Penanganan Inventory RAW Material Produk Minumum Kopi Susu PT. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i4.7805Keywords:
Rantai Pasok, Forecasting Demand, Manajemen Persediaan, Industri makanan dan MinumanAbstract
Abstrak: Studi ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya perencanaan bahan baku yang akurat dalam menghadapi fluktuasi permintaan pada industry makanan dan minuman. Penelitian ini berfokus pada pengelolaan persediaan bahan baku produk kopi susu di PT. XYZ. Analisis variabilitas permintaan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara permintaan aktual dan pemesanan bahan baku, khususnya pada biji kopi arabika. Nilai varians awal sebesar 1.08 melebihi standar yang dapat diterima, yaitu 1,00. Setelah diterapkannya Teknik peningkatan akurasi peramalan permintaan, nilai varians berhasil diturunkan menjadi 1,01. Diagram fishbone digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama penyebab terjadinya varians persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan akurasi peramalan permintaan serta penguatan koordinasi informasi di seluruh rantai pasok merupakan faktor penting dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku.
References
Afrianto. (2022). Manajemen stok dan fluktuasi permintaan pada industri makanan dan minuman. Jurnal Manajemen Industri, 10(2), 55–63.
Chopra, S., & Meindl, P. (2013). Supply Chain Management: Strategy, Planning, and Operation (5th ed.). Boston: Pearson
Fadillah, B. (2011). Pengelolaan rantai pasok produk makanan dan minuman dengan umur simpan pendek. Jurnal Logistik dan Transportasi, 5(1), 33–42.
Indrajit, R. E. (2002). Konsep Supply Chain Management. Jakarta: Grasindo.
Kurien, G., & Qureshi, M. (2011). Performance measurement systems for supply chain management: An integrated approach. International Journal of Production Research, 49(22), 6707–6728. https://doi.org/10.1080/00207543.2010.501554
Lee, H. L., Padmanabhan, V., & Whang, S. (1997). The bullwhip effect in supply chains.
Sloan Management Review, 38(3), 93–102.
Meilasani. (2019). Peramalan permintaan dalam pengelolaan inventory industri makanan dan minuman. Jurnal Manajemen Operasi, 8(1), 21–30.
Parwati, C. I. (2020). Ketidakakuratan peramalan permintaan dan dampaknya terhadap supply chain. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(1), 33–42.
Permatasari, R. (2019). Variance inventory dan dampaknya terhadap biaya rantai pasok Jurnal Logistik Indonesia, 7(2), 55–64.
Pujawan, I. N., & Mahendrawathi, E. R. (2010). Supply Chain Management. Surabaya: Guna Widya.
Picauly, W. M. S. (2019). Strategi peramalan permintaan dan dampaknya terhadap variance inventory. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 14(3), 77–88.
Stanford Supply Chain Forum. (1999). Supply Chain Management Concepts. Stanford University.
Zahroni, Z. (2017). Kompleksitas logistik di Indonesia sebagai negara kepulauan. Jurnal Transportasi dan Logistik, 9(1), 12–25.
Zabidi, A. (2001). Sinkronisasi aktivitas rantai pasok untuk menciptakan nilai tambah. Jurnal Manajemen Operasi, 3(2), 19–28.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amna Suci, Nofrisel Nofrisel, Sandriana Mariana, Edi Abdurachman, Okin Ringan Purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI).








































































