Manajemen Sokolah dalam Upaya Meningkatkan Eksistensi Sekolah Cagar Budaya (Studi Multi Situs di SDN Purwotengah Kota Mojokerto dan di SDN Sulung Kota Surabaya)

Authors

  • Ahmad Fahruddin Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Amrozi Khamidi Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Muhamad Sholeh Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • Mochamad Nursalim Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6825

Keywords:

Manajemen Sekolah, Eksistensi, Cagar Budaya

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sekolah cagar budaya di dua tempat yang berbeda yaitu SDN Purwotengah Mojokerto dan SDN Sulung Surabaya, yang bertujuan untuk memahami upaya kedua sekolah tersebut dalam meningkatkan eksistensinya sebagai sekolah cagar budaya dalam bentuk program khusus dan sesuai karakteristik masing-masing sekolah tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan multi situs dan kerangka teori manajemen dari GR Terry. studi ini mengkaji aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pada sekolah cagar budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah tersebut memiliki manajemen yang unik dengan persamaan dan perbedaannya, SDN Purwotengah mengusung program Geno Center dan Museum galeri Soekarno, sedangkan SDN Sulung mengusung program Artefak dan museum Artefak. Penelitian ini diharapkan mampu menciptakan kesadaran dan kecintaan terhadap nilai historis dan nilai budaya pada sekolah cagar budaya dan juga sebagai sumber inspirasi bagi sekolah cagar budaya lainnya di Indonesia.

References

Afifah, N., & Khamidi, M. (2022). Peran guru sebagai pelaksana kebijakan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 14(2), 115–124.

Basyari. (2013). Menanamkan Identitas Kebangsaan melalui Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Budaya Lokal. https://media.neliti.com/media/publications/271669-menanamkan-identitas-kebangsaan-melalui-0ee7330b.pdf

Baxter, P., & Jack, S. (2008). Qualitative case study methodology: Study design and implementation for novice researchers. The Qualitative Report, 13(4), 544–559.

Caulton. (n.d.). Hands-on exhibitions: Managing interactive museums and science centres. https://www.taylorfrancis.com/books/mono/10.4324/9780203016848/hands-exhibitions-tim-caulton

Creswell, John W & J. David Creswell. 2018. Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches Fifth Edition. SAGE Publications, Inc

Fahmi., & een. (2021). A Cultural Heritage Management Perspective: Kotabaru, Yogyakarta, Between a Protected Cultural Site and a Commercial Area. https://www.academia.edu/download/79398518/31824.pdf

Fajri, N., Nursalim, M., & Masitoh, S. (2024). Systematic literature review: Dampak teknologi pendidikan terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif pada pembelajaran matematika. Jurnal Teknologi Pendidikan, 4(1), 11–24.

Hariyati, S., Karwanto, K., Khamidi, M., & Rifqi, A. (2022). Supervisi akademik dalam implementasi kebijakan pendidikan: Upaya memastikan konsistensi perencanaan dan pelaksanaan di lapangan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 9(3), 201–212.

Hazin, M., Hariyati, S., Khamidi, M., & Setiawan, D. (2023). Implementasi kebijakan pendidikan berbasis keterampilan kerja melalui sinergi sekolah dan industri. Jurnal Manajemen Pendidikan Vokasi, 5(1), 45–58.

Ilmi, A. M., & Sholeh, M. (2021). Manajemen kepala sekolah dalam mewujudkan budaya religius di sekolah Islam. Inspirasi Manajemen Pendidikan, 389-402.

Ishimaru. (2014). Rewriting the rules of engagement: Elaborating a model of district-community collaboration. https://meridian.allenpress.com/her/article-abstract/84/2/188/32129

İSLAMOĞLU. (2018). The importance of cultural heritage education in early ages.

Kriyantono, Rachmat, 2010, Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nana Syaohdi. (2011). Metode penelitian pendidikan. Badung: Remaja Rosdakarya

Nancy. (2000). School-based management: Reconceptualizing to improve learning outcomes. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1076/sesi.11.4.453.3561

Stake, R. E. (2006). Multiple Case Study Analysis. New York: Guilford Press.

Sugiyono. (2002). Metode Penelitian Kuantitaif,Kualitatif, dan R&D. ALFABETA: Bandung.

Triguno. (2018). Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Yayasan Keraton Kasepuhan dan Yayasan Festival Islam Internasional dalam Mendukung Brand Destinasi Wisata Halal. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/7292

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Fahruddin, A., Khamidi, A., Sholeh, M., & Nursalim, M. (2025). Manajemen Sokolah dalam Upaya Meningkatkan Eksistensi Sekolah Cagar Budaya (Studi Multi Situs di SDN Purwotengah Kota Mojokerto dan di SDN Sulung Kota Surabaya). Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(1), 638–648. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6825

Most read articles by the same author(s)