Model Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Lokal Pantai Pinagut Bolaang Mongondow Utara

Authors

  • Aisya Mutiarasari Universitas Dumoga Kotamobagu, Kotamobagu, Indonesia
  • Maikel Sanger Universitas Dumoga Kotamobagu, Kotamobagu, Indonesia
  • Alya Gallang Universitas Dumoga Kotamobagu, Kotamobagu, Indonesia
  • Trianingsih Makalalag Universitas Dumoga Kotamobagu, Kotamobagu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i6.6556

Keywords:

Model Pengembangan, Pariwisata Berkelanjutan, Meningkatkan Pendapatan, CBT

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui model pengembangan pariwisata berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat lokal di Pantai Pinagut Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dan analisis data kualitatif dengan paradigma post-positivisme. Adapun proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumentasi. Hasil yang ditemukan dilakukan kodefikasi untuk menemukan kategori dan kata kunci yang sesuai dengan indikator pada masing-masing dimensi CBT yang mencakup (dimensi ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik) yang berkembang di masyarakat terhadap perkembangan pariwisata berdasarkan paradigma dan fenomena yang terjadi di destinasi pantai pinagut. Hasil penelitiannya yaitu: model konseptual CBT di Pantai Pinagut dapat dipahami melalui pendekatan piramida, di mana food tourism dan kelembagaan menjadi fondasi, diikuti oleh infrastruktur, UMKM, homestay, atraksi budaya, pemandu wisata, dan pelestarian lingkungan sebagai puncaknya. Model ini menekankan bahwa keberhasilan CBT hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lain, dengan tujuan akhir berupa peningkatan pendapatan masyarakat lokal secara berkelanjutan. Adapun pendapatan masyarakat lokal mengalami lonjakan sebesar pendapatan Rp310.000 dibanding 2021 (sekitar 34,8%). Dalam 2 tahun terakhir, kenaikan pendapatan mencapai Rp550.000 (sekitar 45,8%). Secara keseluruhan, sejak dimulainya CBT (2022–2024), pendapatan naik 96,6% dibanding periode sebelum CBT.

References

Abdurakhmanova, A., & Ahrorov, F. (2025). The economic and social impacts of ecotourism on local employment and income: A case study of rural Samarkand, Uzbekistan. Regional Science Policy and Practice, 17(3), 100180. https://doi.org/10.1016/j.rspp.2025.100180

Agyeiwaah, E., & Zhao, Y. (2024). Residents’ perceived social sustainability of food tourism events. Tourism Management Perspectives, 53(May), 101276. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2024.101276

Alhadi, Z., Zefnihan, Muchtar, B., & Evanita, S. (2023). Developing a Community-Based Tourism Model for Sustainable Tourism in the Mandeh Area, West Sumatra Province, Indonesia. International Journal of Sustainable Development and Planning, 18(11), 3491–3503. https://doi.org/10.18280/ijsdp.181114

Bangun, S. H., & Adianto, J. (2024). Analisis Pengembangan Wisata dengan Konsep Community Based Tourism Melalui Persepsi Masyarakat di Desa Semangat Gunung-Daulu, Kabupaten Karo. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 6(2), 169–178. https://doi.org/10.37253/altasia.v6i2.9207

Hartono, Y., Soemardiono, B., & Soebijantoro, S. (2021). Community-Based Tourism in Kresek Village, Madiun, East Java. International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events, 5(1), 22–31. https://doi.org/10.31940/ijaste.v5i1.2366

Hutnaleontina, P. N., Bendesa, I. K. G., & Yasa, I. G. W. M. (2022). Correlation of community-based tourism with sustainable development to improve community welfare: a review. International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events, 6(2), 183–193. https://doi.org/10.31940/ijaste.v6i2.183-193

Kurniadinata, W., & Suhartini, N. (2024). Sustainable Tourism Development Strategy Through the Community-Based Tourism Model at DTW Pesona Leuweung Oko, Cirapuhan Village, Garut District. International Journal of Science and Society, 6(2), 146–157. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v6i2.1119

Lawelai, H., Sadat, A., & Harakan, A. (2024). The Level of Local Community Involvement in Sustainable Tourism Marketing of the World Coral Triangle in Wakatobi National Park, Indonesia. International Journal of Sustainable Development and Planning, 19(12), 4831–4841. https://doi.org/10.18280/ijsdp.191230

Mayestika, J. S., & Sirine, H. (2023). Pengembangan Model Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal di Desa Wisata Nonongan, Kabupaten Toraja Utara. Perspektif, 12(3), 942–951. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i3.9489

Maziliauske, E. (2024). Innovation for sustainability through co-creation by small and medium-sized tourism enterprises (SMEs): Socio-cultural sustainability benefits to rural destinations. Tourism Management Perspectives, 50(November 2023). https://doi.org/10.1016/j.tmp.2023.101201

Mutiarasari, A., Manoppo, E., Potabuga, A., & Katiandagho, T. S. (2024). Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata dalam Meningkatkan Pendapatan Food Tourism di Pantai Pinagut Bolaang Mongondow Utara. 5(6), 2892–2902.

Nofrion, N., Purwanto, S., Utomo, E. P., & Aziz, S. Al. (2023). the Development Model of Community-Based Tourism in Nagari Koto Sani, Solok Regency, West Sumatra. GeoEco, 9(2), 160. https://doi.org/10.20961/ge.v9i2.71735

Raynaldi, R., Malihah, E., & Andari, R. (2024). Analysis of Community-Based Tourism (CBT) Sustainability in Karedok Tourism Village, Jatigede District, Sumedang Regency. Media Wisata, 22(1), 52–63. https://doi.org/10.36276/mws.v22i1.582

Ruiz-Ballesteros, E., & González-Portillo, A. (2024). Limiting rural tourism: Local agency and community-based tourism in Andalusia (Spain). Tourism Management, 104(April). https://doi.org/10.1016/j.tourman.2024.104938

Setiono, S. T., Afrizal, T., Supriyono, E., Wendra, R. M., & Nurfitriani, A. (2021). Implementasi Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan Di Kota Semarang. Perspektif, 10(1), 26–35. https://doi.org/10.31289/perspektif.v10i1.3943

Suharti, L., Sirine, H., & Martono, S. (2023). Developing a Sustainable Tourism Village Model: an Exploratory Study. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 25(1), 63–82. https://doi.org/10.9744/jmk.25.1.63-82

Yudhoyono, E. B., Siregar, H., Achsani, N. A., & Irawan, T. (2021). The impact of tourism on the economy and community welfare in Labuan Bajo area, Indonesia. International Journal of Sustainable Development and Planning, 16(2), 385–393. https://doi.org/10.18280/IJSDP.160219

Downloads

Published

2025-11-19

How to Cite

Mutiarasari, A., Sanger, M., Gallang, A., & Makalalag, T. (2025). Model Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan untuk Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Lokal Pantai Pinagut Bolaang Mongondow Utara. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 6(6), 5448–5458. https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i6.6556