Pengaruh Moril Kerja terhadap Keterlibatan Kerja dengan Kesediaan Menghadapi Perubahan sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Tenaga Pendidik (GADIK) SPN Polda SUMUT)
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7867Keywords:
Keterlibatan Kerja, Moril Kerja, Kesediaan Menghadapi PerubahanAbstract
Keterlibatan kerja adalah kesediaan untuk berusaha sebaik mungkin demi kepentingan organisasi, kesediaan bekerja melebihi apa yang diharapkan agar organisasi dapat maju. Tenaga Pendidik (Gadik) sebagai Personel Polri dengan keterlibatan kerja tinggi, ikut memperhatikan nasib organisasi. Keterlibatan mengarah pada adanya kesiapan dan kesediaan individu untuk berusaha dengan sungguh-sungguh demi kepentingan dan kelangsungan organisasi. Tenaga Pendidik (Gadik) yang bersedia melibatkan diri secara penuh dalam pekerjaan mereka yang diyakini sebagai mekanisme penyaluran kontribusi mereka untuk pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh moral kerja terhadap keterlibatan kerja dengan kesediaan menghadapi perubahan sebagai variabel mediasi. Sampel berjumlah 177 orang, dengan metode pengumpulan data berupa skala keterlibatan kerja, skala moral kerja, dan skala kesediaan menghadapi perubahan. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) atau Model Persamaan Struktural. Hasil penelitian menunjukkan; (1). Ada pengaruh moral kerja terhadap kesediaan menghadapi perubahan pada tenaga pendidik, berdasarkan hasil nilai t-statistik sebesar 11,160 > 1,96 dan/atau dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,04. (2). Ada pengaruh kesediaan menghadapi perubahan terhadap keterlibatan kerja tenaga pendidik berdasarkan hasil nilai t-statistik sebesar 69,211 > 1,96 dan atau dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,04, (3). Ada pengaruh moral kerja terhadap keterlibatan kerja tenaga pendidik berdasarkan hasil nilai t-statistik sebesar 3,203 > 1,96 dan/atau dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,04. (4). Ada pengaruh moral kerja terhadap keterlibatan kerja dengan kesediaan menghadapi perubahan sebagai variabel mediasi, berdasarkan hasil nilai t-statistik pada specific indirect effect sebesar 10,119 > 1,96 dan atau dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,04 (tabel 3.16). Atau berdasarkan hasil perbandingan antara nilai pengaruh langsung (original sample) variabel Moril Kerja langsung terhadap Keterlibatan Kerja sebesar 0,119 (11,9%) lebih kecil bila dibandingkan dengan nilai pengaruh tidak langsung (original sampel pada specific indirect effect) antara variabel Moril Kerja melalui Kesediaan Berubah terhadap Keterlibatan Kerja yaitu sebesar 0,609 (60,9%).
References
Abrahamson, E. (2010). Change without pain. Harvard Business Review.
Angelus, A. (2011). Morale work in organizations (1st ed.). Christianborg Press.
Asbari, M., Novitasari, D., Silitonga, N., Sutardi, D., & Gazali. (2020). Analisis readiness for change terhadap kinerja: Perspektif karyawan kontrak di masa pandemi Covid-19. JEMASI: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi, 16(1), 1–16. https://doi.org/10.24339/jemasi.v16i1.142
Bakker, A. B., & Leiter, M. P. (2010). Work engagement: A handbook of essential theory and research. Psychology Press.
Bernardin, H. J., & Russell, J. E. A. (2012). Human resource management. Prentice Hall.
Bohlander, G., & Snell, S. (2010). Principles of human resource management (14th ed.). South-Western Cengage Learning.
Chaplin, J. P. (2013). Kamus lengkap psikologi. PT Raja Grafindo Persada.
Chrysnanda. (2012). Menjadi polisi yang berhati nurani. YPKIK.
Daderman, A. M., & Basinska, B. A. (2019). Morale value of police officers and readiness for change with work engagement. Frontiers in Psychology. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.00331
Daft, R. L. (2017). Manajemen (Edisi 6). Salemba Empat.
Danim, S. (2013). Motivasi kepemimpinan dan efektivitas kelompok. Rineka Cipta.
Davis, K. (2019). Human behavior at work (8th ed.). Tata McGraw-Hill.
Desplaces, D. (2014). A multilevel approach to individual readiness to change. Journal of Behavioral and Applied Management, 7(1), 14–29.
Dwi Putra, R. (2018). Analisis pengaruh keterlibatan kerja dan kewajaran prosedur evaluasi kinerja terhadap kinerja manajer dengan komitmen organisasi sebagai variabel intervening (Tesis tidak diterbitkan). Universitas Andalas.
El Hami, & Hinduan, Z. R. (2014). Organizational change readiness pada Universitas X. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 1–16.
Galpin, T. (2016). The human side of change: A practical guide to organization redesign. Jossey-Bass.
Ghozali, I. (2011). Partial least squares: Konsep, teknik dan aplikasi menggunakan SmartPLS 2.0 (Ed. 2). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2013). Structural equation modeling: Metode alternatif dengan partial least squares (PLS) (Ed. 3). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., Sarstedt, M., Nicholas, P., & Ray, S. (2011). An introduction to structural equation modeling. In Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) using R (pp. 1–19). Springer.
Haryono, S. (2017). Metode SEM untuk penelitian manajemen AMOS LISREL PLS. PT Intermedia Personalia Utama.
Hiriyappa, B. (2014). Organizational behavior. New Age International Publisher.
Ibrahim, M. (2014). Impact of morale work on employee engagement: The case of selected micro finance companies in Ghana. International Journal of Economics, Commerce and Management, 3(11).
Jex, S. M. (2018). Organizational psychology: A scientist-practitioner approach. John Wiley & Sons.
Kahar, A. I. (2018). Konsep kepemimpinan dalam perubahan organisasi pada perpustakaan perguruan tinggi. Jurnal Studi Perpustakaan dan Informasi, 3(1).
Lambert, N. J., Adeyemo, D. A., & Terry, D. L. (2018). Organizational climate, leadership style and emotional intelligence as predictors of quality of work life. European Scientific Journal. https://doi.org/10.19033/esj.v11n3p14
Lehman, J. D. (2014). Aspek manusia dalam perubahan (Tidak diterbitkan). Lotus Authorized Training Centre.
Margaretha, F. (2013). Dasar-dasar manajemen Polri. PT Dian Rakyat.
Mas’ud, F. (2013). Survei diagnosis organisasional (Konsep dan aplikasi). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Matthysen, M., & Harris, C. (2018). The relationship between readiness to change and work engagement. SA Journal of Human Resource Management, 16, a844. https://doi.org/10.4102/sajhrm.v16i0.844
Mathis, R. L. (2011). Manajemen sumber daya manusia (J. Sadeli, Trans.). Salemba Empat.
Muchinsky, P. M. (2012). Psychology applied to work (4th ed.). Brooks/Cole.
Mustapha, K. S. G. (2010). The impact of work morale on employee engagement. International Journal of Applied Research in Management and Economics.
Nurtjahjanti. (2013). Hubungan antara kesiapan menghadapi perubahan dan resiliensi dengan organizational citizenship behavior. Jurnal Psikologi Undip, 9(1).
Porras, J. I., & Robertson, P. J. (2011). Organizational development: Theory, practice, and research. In M. Dunnette & L. Hough (Eds.), Handbook of industrial and organizational psychology (Vol. 2, pp. 710–811). Consulting Psychologists Press.
Reeve, C. L., & Smith, C. S. (2011). Refining Lodahl and Kejner’s job involvement scale. Organizational Research Methods, 3(1), 91–111.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2011). Management (11th ed.). Pearson Education.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2011). Organizational behavior. Pearson Education.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Umam, K. (2010). Perilaku organisasi. Pustaka Setia.
Wanberg, C. R., & Banas, J. T. (2010). Predictors and outcomes of openness to change. Journal of Applied Psychology, 84(1), 121–131.
Winardi, J. (2019). Manajemen perilaku organisasi (Edisi revisi). Kencana.
Zulkarnain, & Hadiyani, S. (2013). Peranan komitmen organisasi dan kesiapan karyawan untuk berubah terhadap employee engagement. Jurnal Psikologi, 31(1), 19–24.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Azlansyah, Hasanuddin, Suryani Hardjo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































