Mengevaluasi Positioning Negara Muslim dalam Ekonomi Global: Analisis Kluster Ekonomi, Keunggulan Kompetitif, dan Industri Halal

Authors

  • Buhari Karmadi Universitas Islam As-Syafi’iyah, Bekasi, Indonesia
  • Veithzal Rivai Zainal IAEI, Jakarta, Indonesia
  • Sunaryo Universitas Islam As-Syafi’iyah, Bekasi, Indonesia
  • Meindro Waskito Universitas Islam As-Syafi’iyah, Bekasi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7761

Keywords:

Ekonomi Islam, Negara Muslim, Kluster Ekonomi, Keunggulan Kompetitif, Industri Halal

Abstract

Negara-negara Muslim memiliki potensi ekonomi yang signifikan dalam sistem ekonomi global, ditopang oleh jumlah populasi yang besar, kekayaan sumber daya alam, serta berkembangnya ekonomi syariah dan industri halal. Namun, positioning negara Muslim dalam perekonomian global belum sepenuhnya optimal akibat tantangan struktural, ketergantungan komoditas, dan lemahnya integrasi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi positioning negara Muslim dalam ekonomi global melalui analisis kluster ekonomi (GCC, Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Afrika), keunggulan kompetitif berbasis sumber daya alam, keuangan, dan spiritual, serta peran strategis industri halal global. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kluster memiliki karakteristik dan potensi unggulan yang berbeda. Industri halal berperan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing negara Muslim apabila didukung oleh harmonisasi standar, penguatan inovasi, dan integrasi nilai-nilai Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi Islam tidak hanya relevan bagi negara Muslim, tetapi juga memiliki kontribusi penting terhadap ekonomi global yang adil dan berkelanjutan.

References

ASEAN Secretariat. (2025). Laporan Ekonomi ASEAN 2025. Jakarta: Sekretariat ASEAN.

Afrika Development Bank. (2025). Laporan Ekonomi Afrika 2025. Abidjan: Afrika Development Bank.

Darmawan, S. (2024). Pengembangan Industri Halal: Peluang dan Tantangan dalam Ekonomi Islam. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(2), 432–442.

Dinar Standard. (2025). State of the Global Islamic Economy Report 2024/2025. New York: Dinar Standard.

Filambi, S. S. (2025). Economic Development and the Muslim Community in Tanzania: Historical Challenges and Future Prospects. African Journal of History and Geography, 4(1), 327–345

Halal Industry Development Corporation (HDC). (2024). Strategi Pengembangan Industri Halal Global. Putrajaya: HDC Malaysia.

Krugman, P., & Obstfeld, M. (2018). International Economics: Theory and Policy (11th ed.). Boston: Pearson Education.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI). (2025). Statistik Ekonomi Negara Anggota OKI 2025. Jeddah: Sekretariat Jenderal OKI.

Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. New York: Free Press.

Porter, M. E. (1990). The Competitive Advantage of Nations. New York: Free Press.

Porter, M. E. (1998). Clusters and the New Economics of Competition. Harvard Business Review, 76(6), 77–90.

Yayasan Pustaka Obor Indonesia. (2021). Kawasan Industri Halal: Upaya Menuju Indonesia Pusat Produsen Halal Dunia. Jakarta: Obor Indonesia.

Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-02-23

How to Cite

Karmadi, B., Zainal, V. R., Sunaryo, & Waskito, M. (2026). Mengevaluasi Positioning Negara Muslim dalam Ekonomi Global: Analisis Kluster Ekonomi, Keunggulan Kompetitif, dan Industri Halal. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(2), 1328–1339. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7761

Most read articles by the same author(s)