Model Mobilisasi Sumber Daya Pendidikan melalui Kemitraan Multi-Pihak dan Corporate Social Responsibility (CSR)
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i4.9146Keywords:
Mobilisasi Sumber Daya Pendidikan, Kemitraan Multi-Pihak, CSR Pendidikan, Model Strategis, Naratif Review, Indonesia 2025Abstract
Kesenjangan kualitas dan akses pendidikan antarwilayah di Indonesia tetap menjadi tantangan struktural yang belum terselesaikan, meskipun anggaran pendidikan nasional 2025 mencapai rekor tertinggi Rp 665,1 triliun. Data Kemendikbud menunjukkan bahwa masih terdapat 31,4% sekolah negeri di daerah 3T yang kekurangan sarana dan prasarana dasar, sementara Program Indonesia Pintar (PIP) masih menghadapi kesenjangan penyaluran akibat lemahnya koordinasi multi-pihak di tingkat daerah . Di tengah keterbatasan kapasitas fiskal pemerintah, mobilisasi sumber daya melalui kemitraan multi-pihak dan Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi instrumen strategis yang tidak dapat diabaikan. Kajian naratif review ini bertujuan menganalisis pola kemitraan yang efektif, peran strategis CSR dalam mobilisasi sumber daya, dan merumuskan model strategis yang komprehensif dan berbasis bukti untuk konteks Indonesia terkini. Melalui telaah kritis terhadap 15 artikel yang sepenuhnya dapat diakses dari jurnal internasional dan jurnal nasional terakreditasi periode 2022–2025, kajian ini menghasilkan Model Mobilisasi Sumber Daya Pendidikan Berbasis Kemitraan Multi-Pihak dan CSR (M2S-KMP) yang terdiri dari tujuh komponen terintegrasi: identifikasi kebutuhan berbasis data, pemetaan mitra potensial, negosiasi dan komitmen formal, mobilisasi sumber daya, implementasi program, monitoring dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan. Temuan kunci menunjukkan bahwa keberhasilan mobilisasi sumber daya ditentukan oleh empat faktor kritis: kepemimpinan kepala sekolah yang proaktif, komitmen formal dalam MoU berbasis kinerja, tata kelola kolaboratif multi-aktor, dan strategi keberlanjutan yang terencana sejak awal. Model ini direkomendasikan sebagai kerangka kerja bagi dinas pendidikan, sekolah, dan mitra CSR dalam mengatasi ketimpangan sumber daya pendidikan secara sistematis dan berkelanjutan.
References
Ali, S., Bhutta, S. M., Ahmad, S., Ansari, A. N., Ahmed, A., & Qadir, Y. (2024). Effectiveness of public-private partnerships on educational access and quality of primary and secondary schooling in LMICs: A systematic review protocol. Campbell Systematic Reviews, 20(1), e1385. https://doi.org/10.1002/cl2.1385
Asrin, A., & Sudirman. (2022). Value and excellence based education management. Elhikam Press.
Green, B. N., Johnson, C. D., & Adams, A. (2006). Writing narrative literature reviews for peer-reviewed journals. Journal of Chiropractic Medicine, 5(3), 101–117. https://doi.org/10.1016/S0899-3467(07)60142-6
Hartati, S. (2025). Illegal levies in education funding in Indonesia: Maladministration analysis from Ombudsman reports 2022–2023. Cogent Social Sciences, 11(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2025.2450293
Herdiana, D. (2023). CSR perusahaan BUMN di sektor pendidikan Indonesia: Studi komparatif dampak dan efektivitas. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 11(2). https://garuda.kemdikbud.go.id
Heryadi, R. D., Darmastuti, S., & Rachman, A. A. (2024). Advancing South-South cooperation in education: Indonesian experience with South Africa. F1000Research, 11, 982. https://doi.org/10.12688/f1000research.123311.3
Ika Sari, G., Winasis, S., Pratiwi, I., Nuryanto, U. W., & Basrowi. (2024). Strengthening digital literacy in Indonesia: Collaboration, innovation, and sustainability education. Social Sciences & Humanities Open, 10, 101100. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2024.101100
Kemendikbudristek. (2024). Statistik pendidikan dasar dan menengah 2023/2024. Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan, Kemendikbudristek. https://pusdatin.kemdikbud.go.id
Kemendikbudristek. (2025). Rapor Pendidikan Indonesia 2025: Ringkasan Eksekutif Nasional. Kemendikbudristek. https://raporpendidikan.kemdikbud.go.id
Ninghardjanti, P., Murtini, W., Hindrayani, A., & Sangka, K. B. (2023). Evaluation of the Smart Indonesia Program as a policy to improve equality in education. Sustainability, 15(6), 5114. https://doi.org/10.3390/su15065114
Rahman, I. K., Adiputra, I. M. P., & Hasniasari, R. (2023). Collaborative governance in the management of school operational assistance funds: A case study in Indonesia. Cogent Business & Management, 10(1), 2167089. https://doi.org/10.1080/23311975.2023.2167089
Rosser, A., & Fahmi, M. (2022). Decentralization and school finance in Indonesia: Policy analysis and equity implications. International Journal of Educational Development, 88, 102534. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2021.102534
Setiawan, D., Bafadal, I., Supriyanto, A., & Hadi, S. (2024). The vocational high school strategy in increasing partnerships with business and industry. IRJE: Indonesian Research Journal in Education, 8(1), 120–133. https://doi.org/10.22437/irje.v8i1.30750
Setiawan, D., & Habibatulloh, K. N. (2024). Tata kelola kemitraan dan akuntabilitas sumber daya sekolah. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 12(2). https://journal.uny.ac.id/index.php/jamp
Suhartanta, S., Soewito, N., Hiryanto, H., Sugesti, N., Efendi, Y., Rahayu, S. P., & Kamin, Y. B. (2024). Evaluation of student internship programs to support the sustainability of vocational education institutions and industrial cooperation programs. Jurnal Pendidikan Vokasi, 14(1), 63–73. https://doi.org/10.21831/jpv.v14i1.63585
Sumiyana, S. (2024). Indonesia’s education budgeting system denoting low adaptiveness: Functionalism analysis. Cogent Social Sciences, 10(1), 2393870. https://doi.org/10.1080/23311886.2024.2393870
Taufiqurrachman, Sari, A. L., Irwandi, Pratomo, S., & Indarti, C. F. S. (2024). Public-private partnerships for sustainable urban development: Lessons from Indonesian cities. VISIONER: Jurnal Pemerintahan Daerah Di Indonesia, 16(1), 71–81. https://doi.org/10.54783/jv.v16i1.1047
Yuniarsih, T., & Suwatno, S. (2022). Kemitraan sekolah-industri sebagai strategi mobilisasi sumber daya manusia pendidikan vokasi. Jurnal Administrasi Pendidikan UPI, 29(1), 45–62. https://doi.org/10.17509/jap.v29i1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Titin Sumarni, Mutoharoh, Yulipince Yogi, Yan Hendrik Ruatakurei, Syaepudin, Zet Bato Sangbua, Yuni Kartika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































