The Concept of Insan Kamil Al-Jili for Redefining Islamic Education Objectives: Addressing the Modern Anthropology Crisis
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.8246Keywords:
Insān Kāmil, Al-Jīlī, Pendidikan Islam, Antropologi Modern, Tujuan PendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep insān kāmil dalam pemikiran ʿAbd al-Karīm al-Jīlī dan merumuskan kembali tujuan pendidikan Islam sebagai respons terhadap krisis antropologi modern yang cenderung reduksionis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berdasarkan studi literatur dengan pendekatan hermeneutika filosofis melalui analisis teks karya al-Jīlī dan literatur pendidikan Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep insān kāmil memandang manusia sebagai entitas integral yang mencerminkan sifat-sifat ilahi melalui integrasi dimensi intelektual, spiritual, moral, dan sosial. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini menyimpulkan bahwa tujuan pendidikan Islam perlu didefinisikan ulang dari orientasi pragmatis kognitif menuju pembentukan manusia utuh dengan kesadaran transendental dan akhlak yang baik. Implikasi penelitian ini terletak pada pemberian kerangka filosofis untuk pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan Islam yang holistik, meskipun terbatas pada studi konseptual tanpa pengujian empiris. Keunikan penelitian ini terletak pada sintesis pemikiran Sufi klasik al-Jīlī dengan permasalahan antropologi modern sebagai dasar untuk meredefinisi tujuan pendidikan Islam.
References
Abdullah and Aziz. (2022). Philosophical Foundations of Islamic Education: Reclaiming the Tawhidi Paradigm. International Journal of Islamic Educational Studies 5, 1, 12–25.
Abdur Rahman Saleh. (2000). Pendidikan Agama dan Keagamaan: Visi, Misi dan Aksi. PT Gemawindu Pancaperkasa.
Abuddin Nata. (2016). Ilmu Pendidikan Islam, Cet III. Kencana.
Achmadi, A. (1992). Islam sebagai Paradigma Ilmu Pendidikan. Aditya.
Adijaya & Zainal. (2019). PEMIKIR-PEMIKIR BESAR ANTROPOLOGI. Uwais Insirasi Indonesia. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=JHMyEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&ots=Nuy3qn-PX6&sig=6nmgC1LRE0beE19bMkLGa5EMxFg&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Afiani, V. Z. (2025). Integrasi tasawuf dalam masyarakat modern: perspektif Sosiologi Agama. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 14(1), 111–124. https://doi.org/10.21831/dimensia.v14i1.80063
Al-Ghazzali, I. (2003). Terjemahan Ihya Ulumuddin Jilid 1.pdf (pp. 1–1062).
Ali, Y. (1997). Manusia Citra Ilahi. Paramadina.
Althof, W., & Berkowitz, M. W. (2016). Moral education and character education: Their relationship and roles in citizenship education. Journal of Moral Education, 35(4), 495–518. https://doi.org/10.1080/03057240601012204
Beilharz, P., & Bauman, Z. (2001). Liquid Modernity. In Contemporary Sociology (Vol. 30, Issue 4). https://doi.org/10.2307/3089803
Charles Taylor. (2007). A Secular Age. MA: Harvard University Press.
Hadiman, B. (2004). Filsafat Modern: Dari Machiavelli Sampai Nietzsche. PT Gramedia Pustaka Utama.
Hasan Langgulung. (1986). Manusia dan Pendidikan. Pustaka Al-Husna.
Hatim, M. (2019). Problem Filsafat Pendidikan Islam: Proyeksi, Orientasi ke Arah Filsafat Pendidikan Islam Paripurna. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam, 13(2), 168–182. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v13i2.1680
Kiki Muhamad Hakiki dan Arsyad Sobby Kesuma. (2018). Insan Kamil dalam Perspektif ʿAbd al-Karīm al-Jīlī dan Pemaknaannya dalam Konteks Kekinian. 2(December), 175–186. https://doi.org/10.15575/jw.v3i2.2287
Kurniawan, & Encung. (2021). Rekonseptualisasi Insan Kamil Abd Al-Karim Al-Jili Oleh Murtadha Muthahhari. Dirasah, 4(1), 101–117. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/dirasah.
Manshuruddin, Rozana, S., & Abrianto, D. (2019). Character Education in Modern Islamic Boarding Schools: a Model From Indonesia. European Journal of Social Sciences Studies , 4(4), 174–184. https://doi.org/10.5281/zenodo.3382110
Muhajarah, K. (2018). Krisis Manusia Modern Dan Pendidikan Islam. Al Ta’dib, 7(2), 189.
Muhyiddin Ibn ʿArabi. (2016). Fuṣūṣ al-Ḥikam. Dār al-Afāq li al-Nashr wa al-Tawjīh.
Murtadha Muthahhari. (2004). Manusia Sempurna, terj. Helmi Mustofa. Al-Ghiyad Prisma.
Paulo Freire. (2005). Pedagogy of the Oppressed. Continuum.
Peter L. Berger. (1967). The Sacred Canopy: Elements of a Sociological Theory of Religion. Anchor Books.
SARAGIH, I., & Ihsan, I. M. (2025). Rekonstruksi Tujuan Pendidikan Islam Berdasarkan Filsafat Pendidikan Al Attas: Implikasi bagi Perumusan Visi Lembaga. BELEJER: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 12–24.
Seyyed Hossein Nasr. (1989). Knowledge and the Sacred. SUNY Press.
Seyyed Hossein Nasr. (2006). Islamic Philosophy from Its Origin to the Present. SUNY Press.
Sir Muhammad Iqbal dan Didik Komaidi. (2002). Rekonstruksi Pemikiran Agama dalam Islam. Lazuardi.
Sri Minarti. (2021). Ilmu Pendidikan Islam: Fakta Teoretis-Filosofis dan Aplikatif-Normatif. 32(3), 167–186.
Susanti, S. E. (2016). SPIRITUAL EDUCATION : SOLUSI TERHADAP DEKADENSI KARAKTER DAN KRISIS SPIRITUALITAS DI ERA GLOBAL. HUMANISTIKA: Jurnal Keislaman, 1–42.
Syed Muhammad Naquib al-Attas. (1999). The Concept of Education in Islam. ISTAC.
Zaidan, Y. (1988). Al-Fikr al-Shufi ‘inda ‘Abd al-Karim al-Jili. Dar al-Nahdlah al-‘Arabiyah.
ʿAbd al-Karīm ibn Ibrāhīm al-Jīlī. (n.d.). al-Kahf wa al-Raqīm fī Sharḥ Bismillāh al-Raḥmān al-Raḥīm. al-Maʿārif al-Niẓāmiyyah.
ʿAbd al-Karīm ibn Ibrāhīm al-Jīlī. (1975). al-Insān al-Kāmil fī Maʿrifat al-Awākhir wa al-Awāʾil, jil. 2. Dār al-Fikr.
ʿAbd al-Karīm ibn Ibrāhīm al-Jīlī. (2003). al-Insān al-Kāmil fī Maʿrifat al-Awākhir wa al-Awāʾil,. Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Wahid, Hasanuddin, Fatih Fatiqoh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































