23822

Mazerolle, L., Bennett, S., Davis, J., Sargeant, E., & Manning, M. (2013). Procedural justice and police legitimacy: a systematic review of the research evidence. Journal of Experimental Criminology, 9(3), 245–274. https://doi.org/10.1007/s11292-013-9175-2

Mungin, M. (2025). Menjembatani Aturan dan Kebutuhan: Kajian Kebijakan atas Pendirian Rumah Ibadah Tanpa Izin di Papua Barat. JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA, 4(2), 1347–1368. https://doi.org/10.61860/jigp.v4i2.268

Murphy, K., Tyler, T. R., & Curtis, A. (2009). Nurturing regulatory compliance: Is procedural justice effective when people question the legitimacy of the law? Regulation & Governance, 3(1), 1–26. https://doi.org/10.1111/j.1748-5991.2009.01043.x

Nitschke, F., Mazerolle, L., & Bennett, S. (2014). Third Party Policing and School Truancy. In Encyclopedia of Criminology and Criminal Justice (pp. 5211–5221). Springer New York. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-5690-2_172

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic Analysis. International Journal of Qualitative Methods, 16(1). https://doi.org/10.1177/1609406917733847

Nugraha, A. R., Rochaeni, A., & Munawaroh, S. (2023). Implementasi Kebijakan Ketertiban Umum Dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima Oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi. Jurnal Caraka Prabu, 7(2), 34–60. https://doi.org/10.36859/jcp.v7i2.1924

Permana, A., Djohan, D., Sartika, I., & Lukman, S. (2022). Disharmonization in Managing Government Affairs in Batam City, Riau Islands Province. Indonesian Journal of Multidisciplinary Science, 2(3), 2169–2182. https://doi.org/10.55324/ijoms.v2i3.352

Putri, M., Junaida, E., & Rosalina, D. (2025). Pengaruh Kompensasi, Beban Kerja, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Satuan Satpol PP Kota Langsa. INVESTASI : Inovasi Jurnal Ekonomi Dan Akuntansi, 3(4), 263–272. https://doi.org/10.59696/investasi.v3i4.174

Qindi, A. E. Al. (2024). Implementasi Wewenang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam Penegakan Peraturan Daerah di Surabaya. JISP (Jurnal Inovasi Sektor Publik), 4(1), 95–105. https://doi.org/10.38156/jisp.v4i1.230

Ramadhan, M. R., & Asriwandari, H. (2025). Pelaksanaan Peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kota Pekanbaru. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1), 8. https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2487

Rosadi, O., & Putra, I. (2025). Sinergitas Kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja Dengan Kepolisian Dalam Penyelenggaraan Ketertiban Umum. Unes Journal of Swara Justisia, 9(2), 320–329. https://doi.org/10.31933/ztv5ps23

Roy, A. (2005). Urban Informality: Toward an Epistemology of Planning. Journal of the American Planning Association, 71(2), 147–158. https://doi.org/10.1080/01944360508976689

Setianto, T., Ningrum, S., & Muhafidin, D. (2021). Implementation of Government Performance Accountability System (SAKIP) in Indonesian Local Government (Case of Regional Development Planning Board of Sukabumi Regency). Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 5(1), 59. https://doi.org/10.24198/jmpp.v5i1.34738

Sunshine, J., & Tyler, T. R. (2003). The Role of Procedural justice and Legitimacy in Shaping Public Support for Policing. Law & Society Review, 37(3), 513–547. https://doi.org/10.1111/1540-5893.3703002

Tran, Y. T., & Nguyen, N. P. (2020). The impact of the performance measurement system on the organizational performance of the public sector in a transition economy: Is public accountability a missing link? Cogent Business & Management, 7(1), 1792669. https://doi.org/10.1080/23311975.2020.1792669

Tyler, T. R. (2003). Procedural justice, Legitimacy, and the Effective Rule of Law. Crime and Justice, 30, 283–357. https://doi.org/10.1086/652233

Wiryawan, B. A. (2019). Institutional Change and the Impact Towards Innovation Competitiveness in the Industrial Development of The Batam Free Trade Zone. Indonesian Journal of Computing, Engineering and Design (IJoCED), 1(1), 9. https://doi.org/10.35806/ijoced.v1i1.32

Zaenuddin, M. (2025). How to Achieve the Integration From the Dualism of Institutional Conflicts? Lesson Learned From Batam, Indonesia. SAGE Open, 15(3), 1–14. https://doi.org/10.1177/21582440251365467

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

Anto, A., Hutasoit, I., Maileni, D. A., & Riyanto, A. (2026). Evaluasi Kinerja Bidang Ketertiban Umum Satpol PP dalam Penegakan Peraturan Daerah: Studi Kasus di Batam, Kepualauan Riau. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 6(3), 2335–2347. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i3.7941