Potensi Pergeseran Moda dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum Massal Berbasis Rel pada Perjalanan Harian Antarkota di Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.38035/jimt.v8i1.9930Keywords:
Pergeseran Moda, KRL, LRT, Transportasi Umum Massal, Sosial Ekonomi, PLS-SEMAbstract
Kota Bekasi merupakan wilayah suburban penyangga Jakarta dengan tingkat perjalanan antarkota yang tinggi. Kendaraan pribadi masih menjadi moda dominan meskipun menimbulkan kemacetan, biaya transportasi tinggi, dan dampak lingkungan. Kehadiran KRL Commuter Line dan LRT Jabodebek belum sepenuhnya mengubah preferensi masyarakat dalam perjalanan kerja antarkota, dan penelitian-penelitian sebelumnya masih menunjukkan bukti yang terpisah-pisah mengenai bagaimana karakteristik perjalanan, kualitas layanan, dan kondisi sosial ekonomi secara bersama-sama membentuk niat berpindah moda. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pergeseran moda dari kendaraan pribadi ke transportasi umum massal berbasis rel, serta peran moderasi karakteristik sosial ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 224 responden pengguna sepeda motor dan mobil pribadi di Kota Bekasi, teknik purposive sampling, dan analisis PLS-SEM melalui PLS Algorithm dan bootstrapping 5.000 subsampel, dengan model yang memiliki kemampuan prediktif moderat menuju kuat. Karakteristik layanan transportasi umum massal berpengaruh positif signifikan paling dominan, diikuti karakteristik perjalanan kendaraan pribadi, sedangkan karakteristik perjalanan komuter tidak berpengaruh signifikan. Karakteristik sosial ekonomi memoderasi signifikan memperlemah hubungan karakteristik perjalanan kendaraan pribadi terhadap potensi pergeseran moda, dan memoderasi signifikan memperkuat hubungan karakteristik layanan transportasi umum terhadap potensi pergeseran moda. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas peningkatan layanan dalam mendorong pergeseran moda bersifat kondisional terhadap profil sosial ekonomi pengguna.
References
Al Hikam, H. A., & Rayanti, D. (2025). Warga Bekasi Keluar Duit Rp 1,9 Juta Tiap Bulan Cuma Buat Ongkos Transportasi.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Komuter Jabodetabek Hasil Survei Komuter Jabodetabek 2023. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Kota Bekasi. (2026). Kota Bekasi dalam Angka 2026. Badan Pusat Statistik Kota Bekasi.
Betaubun, H. F., Aly, S. H., Adisasmita, S. A., & Hustim, M. (2026). A Mode Choice Model for the Trans Papua Highway Using the Multinomial Logit Model Approach. Engineering, Technology & Applied Science Research, 16(3), 36337–36344. https://doi.org/10.48084/etasr.18814
Cohen, J. (1988). Statistical Power Analysis for the Behavioral Sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
De Oña, J., & de Oña, R. (2023). Is it possible to attract private vehicle users towards public transport? Understanding the key role of service quality, satisfaction and involvement on behavioral intentions. Transportation, 50(3), 1073–1101. https://doi.org/10.1007/s11116-022-10272-1
De Souza, F., La Paix Puello, L., Brussel, M., & Orrico Filho, R. D. (2017). Modelling the Potential for Cycling in Access Trips to Bus, Train and Metro in Rio de Janeiro. Transportation Research Part D: Transport and Environment, 56, 55–67. https://doi.org/10.1016/j.trd.2017.07.007
Eboli, L., & Mazzulla, G. (2008). Willingness-to-pay of public transport users for improvement in service quality. Transport Reviews, 28, 107–118.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2019). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Sage Publications.
Hair, J., Hult, T. , R. C., & Sarstedt, M. (2021). A Primer On Partial Least Squares Structural Equation Modeling (Pls-Sem) (3rd Edition). Sage Publication.
Haniff, A., & Syafriharti, R. (2017). Hubungan Pemilihan Moda dengan Karakteristik Sosial Ekonomi dan Jarak Perjalanan Penglaju dari Kota Cimahi ke Kota Bandung dengan Maksud Bekerja. Jurnal Wilayah Dan Kota, 4(2), 54–67. https://doi.org/10.34010/jwk.v4i02.2094
Ortúzar, J. de D., & Willumsen, L. G. (2011). Modelling Transport. Wiley.
Paulley, N., Balcombe, R., Mackett, R., Titheridge, H., Preston, J., Wardman, M., Shires, J., & White, P. (2006). The Demand for Public Transport: The Effects of Fares, Quality of Service, Income and Car Ownership. Transport Policy, 13(4), 295–306. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2005.12.004
Prince, Z. H., Naz, A., Hadiuzzaman, M., & Mashrur, S. M. (2026). Car, bus, or metro? Evaluating mode shift dynamics through the introduction of mass rapid transit in an emerging city. Travel Behaviour and Society.
Purwoko, B. A., & Yola, L. (2022). Willingness to Modal Shift from Private to Public Transportation in Jakarta Metropolitan. Journal of Transport Studies, 20(2), 22–34.
Rahardjo, B., Yulianti, M., & Pranoto. (2023). Pemodelan Pemilihan Moda Transportasi (Studi Kasus: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang). Media Komunikasi Teknik Sipil, 29(1), 151–162. https://doi.org/10.14710/mkts.v29i1.54387
Redman, L., Friman, M., Gärling, T., & Hartig, T. (2013). Quality Attributes of Public Transport that Attract Car Users: A Research Review. Transport Policy, 25, 119–127.
Souza, F. De, Puello, L., Brussel, M., Orrico, R., & Van Maarseveen, M. (2017). Modelling the Potential for Cycling in Access Trips to Bus, Train and Metro in Rio de Janeiro. Transportation Research Part D, 56, 55–67. https://doi.org/10.1016/j.trd.2017.07.007
Tompodung, A. L., Kumaat, M. M., & Rompis, S. Y. R. (2026). Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Terhadap Pemilihan Moda Transportasi Di Kawasan Perkotaan (Studi Kasus Kota Manado, Kec. Malalayang, Kel. Bahu). TEKNO, 24(95), 45–54. https://doi.org/10.35793/jts.v24i95.66681
Urbanek, A. (2021). Potential of modal shift from private cars to public transport: A survey on the commuters’ attitudes and willingness to switch – A case study of Silesia Province, Poland. Research in Transportation Economics, 85, 101008. https://doi.org/10.1016/j.retrec.2020.101008
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Achmad Awalludin Yusmianto, Achmad Muhyidin Arifa’i, Aswanti Setyawati, Soemino Eko Saputro, Nelmida Nelmida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwaJurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT).











































