Collaborative Governance dalam Pengelolaan Hutan Nusamara Melalui Program Perhutanan Sosial oleh Pemerintah Desa Yeh Embang Kangin
DOI:
https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i6.9791Keywords:
Collaborative Governance, Program Perhutanan Sosial, Hutan Nusamara, Kelompok Tani HutanAbstract
Pengelolaan hutan berbasis masyarakat merupakan pendekatan baru dalam perhutanan sosial.Pemanfaatan dan pengelolaan perhutanan sosial di Provinsi Bali khususnya di Desa Yeh Embang Kangin Jembrana dilakukan untuk memberikan manfaat hutan yang lebih baik kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Pengelolaan hutan yang di lakukan di desa Yeh Embang Kangin berkolaborasi dengan Lembaga Masyarakat Desa yaitu terdapat dua kelompok tani hutan (KTH), hal ini dilakukan untuk peningkatan taraf ekonomi masyarakat dikarenakan pada hutan nusamara terdapat mata air yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk pengelolaan air minum kemasan terdapat permasalahan dalam penelitian ini adalah respon dari masyarakat yang masih lambat dan kekurangan sumber daya manusia dalam pemanfaatan mata air, kurangnya lembaga swasta yang berpartisipasi untuk pemanfaatan potensi hutan nusamara serta kurangnya produktifitas dan kreatifitas kerja dalam kolaborasi sehingga Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah menganalisis terkait kolaborasi pemerintahan dalam pengelolaan hutan Nusamara melalui program perhutanan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,observasi,dan dokumentasi lapangan dengan menggunakan indokator collaborative governance sebagai pisau bedah dalam penelitian program perhutan sosial di Desa Yeh Embang Kangin, Jembrana.
References
Ansell, Chris, & Alison Gash, 2007, Collaborative Governance in Theory and Practice, Journal of Public Administration Research and Theory, Vol.18 No.4, Hlm. 543- 571
Ansell, Christopher, 2014, Pragmatist Democracy: Evolutionary Learning as Public Philosophy, New York: Oxford University Press, Inc.
Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijkan Publik, Dan Ilmu Sosial Lainya. Jakarta: Kencana.
Dwiyanto, A. (2015). Manajemen Pelayanan Publik; Peduli, Inklusif dan Kolaboratif. Hardi, W. (2020). Collaborative Governance Dalam Perspektif Administrasi Publik H, L. O.
S. I. 2018. Collaborative Governance Konsep Dan Aplikasi. Deepublish
Kadarisman, M. 2013. Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Keputusan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan tentang Pembentukan Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial. , Pub. L. No. SK.23/PSKL/SET/KUM.1/9/2017 (2017).
Kuncoro,M. (2018). Dampak Perhutanan Sosial: Perspektif Ekonomi, Sosial dan Lingkungan. Jakarta:KLHK.
Mukti, R. A., Efendi, D. (2020). Kampung Hijau Gambiran: Praktik Tata Kelola Lingkungan Hidup berbasis Collaborative Governance. Samudra Biru.
Moeliono, M., Mulyana, A., Adnan, H., Yuliani, E. L., Manalu, P., & Balang. (2015). Ijin saja tidak cukup: Belajar dari hutan kemasyarakatan (HKm) Bulukumba. Bogor.
Nilasari, A., Murtilaksono, K., & Soetarto, E. (2017). Tipologi konflik kawasan hutan pada proses penataan batas di wilayah Pulau Bangka. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 5(3), 176–183.
Purnomo, E. P., Ramdani, R., Setyadiharja, R., & Muzwardi, A. (2018). Collaborative Governance Dalam Tata Kelola Hutan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta.
Putra, R. A. S., Muluk, S., Prayitno, H., Taufik, A., Salam, R., Nugraha, R., … Sani, K. (2019). Pembiayaan Perhutanan Sosial di Indonesia.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (mixed methods). Bandung: CV Alfabeta.
Sumanto, S. E. (2009). Kebijakan pengembangan perhutanan sosial dalam perspektif resolusi konflik. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 6(1), 13–25
Susilo, Y. S. (2019). Dampak Perhutanan Sosial Terhadap Pendapatan Masyarakat. ISEI Economic Review, 3(1), 16–27.
Tando, C. E., Sudarmo, S., & Haryanti, R. H. (2019). Pemerintahan Kolaboratif Sebagai Solusi Kasus Deforestasi di Pulau Kalimantan: Kajian Literatur" yang diterbitkan dalam Jurnal Borneo Administrator, 15(2), 117–136.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Wirantari I Dewa Ayu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JIHHP.












































