Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Beban Kerja terhadap Kinerja Petugas Pemungut Pajak Bumi dan Bangungan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-2) Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi di Kecamatan Jatitujuh

Authors

  • Dita Nur Firmanti Universitas Widyatama, Bandung, Indonesia
  • Maman Suratman Universitas Widyatama, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i4.7772

Keywords:

Motivasi Kerja, Kepemimpinan, Beban Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Petugas, PBB-P2

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan, dan beban kerja terhadap kinerja petugas pemungut Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Jatitujuh, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 150 petugas, dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja petugas, sedangkan kepemimpinan dan beban kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Motivasi kerja dan kepemimpinan juga berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sementara beban kerja berpengaruh negatif. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja petugas dan memediasi pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan, dan beban kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya kepuasan kerja sebagai mediator dalam meningkatkan kinerja petugas. Oleh karena itu, peningkatan motivasi, kualitas kepemimpinan, dan pengelolaan beban kerja yang proporsional melalui kepuasan kerja yang berkelanjutan dapat meningkatkan kinerja petugas PBB-P2.

References

Ardiansyah, A. (2022). Analisis pelaksanaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(1), 45–56.

Bass, B. M. (1990). From transactional to transformational leadership: Learning to share the vision. Organizational Dynamics, 18(3), 19–31. https://doi.org/10.1016/0090-2616(90)90061-S

Dwiyanto, A. (2008). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Endah Roro, S., Yuliani, D., & Puspitasari, R. (2023). Dampak beban kerja terhadap efektivitas petugas pemungut pajak daerah. Jurnal Manajemen dan Keuangan Publik, 5(1), 88–102.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2017). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications. https://doi.org/10.1007/978-3-030-80519-7

Mahmudi. (2019). Manajemen kinerja sektor publik (Edisi Ketiga). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Mardiasmo. (2009). Akuntansi sektor publik (Edisi Revisi). Yogyakarta: Andi.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Boston, MA: Pearson Education.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Swedana, I. N. (2023). The role of workload and work motivation in influencing performance through job satisfaction. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 10(2), 112–124. https://jurnal.stiepar.ac.id/index.php/jmbi/article/view/893

Torrington, D., Hall, L., & Taylor, S. (2008). Human resource management (7th ed.). Harlow, England: Pearson Education Limited.

Downloads

Published

2026-04-20

How to Cite

Dita Nur Firmanti, & Maman Suratman. (2026). Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Beban Kerja terhadap Kinerja Petugas Pemungut Pajak Bumi dan Bangungan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-2) Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi di Kecamatan Jatitujuh. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 7(4), 3979–3989. https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i4.7772

Most read articles by the same author(s)