Implementasi Kebijakan Istitaah Haji di Dinas Kesehatan Kota Semarang (Sebagai Upaya Mengurangi Risiko Kematian Jemaah)
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i2.3678Keywords:
Haji, Kebijakan Istitaah, Risiko KematianAbstract
Salah satu syarat untuk menunaikan ibadah haji adalah istitaah secara finansial dan fisik. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan mengenai standar teknis pemeriksaan dan penetapan istitaah kesehatan haji untuk memastikan jemaah yang pergi ke tanah suci berada dalam kondisi yang stabil dan sehat. Pada tahun 2023 terdapat 773 jemaah yang meninggal dunia saat pelaksanaan haji. Jumlah tersebut melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya sehingga pembinaan serta pemeriksaan kesehatan bagi jemaah haji perlu ditingkatkan agar kesehatan jemaah terjaga dan jumlah kematian jemaah berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana implementasi kebijakan istitaah haji di dinas kesehatan kota semarang sebagai upaya mengurangi risiko kematian jemaah haji asal kota semarang tahun 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yakni observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan angka yang signifikan terhadap jumlah kematian jemaah haji tahun 2024. Secara keseluruhan, ada 461 jemaah haji asal Indonesia yang meninggal pada tahun 2024 dan 773 jemaah yang meninggal ditahun sebelumnya. Begitu juga dengan jemaah asal kota semarang, ada 4 jemaah haji yang meninggal dunia di tahun 2024 dan 6 jemaah haji tahun 2023. Adanya kebijakan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan jemaah haji yang lebih spesifik dan rinci dapat mengurangi jumlah kematian jemaah haji di kota semarang maupun di Indonesia.
References
Affandi, Y. (2021). Haji Bagi Generasi Millenial - Paradigma Tafsir Tematik. Fatawa Publishing.
Agustini, Grashinta, A., Putra, S., Sukarman, Guampe, F. A., Akbar, J. S., Lubis, M. R., Maryati, I., Hawaitun, R. N., Mesra, R., Sari, M. N., Tuerah, P. R., Rahmadhani, M. V., Rulanggi, R., & Surachman, A. E. (2023). METODE PENELITIAN KUALITATIF (Teori & Panduan Praktis Analisis Data Kualitatif) (Irmayanti, Ed.; 1st ed., Vol. 1). PT. Mifandi Mandiri Digital.
Annisa, V. (2024, September). Wawancara Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Dinas Kesehatan Kota Semarang. (2024). PROFIL DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG. https://dinkes.semarangkota.go.id/content/menu/1
Fauzi, H. (2023, October 24). Kemenag-Kemenkes Siapkan Skema Baru Syarat Istitha’ah Kesehatan & Pelunasan Biaya Haji 2024. Kemenag.Go.Id. https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-kemenkes-siapkan-skema-baru-syarat-istitha-ah-kesehatan-pelunasan-biaya-haji-2024-6giVZ
Harbani, R. (2023, November 1). Jika Calon Jemaah Haji Tak Penuhi Istitha’ah Kesehatan, Bisakah Tetap ke Tanah Suci? DetikHikmah. https://www.detik.com/hikmah/haji-dan-umrah/d-7013622/jika-calon-jemaah-haji-tak-penuhi-istithaah-kesehatan-bisakah-tetap-ke-tanah-suci
Haryanto, J. T., Anasom, Syakur, M., Fadhilah, I., & Mustaghfirin. (2021). PANDUAN PERJALANAN JEMAAH HAJI (J. T. Haryanto, Ed.; 1st ed., Vol. 1). DIVA Press.
HIMPUH. (2023, November 29). Jemaah Harus Tahu! Ini Tahapan Pemeriksaan Kesehatan yang Wajib Dilalui sebelum Diperbolehkan Berangkat Haji. https://himpuh.or.id/blog/detail/1086/jemaah-harus-tahu-ini-tahapan-pemeriksaan-kesehatan-yang-wajib-dilalui-sebelum-diperbolehkan-berangkat-haji
Jumali, E. (2022). Ekosistem Haji. PT Rajagrafindo Persada.
Kementerian Agama. (2023, August 31). Statistik Jemaah Haji Lansia Meningkat, Kemenag Perkuat Lini Layanan. https://kemenag.go.id/nasional/statistik-jemaah-haji-lansia-meningkat-kemenag-perkuat-lini-layanan-ECxrE
Kementerian Agama. (2024). Perbandingan Wafat Antar Tahun (Diolah dari Siskohatkes-Kemenkes). Haji.Kemenag.Go.Id. https://haji.kemenag.go.id/sidb/admin/index.php?page=wafat2024&nav=4
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Kementerian Agama RI.
Kesmas. (2024, May 2). Download Petunjuk Teknis Permenkes Nomor 15 Tahun 2016, Istithaah Kesehatan Jemaah Haji 2017. Indonesian Public Health Portal. https://www.indonesian-publichealth.com/download-petunjuk-teknis-permenkes-nomor-15-tahun-2016-istithaah-kesehatan-jemaah-haji-2017/
Lubis, H. (2019). Tuntunan Lengkap Wajib & Sunnah Haji dan Umrah. Cemerlang Media Publishing.
Petunjuk Teknis Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016 (2018).
Putri, D. L., & Dzulfaroh, A. N. (2024, May 10). Jadwal Keberangkatan Haji 2024 dari Indonesia, Ini Cara Mengeceknya. Kompas. https://www.kompas.com/tren/read/2024/05/10/150000065/jadwal-keberangkatan-haji-2024-dari-indonesia-ini-cara-mengeceknya
Rani, P. (2024, March 22). Jumlah Jemaah Lansia pada Haji 2024 Capai 45 Ribu, Kemenag: Tahun Ini Kita Akan Perbaiki Lagi. Tvonenews.Com. https://www.tvonenews.com/religi/195945-jumlah-jemaah-lansia-pada-haji-2024-capai-45-ribu-kemenag-tahun-ini-kita-akan-perbaiki-lagi
Sari, T. M., & Muhajarah, K. (2024). Karakteristik Jemaah Haji dan Peran Dinas Kesehatan Kota Semarang dalam Penguatan Istitaah Kesehatan. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL, 5(3), 224–232.
Standar Teknis Pemeriksaan Kesehatan Dalam Rangka Penetapan Status Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Pub. L. No. HK.01.07/MENKES/2118/2023 (2023).
Suhito, H. P., Hakam, M. A., & Hidayanto, M. (2023). PROFIL KESEHATAN KOTA SEMARANG TAHUN 2023 (P. I. Raniasmi, Ed.). Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Ulya, F. N., & Setuningsih, N. (2023, July 21). Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir, Jumlah jemaah haji Wafat Capai 701 Orang. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2023/07/21/21115561/tertinggi-dalam-5-tahun-terakhir-jumlah-jemaah-haji-wafat-capai-701-orang
Walidin, W., Saifullah, & Tabrani. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory (Masbur, Ed.; 1st ed., Vol. 1). FTK Ar-Raniry Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alvi Ainal Mardiyah, Yuyun Affandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).