Konstruksi Kewenangan Atributif dan Delegatif Satpol PP dalam Penertiban Pelanggaran Peraturan Daerah

Authors

  • Frangki Kalser Lamhot Pardede Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia
  • Dwi Afni Maileni Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia
  • Rizki Tri Anugrah Bhakti Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia
  • Isfandir Hutasoit Universitas Riau Kepulauan, Batam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.8257

Keywords:

Satpol PP, Kewenangan Atributif, Kewenangan Delegatif, Penegakan Perda, Hukum Administrasi Negara

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi kewenangan atributif dan delegatif Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam penertiban pelanggaran peraturan daerah (Perda) dan implikasi terhadap legalitas tindakan dan pertanggungjawaban administratif. Fokus penelitian berangkat dari praktik penertiban sering diperdebatkan pada aspek efektivitas, ketepatan, sumber kewenangan, batas tindakan dan ketertelusuran tanggung jawab pejabat yang bertindak. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang dianalisis meliputi peraturan perundang-undangan, doktrin hukum administrasi serta literatur yang relevan dengan diskresi, akuntabilitas dan legitimasi tindakan aparatur lapangan. Hasil penelitian menunjukkan kewenangan atributif berfungsi sebagai landasan institusional penegakan, namun tidak secara otomatis menjadi dasar seluruh tindakan administratif yang bersifat intrusif. Tindakan penertiban memerlukan dasar delegatif atau otorisasi normatif yang lebih spesifik, disertai prosedur dan dokumentasi yang memadai. Penelitian ini menemukan pencampuran istilah penugasan, perintah, pelimpahan dan koordinasi dalam praktik kelembagaan berpotensi mengaburkan batas kewenangan dan pertanggungjawaban administratif. Kontribusi penelitian terletak pada perumusan kerangka analitis yang menghubungkan sumber kewenangan, klasifikasi tindakan penertiban, batas legal penggunaan kewenangan dan model akuntabilitas administratif. Temuan menegaskan pentingnya penataan arsitektur kewenangan dan tata administrasi tindakan sebagai fondasi penegakan Perda yang sah, proporsional dan akuntabel.

References

Ali, A. Y., & Ishak, A. O. (2019). Finance and Management Scholar at Riphah International University Islamabad, Pakistan, Faculty of Management Sciences. Research Journal of Finance and Accounting, 10(No 1), 7–15. https://doi.org/10.7176/RJFA

Andhika, L. R. (2018). Discretion and Decentralization: Public Administrators Dilemmas in Bureaucracy Innovation Initiatives. Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(1), 17. https://doi.org/10.26618/ojip.v8i1.1040

Aris Nursetyabudi, Dyah Listyarini, & Arikha Saputra. (2022). Peran PPNS Satpol PP Dalam Penegakan PERDA No 8 Tahun 2009 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol di Kota Semarang. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(2), 444–450. https://doi.org/10.23887/jkh.v8i2.51185

Baihaki, M. R. (2023). Assessment of Elements of Abuse of Authority (Detournement De Pouvoir) Based on the Decision of the Constitutional Court. Jurnal Konstitusi, 20(1), 100–122. https://doi.org/10.31078/jk2016

Bovens, M. (2007). Analysing and Assessing Accountability: A Conceptual Framework. European Law Journal, 13(4), 447–468. https://doi.org/10.1111/j.1468-0386.2007.00378.x

Hassan, M. S., Raja Ariffin, R. N., Mansor, N., & Al Halbusi, H. (2021). An Examination of Street-Level Bureaucrats’ Discretion and the Moderating Role of Supervisory Support: Evidence from the Field. Administrative Sciences, 11(3), 65. https://doi.org/10.3390/admsci11030065

Hupe, P., & Hill, M. (2007). Street-Level Bureaucracy and Public Accountability. Public Administration, 85(2), 279–299. https://doi.org/10.1111/j.1467-9299.2007.00650.x

Hutchinson, T., & Duncan, N. (2012). Defining and Describing What We Do: Doctrinal Legal Research. Deakin Law Review, 17(1), 83. https://doi.org/10.21153/dlr2012vol17no1art70

Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, (2018).

Undang-Undang Nomor 30 tentang Administrasi Pemerintahan, (2014).

Ishak, N. (2019). Implementation and Supervision of Official Discretion in Loacal Government of Republic of Indonesia. Al Daulah : Jurnal Hukum Pidana Dan Ketatanegaraan, 8(2), 197. https://doi.org/10.24252/ad.v8i2.11293

Junaedi, G. S. (2022). Peran Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penegakan Peraturan Daerah di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Tatapamong, 4(2), 102–112. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v4i2.2589

Kelly, M. (1994). Theories of Justice and Street-Level Discretion. Journal of Public Administration Research and Theory. https://doi.org/10.1093/oxfordjournals.jpart.a037201

May, P. J., & Winter, S. C. (2009). Politicians, Managers, and Street-Level Bureaucrats: Influences on Policy Implementation. Journal of Public Administration Research and Theory, 19(3), 453–476. https://doi.org/10.1093/jopart/mum030

Maynard-Moody, S., & Musheno, M. (2000). State Agent or Citizen Agent: Two Narratives of Discretion. Journal of Public Administration Research and Theory, 10(2), 329–358. https://doi.org/10.1093/oxfordjournals.jpart.a024272

Nieto-Morales, F., Peeters, R., & Lotta, G. (2024). Burdens, bribes, and bureaucrats: the political economy of petty corruption and administrative burdens. Journal of Public Administration Research and Theory, 34(4), 481–497. https://doi.org/10.1093/jopart/muae010

PA, B., Ramadhan, M. C., & Amal, R. H. (2023). Peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum di Wilayah Kecamatan Medan Baru. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 5(4), 2765–2777. https://doi.org/10.34007/jehss.v5i4.1696

Qindi, A. E. Al. (2024). Implementasi Wewenang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam Penegakan Peraturan Daerah di Surabaya. JISP (Jurnal Inovasi Sektor Publik), 4(1), 95–105. https://doi.org/10.38156/jisp.v4i1.230

Schillemans, T., & Busuioc, M. (2015). Predicting Public Sector Accountability: From Agency Drift to Forum Drift. Journal of Public Administration Research and Theory, 25(1), 191–215. https://doi.org/10.1093/jopart/muu024

Schillemans, Thomas. (2008). Accountability in the Shadow of Hierarchy: The Horizontal Accountability of Agencies. Public Organization Review, 8(2), 175–194. https://doi.org/10.1007/s11115-008-0053-8

Suhendi, D. (2021). Satuan Satpol PP Sebagai Organisasi Perangkat Daerah Yang Menjaga Wibawa Pemerintah Dengan Menegakan Peraturan Daerah. Jurnal Tatapamong, 157–175. https://doi.org/10.33701/jurnaltatapamong.v3i2.1588

Suhendri, S., & Priyo Purnomo, E. (2017). Penguatan Kelembagaan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Journal of Governance and Public Policy, 4(1), 174–204. https://doi.org/10.18196/jgpp.4175

Tummers, L., & Bekkers, V. (2014). Policy Implementation, Street-level Bureaucracy, and the Importance of Discretion. Public Management Review, 16(4), 527–547. https://doi.org/10.1080/14719037.2013.841978

Tumuhulawa, A., & Moonti, R. M. (2021). The Authority of Government Officials in Delegating and Mandating. Unnes Law Journal, 7(1). https://doi.org/https://doi.org/10.15294/ulj.v7i1.38778

Tyler, T. R. (2003). Procedural Justice, Legitimacy, and the Effective Rule of Law. Crime and Justice, 30, 283–357. https://doi.org/10.1086/652233

Weske, U., Boselie, P., van Rensen, E. L. J., & Schneider, M. M. E. (2018). Using regulatory enforcement theory to explain compliance with quality and patient safety regulations: the case of internal audits. BMC Health Services Research, 18(1), 62. https://doi.org/10.1186/s12913-018-2865-8

Winter, S. C., Mikkelsen, M. F., & Skov, P. R. (2022). Individual Agency in Street-Level Bureaucrats’ Implementation of Policy Reforms: The Role of Their Policy Evaluation and Self-efficacy. Journal of Public Administration Research and Theory, 32(4), 781–794. https://doi.org/10.1093/jopart/muac003

Yuhandra, E., Akhmaddhian, S., & Anggiatna, A. (2021). The Authority Relationship: Regional Head and His Deputy in the Regional Autonomy. UNIFIKASI : Jurnal Ilmu Hukum, 8(2), 176–185. https://doi.org/10.25134/unifikasi.v8i2.5069

Yukl, G. (2013). Leadership in Organizations (8th ed.). Pearson.

Downloads

Published

2026-05-23

How to Cite

Lamhot Pardede, F. K., Maileni, D. A., Anugrah Bhakti, R. T., & Hutasoit, I. (2026). Konstruksi Kewenangan Atributif dan Delegatif Satpol PP dalam Penertiban Pelanggaran Peraturan Daerah. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(3), 2580–2592. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.8257