Hambatan dan Tantangan Ratifikasi Statuta Roma 1998 di Indonesia

Authors

  • I Gede Yuda Adi Martha Magister Hukum Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia
  • Dewa Gede Sudika Mangku Magister Hukum Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia
  • Ni Putu Rai Yuliartini Magister Hukum Program Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i3.8066

Keywords:

The Rome Statute of 1998, International Treaty, International Criminal Court

Abstract

Statuta Roma 1998 merupakan perjanjian internasional yang membentuk Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) dan mengatur penuntutan kejahatan internasional. Namun, ratifikasi Statuta Roma 1998 di Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan dan tantangan. Artikel ini membahas tentang hambatan dan tantangan yang dihadapi Indonesia dalam proses ratifikasi Statuta Roma 1998. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dan tantangan yang dihadapi Indonesia antara lain kurangnya pemahaman tentang Statuta Roma, kekhawatiran tentang kedaulatan negara, dan kurangnya infrastruktur hukum dan kelembagaan. Artikel ini juga membahas implikasi dari hambatan dan tantangan tersebut serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi mereka.

References

Akhavan, Payam. “The Rise and Fall of International Criminal Justice” European Journal of International Law, Vol. 11, No. 3, 2001.

Bassiouni, M. Cherif. Introduction to International Criminal Law. Leiden: Martinus Nijhoff Publishers, 2013.

Bassiouni, M. Cherif. The Legislative History of the International Criminal Court. Leiden: Martinus Nijhoff Publishers, 2005.

Cassese, Antonio. International Criminal Law. Oxford: Oxford University Press, 2008.

Christianti, Diajeng Wulan. “Implikasi Yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional terhadap Negara Non-Pihak.” Padjadjaran Journal of Law, Vol. 3, No. 2, 2016.

Christianti, Diajeng Wulan. “Jurisdiction of the International Criminal Court toward Non-Party States and Its Implications for Indonesia.” Padjadjaran Journal of Law, Vol. 3, No. 2, 2016.

Cryer, Robert, Hakan Friman, Darryl Robinson, dan Elizabeth Wilmshurst. An Introduction to International Criminal Law and Procedure. Cambridge: Cambridge University Press, 2019.

Danner, Allison Marston. “Enhancing the Legitimacy and Accountability of Prosecutorial Discretion at the International Criminal Court.” American Journal of International Law, Vol. 97, No. 3, 2003.

Human Rights Watch. “Indonesia and the Rome Statute.” Tersedia pada: https://www.hrw.org. Diakses pada 10 Maret 2026.

I Wayan Parthiana. Hukum Pidana Internasional. Bandung: Yrama Widya, 2006.

International Criminal Court. “Rome Statute of the International Criminal Court.” Tersedia pada: https://www.icc-cpi.int. Diakses pada 10 Maret 2026.

Jaya, Belardo Prasetya Mega dan Ariesta Wibisono Anditya. “Effectiveness of the International Criminal Court’s Jurisdiction in Impunity Prevention.” Justitia et Pax Journal, Vol. 36, No. 1, 2020.

Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida (Convention on the Prevention and Punishment of the Crime of Genocide), 1948.

Mangku, D. G. S. (2010). Pelanggaran terhadap Hak Kekebalan Diplomatik (Studi Kasus Penyadapan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon Myanmar berdasarkan Konvensi Wina 1961). Perspektif, 15(3).

Mangku, D. G. S. (2017). Penerapan Prinsip Persona Non Grata (Hubungan Diplomatik Antara Malaysia dan Korea Utara). Jurnal Advokasi, 7(2), 135-148.

Mangku, D. G. S. (2018). Legal Implementation On Land Border Management Between Indonesia And Papua New Guinea According to Stephen B. Jones Theory. Veteran Law Review, 1(1), 72-86.

Mangku, D. G. S. (2020). Implementation Of Technical Sub Committee Border Demarcation And Regulation (TSC-BDR) Agreement Between Indonesia-Timor Leste In The Resolution Of The Land Border Dispute. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 8(3), 405-419.

Mangku, Dewa Gede Sudika. 2012. “Suatu Kajian Umum Tentang Penyelesaian Sengketa Internasional.” Jurnal Perspektif.

Mangku, DGS, Yuliartini, NPR, & Suandita, IGE (2022). Implementation of e-court in the settlement of civil cases in Singaraja district court. AIP Conference Proceedings . https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104105.

Mangku, DGS, Yuliartini, NPR, Dewi, & Arta. (2022). Disclosure of crime cases through CCTV: How does technology help police performance? AIP Conference Proceedings . https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104107

Mangku, DGS, Yuliartini, NPR, Ruslan, R., Menteiro, S., & Surat, D. (2022). The Position of Indigenous People in the Culture and Tourism Developments: Comparing Indonesia and East Timor Tourism Law and Policies. Journal of Indonesian Legal Studies , 7 (1).

Mochtar Kusumaatmadja dan Etty R. Agoes. Pengantar Hukum Internasional. Bandung: Alumni, 2010.

Muladi. Hak Asasi Manusia: Hakekat, Konsep dan Implikasinya dalam Perspektif Hukum dan Masyarakat. Bandung: Refika Aditama, 2009.

Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Charter), 1945.

Robinson, Darryl. “The Identity Crisis of International Criminal Law.” Leiden Journal of International Law, Vol. 21, No. 4, 2008.

Schabas, William A. An Introduction to the International Criminal Court. Cambridge: Cambridge University Press, 2017.

Sikkink, Kathryn. “The Justice Cascade: How Human Rights Prosecutions Are Changing World Politics.” World Politics, Vol. 59, No. 1, 2007.

Situngkir, Danel Aditia. “Urgensi Ratifikasi Statuta Roma bagi Sistem Hukum Indonesia.” UIR Law Review, Vol. 2, No. 1, 2018.

Stahn, Carsten. “Complementarity: A Tale of Two Notions.” Criminal Law Forum, Vol. 19, 2008.

Starke, J.G. Pengantar Hukum Internasional. Jakarta: Sinar Grafika, 2012.

Statuta Roma tentang Mahkamah Pidana Internasional (Rome Statute of the International Criminal Court), 17 Juli 1998.

Sugeng Istanto, F. 2007. Penelitian Hukum. Yogyakarta: Genta Publishing.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.

Yuliartini, N. P. R. (2019). Legal Protection For Victims Of Criminal Violations (Case Study Of Violence Against Children In Buleleng District). Veteran Law Review, 2(2), 30-41.

Yuliartini, N. P. R., & Mangku, D. G. S. (2019). Tindakan Genosida terhadap Etnis Rohingya dalam Perspektif Hukum Pidana Internasional. Majalah Ilmiah Cakrawala Hukum, 21(1), 41-49.

Yuliartini, Ni Putu Rai. 2020. “Prinsip-Prinsip Hukum Internasional dalam Hubungan Antar Negara.” Jurnal Komunikasi Hukum.

Yuliartini, NPR, Hartana, Mangku, DGS, Hadi, IGAA, & Arta, KS (2021). Legal Protection for Women and Children as Victims of Human Trafficking in Indonesia. Journal of Legal Ethical and Regulatory Issues , 24 (1).

Yuliartini, NPR, Mangku, DGS, & Darayani, NMC (nd-a). (2022) he cyberporn and its challenges for information and electronic transactions law. AIP Conference Proceedings . https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104238

Yuliartini, NPR, Mangku, DGS, & Darayani, NMC (nd-b). (2022) Optimization of the Buleleng Cyber Patrol Task Force in Combating Cyber Pornography in Singaraja City. AIP Conference Proceedings . https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104237

Yuliartini, NPR, Mangku, DGS, & Yasa, IWB (2022). The utilization of digital technology for rehabilitation of drug users by SADAR application: A creative breakthrough for the victims of drug abuse in Buleleng Regency. AIP Conference Proceedings . https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0104236.

Downloads

Published

2026-04-20

How to Cite

Martha, I. G. Y. A., Mangku, D. G. S., & Yuliartini, N. P. R. (2026). Hambatan dan Tantangan Ratifikasi Statuta Roma 1998 di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 6(3), 2363–2373. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i3.8066