Analisis Kontribusi Autogate Imigrasi terhadap Kelancaran Operasional dan Koordinasi Penerbangan Internasional di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Tahun 2025-2026

Authors

  • Bani Dwi Kusvendar Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia
  • Basri Fahriza Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia
  • Veronica Veronica Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jimt.v7i6.9543

Keywords:

Autogate, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Efisiensi Operasional Maskapai, Koordinasi Penerbangan

Abstract

Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan salah satu bandara tersibuk di Asia Tenggara dengan jumlah penumpang yang terus meningkat setiap tahunnya. Peningkatan tersebut terutama terjadi di Terminal 2 karena dominasi maskapai berbiaya rendah (Low-Cost Carrier/LCC) yang masih menjadi pilihan utama banyak penumpang. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan akan peningkatan efisiensi operasional dan koordinasi penerbangan guna memastikan kelancaran aktivitas bandara. Salah satu solusi strategis yang diterapkan adalah penggunaan sistem autogate imigrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas autogate dalam mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian, mengurangi antrean, serta meningkatkan koordinasi operasional dalam pengelolaan penerbangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bantuan perangkat lunak NVivo untuk validasi informan serta teknik triangulasi untuk validasi data. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Autogate memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kelancaran operasional bandara dan mendukung koordinasi antar unit  kerja yang terlibat dalam pelaksanaan layanan autogate.

References

Direktorat Jenderal Imigrasi. (2019, August 1). Imigrasi siapkan 27 konter TPI dan 10 autogate di Terminal 2F Bandara Soetta. https://www.imigrasi.go.id/berita/2019/08/01/imigrasi-siapkan-27-konter-tpi-dan-10-autogate-di-terminal-2f-bandara-soetta

Federal Aviation Administration. (2022, December 7). Airport Categories. Federal Aviation Administration. Retrieved January 17, 2025, from https://www.faa.gov/airports/planning_capacity/categories

Hennink, M., & Kaiser, B. N. (2022). Sample sizes for saturation in qualitative research: A systematic review of empirical tests. Social Science & Medicine, 292, 114523. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2021.114523

IATA. (2024). World Class Airports: Best Practice. International Air Transport Association. https://www.iata.org/contentassets/d1d4d535bf1c4ba695f43e9beff8294f/world-class-airports---best-practice.pdf

Kementerian Hukum dan HAM. (2024). PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2024. Permenkumham. https://peraturan.go.id/files/permenkumham-no-9-tahun-2024.pdf

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2024, April 26). Kementerian Perhubungan Menetapkan 17 Bandara Internasional untuk Dorong Penguatan Bisnis Penerbangan Nasional Pasca Pandemi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Kementerian Perhubungan. Retrieved January 17, 2025, from https://dephub.go.id/post/read/kementerian-perhubungan-menetapkan-17-bandara-internasional-untuk-dorong-penguatan-bisnis-penerbangan-nasional-pasca-pandemi

Kompas. (2021, August 21). Soekarno-Hatta Naik Peringkat di Daftar Bandara Terbaik Dunia. Kompas. https://www.kompas.id/artikel/soekarno-hatta-naik-peringkat-di-daftar-bandara-terbaik-dunia03. https://return.publikasikupublisher.com/index.php/return/article/view/214/435

Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo. https://lib.unnes.ac.id/40372/1/Metode%20Penelitian%20Kualitatif.pdf

Saleh, S. (2017). Analisis data kualitatif. Pustaka Ramadhan. https://eprints.unm.ac.id/14856/1/ANALISIS%20DATA%20KUALITATIF.pdf

SKYbrary. (2022). Airport Collaborative Decision Making (A-CDM). SKYbrary. Retrieved June 7, 2026, from https://skybrary.aero/articles/airport-collaborative-decision-making-cdm

TEMPO. (2024, September 20). Cegah TPPO dan TPPM, Bandara Soekarno-Hatta tambah autogate dari 78 yang ada. https://www.tempo.co/ekonomi/cegah-tppo-dan-tppm-bandara-soekarno-hatta-tambah-autogate-dari-78-yang-ada--7757

UNESA. (2024, June 5). Aplikasi NVIVO untuk Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. Pendidikan Ekonomi FEB Unesa. Retrieved January 18, 2025, from https://pe.feb.unesa.ac.id/post/aplikasi-nvivo-untuk-penelitian-kualitatif-di-bidang-pendidikan

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540

Published

2026-08-13

How to Cite

Bani Dwi Kusvendar, Basri Fahriza, & Veronica, V. (2026). Analisis Kontribusi Autogate Imigrasi terhadap Kelancaran Operasional dan Koordinasi Penerbangan Internasional di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Tahun 2025-2026. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 7(6), 2024–2038. https://doi.org/10.38035/jimt.v7i6.9543