Peran Reflektif Kepala Sekolah dalam Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran di SMPN 1 Kajen
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i5.5489Keywords:
Teknologi Pembelajaran, Pendampingan Reflektif, Peran Kepala SekolahAbstract
SMP N 1 Kajen adalah sebagai salah satu sekolah negeri di Kabupaten Pekalongan memiliki potensi untuk memanfaatkan teknologi pembelajaran secara lebih optimal, karena SMP N 1 Kajen merupakan sekolah center yang dijadikan percontohan dalam pemanfaatan teknologi. Berdasarkan observasi awal menunjukkan adanya variasi dalam tingkat pemanfaatan teknologi pembelajaran dikalangan guru SMP N 1 Kajen. Pemahaman, keyakinan, dan strategi kepala sekolah dalam memimpin adopsi teknologi ini menjadi salah satu faktor penentu. Bagaimana kepala sekolah melakukan strategi pendampingan kepada guru dalam pengembangan diri dengan meningkatkan kompetensinya khususnya pemanfaatan teknologi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi dan praktik pendampingan reflektif, mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung dalam pelaksanaan pendampingan serta menganalisis efektifitas pendampingan reflektif terhadap peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran di SMP N 1 Kajen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi fenomena pendampingan reflektif secara mendalam terhadap pemanfaatan teknologi pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara dengan kepala sekolah untuk menggali informasi mengenai tindakan-tindakan yang dilakukan terkait pemanfaatan teknologi pembelajaran setelah pendampingan reflektif. Observasi dilakukan untuk mengamati secara langsung tindakan kepala sekolah dalam mendukung pemanfaatan teknologi pembelajaran di sekolah dan dokumentasi dengan menganalisis dokumen-dokumen sekolah yang relevan dengan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif pendampingan reflektif terhadap peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi pembelajaran di SMP Negeri 1 Kajen, meskipun tingkatannya bervariasi antar individu. Adanya peningkatan kesadaran diri, peningkatan ketrampilan praktis, pengembangan pedagogik berbasis teknologi, Peningkatan Inisiatif dan Eksplorasi serta Kolaborasi yang lebih erat.
References
Anderson & Dexter (2005). Kepemimpinan Teknologi: DeepPublish
Gendro Salim (2014). Effective Coaching: PT Bhuana Ilmu Populer
Edi Suharto (2005). Membangun Masyarakat, Memberdayakan Rakyat: Bandung: PT. Refika Aditama. Bruinessen Glickman, CD. 2002. Leadership for Learning: How to Help Teachers Succeed. Alexandria, Virginia USA: ASCD (Association for Supervision and Curriculum Development).
Hallinger, P. (1985). Principal Instructional Management Rating Scale (PIMRS): Sarasota: Dr.Philip Hallinger
Zeichner, K. M., & Liston, D. P. (1996). Reflective teaching: an introduction: Mahwah, NJ: L. Erlbaum Associates
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Turiyah, Soedjono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































