Strategi Hybrid Marketing untuk Meningkatkan Akuisisi Pasien Non-BPJS di Rumah Sakit Perdesaan: Studi Kasus Kualitatif
DOI:
https://doi.org/10.38035/jimt.v7i4.7907Keywords:
pemasaran hibrida, bauran pemasaran 7P, akuisisi pasien non BPJS, rumah sakit perdesaan, studi kasus kualitatifAbstract
Rumah sakit perdesaan di Indonesia menghadapi tantangan struktural dalam memperluas segmen pasien non-BPJS karena pemanfaatan layanan masih didominasi oleh skema Jaminan Kesehatan Nasional. Dalam konteks tersebut, ketergantungan pada promosi digital semata maupun pendekatan konvensional belum cukup untuk menghasilkan akuisisi pasien yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang strategi pemasaran hibrida untuk meningkatkan akuisisi pasien non-BPJS melalui orkestrasi bauran pemasaran jasa (7P). Studi ini menggunakan pendekatan kuasi-kualitatif dengan desain studi kasus pada RSK Mojowarno dan analisis tematik berbasis kerangka 7P. Data diperoleh dari empat informan kunci yang merepresentasikan perspektif strategis, operasional, pemasaran, dan pasien, kemudian dianalisis menggunakan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif terbentuk melalui tiga program yang saling terintegrasi: Poli Prioritas sebagai sistem layanan cepat berbasis nilai, Sahabat Sehat Desa sebagai mekanisme pembangunan kepercayaan komunitas dan institusi, serta Suara Pasien sebagai lingkar reputasi berbasis pengalaman dan pengelolaan umpan balik. Temuan menegaskan bahwa pada konteks perdesaan, kanal digital berfungsi sebagai penguat akses dan visibilitas, sementara kanal relasional dan komunitas menjadi pembangun kepercayaan utama. Studi ini berkontribusi pada pengembangan konsep Hybrid Marketing Orchestration sebagai kerangka kontekstual untuk akuisisi pasien non-BPJS. Keterbatasan penelitian terletak pada desain satu kasus dan jumlah informan yang terbatas. Penelitian selanjutnya dapat menguji model ini secara kuantitatif atau membandingkannya pada tipe rumah sakit yang berbeda.
References
Abedi, G., & Abedini, E. (2017). Prioritizing of marketing mix elements effects on patients’ tendency to the hospital using analytic hierarchy process. International Journal of Healthcare Management, 10(1), 34–41.
Anggajaya, R. J., & Wono, H. Y. (2025). Strategi 7P mix marketing project landed house. Jurnal Locus: Penelitian & Pengabdian, 4(8), 8165–8176.
Becker, L., & Jaakkola, E. (2020). Customer experience: fundamental premises and implications for research. Journal of the Academy of Marketing Science, 48(4), 630–648.
Bungin, B. (2020). Post-qualitative social research methods: Quantitative-qualitative-mix method. Kencana. Jakarta.
Chen, J., & Wang, Y. (2021). Social media use for health purposes: systematic review. Journal of Medical Internet Research, 23(5), e17917.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.
Jongebloed, H., Anderson, K., Winter, N., Nguyen, L., Huggins, C. E., Savira, F., Cooper, P., Yuen, E., Peeters, A., & Rasmussen, B. (2024). The digital divide in rural and regional communities: a survey on the use of digital health technology and implications for supporting technology use. BMC Research Notes, 17(1), 90.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing Management (16th ed., Global Edition). Pearson.
Moon, M. D. (2019). Triangulation: A method to increase validity, reliability, and legitimation in clinical research. Journal of Emergency Nursing, 45(1), 103–105.
Moreira, A., Alves, C., Machado, J., & Santos, M. F. (2023). An overview of omnichannel interaction in health care services. Mayo Clinic Proceedings: Digital Health, 1(2), 77–93.
Moscelli, G., Siciliani, L., Gutacker, N., & Gravelle, H. (2016). Location, quality and choice of hospital: Evidence from England 2002–2013. Regional Science and Urban Economics, 60, 112–124.
Purcarea, E. V. L. (2019). The impact of marketing strategies in healthcare systems. Journal of Medicine and Life, 12(2), 93.
Rahardjo, M. (2023). Apa Itu Kuasi Kualitatif?
Ravangard, R., Khodadad, A., & Bastani, P. (2020). How marketing mix (7Ps) affect the patients’ selection of a hospital: experience of a low-income country. Journal of the Egyptian Public Health Association, 95(1), 25.
Richter, J. P., & Muhlestein, D. B. (2017). Patient experience and hospital profitability: is there a link? Health Care Management Review, 42(3), 247–257.
SA, M. F., & Pujiyanto, P. (2021). Efektivitas penggunaan media sosial dalam pemasaran rumah sakit: Systematic review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 13(2), 100–108.
Soewondo, P. (2018). Results of a Survey of Private Hospitals in the Era of Indonesia’s Jaminan Kesehatan Nasional, Impact of Contracting with National Health Insurance on Services, Capacity, Revenues, and Expenditure.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Swan, E. L., Dahl, A. J., & Peltier, J. W. (2019). Health-care marketing in an omni-channel environment: Exploring telemedicine and other digital touchpoints. Journal of Research in Interactive Marketing, 13(4), 602–618.
Wilson, A., Zeithaml, V., Bitner, M. J., & Gremler, D. (2020). EBK: Services marketing: Integrating customer service across the firm 4e. McGraw Hill.
Wono, H. Y., Raffael, R., Karsten, H. E., & Prasetyo, A. (2021). Implementasi Marketing Mix Kerajinan Kulit Remile.
Wono, H. Y., Supriaddin, N., Amin, F., Indriastuti, Y., & Sufa, S. A. (2023). Media sosial, literasi digital, dan inovasi bisnis trikotomi baru dalam manajemen strategi. Branding: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 2(1).
Woolf, N. H., & Silver, C. (2017). Qualitative analysis using NVivo: The five-level QDA® method. Routledge.
Wulandari, R. D., Laksono, A. D., Nantabah, Z. K., Rohmah, N., & Zuardin, Z. (2022). Hospital utilization in Indonesia in 2018: do urban–rural disparities exist? BMC Health Services Research, 22(1), 491.
Yaraghi, N., Wang, W., Gao, G., & Agarwal, R. (2018). How online quality ratings influence patients’ choice of medical providers: controlled experimental survey study. Journal of Medical Internet Research, 20(3), e99.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jessica Nathalia Hermawan, Hilda Yunita Wono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwaJurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT).












































