Pengaruh Kompetensi dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Karyawan Dimediasi Keterlibatan Kerja pada KSP Kopdit Pintu Air
DOI:
https://doi.org/10.38035/jimt.v7i6.9311Keywords:
Kompetensi, Budaya Kerja, Keterlibatan Kerja, Kinerja karyawanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kinerja karyawan KSP KOPDIT Pintu Air dari aspek kualitas, kuantitas, ketepatan waktu dan efektivitas yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Kompetensi, Budaya Kerja dan Keterlibatan Kerja terhadap kinerja karyawan bagian administrasi kredit dan account officer KSP KOPDIT Pintu Air. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Keterlibatan Kerja dalam memediasi pengaruh Kompetensi dan Budaya Kerja terhadap kinerja karyawan bagian administrasi kredit dan account officer KSP KOPDIT Pintu Air. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif asosiatif dengan menggunakan model analisis jalur (path analysis). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 232 karyawan yang berasal dari bagian administrasi kredit dan account officer KSP KOPDIT Pintu Air. Berdasarkan rumus Slovin, jumlah sampel sebanyak 147 orang dan penentuan anggota sampel berdasarkan Teknik Proportionate Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan dianalisis menggunakan metode deskriptif dan pengujian hipotsis dilakukan dengan menggunakan PLS (Partial Least Square). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel Kompetensi, Keterlibatan Kerja dan Kinerja Karyawan telah dipraktikkan dengan baik sedangkan Budaya Kerja telah dipraktekkan dengan sangat baik di KSP KOPDIT Pintu Air. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa : 1) Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, 2) Budaya Kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, 3) Keterlibatan Kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, 4) Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Keterlibatan Kerja, 5) Budaya Kerja berpengaruh signifikan terhadap Keterlibatan Kerja, 6) Keterlibatan Kerja mampu memediasi pengaruh Kompetensi terhadap kinerja karyawan, dan 7) Keterlibatan Kerja mampu memediasi pengaruh Budaya Kerja terhadap kinerja karyawan.
References
Anggraeni, D. (2015). Pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Human Karya wilayah Semarang. Jurnal Ilmiah Manajemen UNNES.
Aristanti, N. K. N. (2022). Pengaruh motivasi dan budaya kerja terhadap kinerja pegawai melalui disiplin kerja sebagai mediasi (Tesis). Universitas Mahasaraswati Denpasar.
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2008). Towards a model of work engagement. Career Development International, 13(3), 209–223.
Edison, E., Anwar, Y., & Komariyah, I. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Alfabeta.
Fachreza, F., Musnadi, S., & Majid, M. S. A. (2018). Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Jurnal Magister Manajemen.
Fahmi, I. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Alfabeta.
Fahriyah, H. M. (2022). Pengaruh kompetensi, keterlibatan kerja, dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening (Skripsi). UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Fitriani, D., John, E. H. J. F., & Henny, A. M. (2022). Pengaruh kompetensi, motivasi, budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3.
Ghaisani, A. M., & Liestiawati, F. I. (2014). Pengaruh job involvement terhadap turnover intention dengan organizational commitment sebagai variabel mediasi.
Ghozali, G., Mubarok, A., Hidayat, R., & Abduh, F. (2025). Pengaruh budaya kerja, kompetensi dan sumber daya organisasi terhadap keterlibatan kerja karyawan. Bisman (Bisnis dan Manajemen), 8(2), 362–375.
Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Konsep, teknik, aplikasi menggunakan SmartPLS 3.0 untuk penelitian empiris. BP Undip.
Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Hutapea, P., & Thoha, N. (2008). Kompetensi plus. Gramedia.
Locke, E. A. (1968). Toward a theory of task motivation and incentives. American Institutes of Research, 16(3), 157–189.
Mangkunegara, A. P. (2014). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.
Mariyanti, E. (2014). Pengaruh keterlibatan kerja dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. Jurnal Kom Tek Info.
Meyer, J. P., Gagné, M., & Parfyonova, N. M. (2010). Toward an evidence-based model of engagement. Dalam S. L. Albrecht (Ed.), Handbook of employee engagement (hlm. 62–73). Edward Elgar.
Narimawati, U. (2007). Riset manajemen sumber daya manusia. Agung Media.
Nawawi, H. (2011). Manajemen sumber daya manusia. Gadjah Mada University Press.
Nirmah, F. W., & Muslichah. (2021). Pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai. Inovasi.
Nopitasari, E., & Krisnandy, H. (2018). Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis, motivasi intrinsik dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ekonomi Manajemen.
Nurlaini, & Almasdi. (2020). Pengaruh budaya organisasi dan keterlibatan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Profita, 1(2).
Permana, B. S., Marbawi, & Qamarius, I. (2019). Pengaruh kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Indonesia, 4(2).
Prakoso, V. A., Dewi, N. M. D. R., & Putra, I. G. A. D. (2017). Pengaruh kompetensi dan budaya organisasi pada kinerja penyusunan laporan keuangan. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.
Pranitasari, D., Said, M., & Nugroho, S. H. (2022). The mediating effect of work engagement. Jurnal Manajemen, 13(3), 365–380.
Riani, A. L. (2013). Manajemen sumber daya manusia. Graha Ilmu.
Rivai, V., & Sagala, E. J. (2013). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan: Dari teori ke praktik (Ed. 2). Rajagrafindo Persada.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.
Rosidah, & Sulistiyani, A. T. (2014). Manajemen sumber daya manusia. Graha Ilmu.
Saks, A. M. (2006). Antecedents and consequences of employee engagement. Journal of Managerial Psychology, 21(7), 600–619.
Saputra, M., & Rahardjo, W. (2017). Pengaruh iklim organisasi, kepuasan kerja, keterlibatan kerja terhadap komitmen organisasi. Jurnal Ilmiah Psikologi.
Saputro, R. A. (2023). Kolektabilitas restrukturisasi kredit. Jurnal Risalah Kenotariatan, 4(2).
Schein, E. H. (2014). Organizational culture and leadership. Jossey-Bass.
Sholihin, M., & Ratmono, D. (2013). Analisis SEM-PLS dengan WarpPLS 3.0. Andi.
Susiawan, S., & Muhid, A. (2015). Kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Jurnal Psikologi Indonesia, 4(3), 304–313.
Sutrisno, E. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Prenadamedia Group.
Taliziduhu, N. (2013). Budaya organisasi (Ed. 2). Rineka Cipta.
Utami, R. M., & Palupiningdyah. (2016). Pengaruh kepuasan kerja, budaya organisasi dan keterlibatan kerja pada organizational citizenship behavior. Management Analysis Journal, 5(4), 362–374.
Wibowo. (2007). Manajemen kinerja. Rajagrafindo Persada.
Wibowo. (2016). Manajemen kinerja (Ed. 5). Rajagrafindo Persada.
Wibowo. (2017). Manajemen kinerja (Ed. 5, Cet. 12). Rajagrafindo Persada.
Widyani. (2015). Knowledge management dalam perspektif Tri Kaya Parisuda serta pengaruhnya terhadap kinerja pengurus koperasi.
Wirawan. (2009). Evaluasi kinerja sumber daya manusia. Salemba Empat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vikrimus Seris Melki Balpar, Khuzaini Khuzaini, Suhermin Suhermin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwaJurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT).












































