Determinan Kinerja Pegawai Melalui Mediasi Motivasi Kerja di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Authors

  • Andi Pargo Simamora Universitas Trilogi, Jakarta, Indonesia
  • Aty Herawati Universitas Trilogi, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i5.8410

Keywords:

Tunjangan Kinerja, Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, Kinerja Pegawai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji determinan Kinerja Pegawai yang dimoderasi oleh Motivasi Kerja di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Determinan dalam penelitian ini adalah variabel Tunjangan Kinerja dan Budaya Organisasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis Partial Least Square (PLS). Penelitian ini dilakukan pada 291 pegawai perpustakaan sebagai sampel yang diambil dengan teknik pengambilan sampel strata. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tujangan Kinerja berpengaruh terhadap Motivasi Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai, sehingga Motivasi Kerja memediasi pengaruh Tujangan Kinerja terhadap Kinerja Pegawai. Mediasi Motivasi Kerja bersifat parsial karena disamping itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa Tujangan Kinerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Budaya Organisasi tidak berpengaruh terhadap Motivasi Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai, sehingga Motivasi Kerja tidak memediasi pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Organisasi tidak berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Kesimpulan penelitian adalah bahwa Tunjangan Kinerja sebagai determinan Kinerja Pegawai dengan mediasi parsial Motivasi Kerja.

References

Abdan, M. S., & Prawitowati, T. (2023). The influence of organizational culture and compensation on employee performance with work motivation as a mediating variable. Journal of Management Research, 15(2), 120–135.

Alderfer, C. P. (1969). An empirical test of a new theory of human needs. Organizational Behavior and Human Performance, 4(2), 142–175.

Armstrong, M. (2009). Armstrong’s handbook of human resource management practice (11th ed.). Kogan Page.

Bilal Khan. (2023). The influence of organizational culture on employee performance. Journal of Management & Social Science, 1(1), 72–78. https://doi.org/10.63075/jmss.v1i1.10

Dayani, J., & Kadang, C. D. (2020). Pengaruh motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja Pegawai pada PT Citra Harapan Anugrah. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 2(4), 969–969. https://doi.org/10.24912/jmk.v2i4.9879

Denison, D. R. (1990). Corporate culture and organizational effectiveness. Wiley.

Dessler, G. (2013). Human resource management (13th ed.). Pearson.

Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Humaniora Universitas Trilogi. (2025). Buku pedoman tugas akhir. Universitas Trilogi.

Guspiandi. (2018). Pengaruh tunjangan kinerja dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja. Jurnal Administrasi Publik, 10(1), 45–60.

Handoko, T. H. (2000). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. BPFE.

Hasibuan, M. S. P. (2009). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Hendrajati. (2024). Pengaruh tunjangan kinerja dan budaya organisasi terhadap kinerja dengan kepuasan kerja sebagai mediator. Jurnal Manajemen Indonesia, 24(1), 55–70.

Herzberg, F. (1966). Work and the nature of man. World Publishing.

Kasmir. (2016). Manajemen sumber daya manusia. RajaGrafindo Persada.

Kreitner, R., & Kinicki, A. (2010). Organizational behavior (9th ed.). McGraw-Hill.

Luthans, F. (2011). Organizational behavior (12th ed.). McGraw-Hill.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2009). Evaluasi kinerja SDM. Refika Aditama.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. Harper & Row.

Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2011). Human resource management (13th ed.). Cengage Learning.

McClelland, D. C. (1987). Human motivation. Cambridge University Press.

McGregor, D. (1960). The human side of enterprise. McGraw-Hill.

Milkovich, G. T., & Newman, J. M. (2008). Compensation (10th ed.). McGraw-Hill.

Mondy, R. W. (2008). Human resource management (10th ed.). Pearson.

Oktavia. (2022). Pengaruh tunjangan kinerja terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen SDM, 12(2), 88–102.

Pasaribu, C. B. A. (2013). Pengaruh remunerasi dan motivasi berprestasi terhadap kinerja pegawai. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(1), 33–47.

Peraturan Perpustakaan Nasional RI. 2025. Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Perpustakaan Nasional. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (2008). Sejarah Perpustakaan Nasional RI. Diakses 26 Januari 2026, dari https://www.perpusnas.go.id/sejarah_kajian.php?lang=id

Pratama, A. P. D., Hadiwijaya, D., Marzuki, I., & Muljadi. (2025). The effect of performance allowances and organizational culture on employee performance. International Journal of Business Studies, 7(1), 1–15.

Rivai, V. (2004). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan. RajaGrafindo Persada.

Robbins, S. P. (2006). Perilaku organisasi. Indeks.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2015). Organizational behavior (16th ed.). Pearson Education.

Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). Jossey-Bass.

Siagian, S. P. (2015). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Subakti. (2021). Pengaruh budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(3), 200–215.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian manajemen. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, E. (2014). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.

Wibowo. (2016). Manajemen kinerja. RajaGrafindo Persada.

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Andi Pargo Simamora, & Herawati, A. (2026). Determinan Kinerja Pegawai Melalui Mediasi Motivasi Kerja di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia . Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 7(5), 4662–4672. https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i5.8410