Analisis Yuridis Penggunaan Artificial Intelligence Dalam Sistem Credit scoring Terhadap Potensi Diskriminasi Konsumen Jasa Keuangan

Authors

  • Sabrina Noor Zalianti Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Wardah Yuspin Program Studi Ilmu Hukum, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i5.8680

Keywords:

Artificial Intelligence, Credit scoring, Diskriminasi

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam sistem Credit scoring serta potensi diskriminasi terhadap konsumen jasa keuangan. Bentuk diskriminasi tersebut bisa berupa bias gender, digital redlining dan eksklusi pekerja nonformal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaturan hukum di Indonesia terkait penggunaan Artificial Intelligence dalam Credit scoring telah memiliki dasar normatif melalui kewenangan Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011, serta didukung oleh POJK Nomor 13/POJK.02/2018 tentang inovasi keuangan digital, POJK Nomor 6/POJK.07/2022 tentang perlindungan konsumen, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022, dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, namun kerangka tersebut masih bersifat umum dan belum secara efektif mengatasi risiko diskriminasi algoritmik. Teori keadilan John Rawls menyatakan bahwa sistem penilaian kredit harus dirancang dengan cara yang tidak hanya efektif tetapi juga memberikan keadilan dan perlindungan bagi kelompok yang rentan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan sistem keuangan digital yang adil dan inklusif, diperlukan tindakan komprehensif, termasuk penerapan regulasi khusus, meningkatkan hak penjelasan, audit algoritmik independen, dan meningkatkan pengetahuan konsumen.

References

Adam, L., Jiwa Sarana, B., Suyatno, M., Soekarni, M., Suryanto, J., Ermawati, T., et al. (2025). Driving financial inclusion in Indonesia with innovative Credit scoring. Journal of Risk and Financial Management, 18(8), 1–20. https://doi.org/10.3390/jrfm18080442

Atikah, I. (2020). Consumer protection and fintech companies in Indonesia: Innovations and challenges of the financial services authority. Jurnal Hukum dan Peradilan, 9(1), 132–153. https://doi.org/10.25216/jhp.9.1.2020.132-153

de Lange, P. E., Melsom, B., Vennerød, C. B., & Westgaard, S. (2022). Explainable AI for credit assessment in banks. Journal of Risk and Financial Management, 15(12). https://doi.org/10.3390/jrfm15120556

Ezenwobodo, & Samuel, S. (2022). What is Artificial Intelligence? International Journal of Research Publication and Reviews, 4(1), 1806–1812. https://doi.org/10.55248/gengpi.2023.4149

Fernández, A. (2019). Artificial Intelligence in financial services.

Garcia, A. C. B., Garcia, M. G. P., & Rigobon, R. (2024). Algorithmic discrimination in the credit domain: What do we know about it? AI and Society, 39. https://doi.org/10.1007/s00146-023-01676-3

Gusev, A., Invdeeva, A., & Motuzenko, P. (2021). Scoring method of assessment: Relevance and perspective. SHS Web of Conferences, 91, 01019. https://doi.org/10.1051/shsconf/20219101019

Hjelkrem, L. O., de Lange, P. E., & Nesset, E. (2022). The value of open banking data for application Credit scoring: Case study of a Norwegian bank. Journal of Risk and Financial Management, 15(12), 597. https://doi.org/10.3390/jrfm15120597

Hussain, A., Khan, M. A., K. S, A. A., & Kousarziya, K. (2024). Enhancing Credit scoring models with Artificial Intelligence: A comparative study of traditional methods and AI-powered techniques. In A modern approach to AI: Integrating machine learning with agile practices (pp. 99–107). https://doi.org/10.48001/978-81-966500-8-7-10

Mada, Y. (2025). Ketidakadilan platform fintech: Bias AI dalam penawaran kredit dan segmentasi. Kumparan. https://kumparan.com/yudhi-mada/ketidakadilan-platform-fintech-bias-ai-dalam-penawaran-kredit-dan-segmentasi-24Tbd2eNGTp/4

Mariscal, C., Yustiawan, Y., Rochim, F. C., & Tanuar, E. (2024). Implementing and analyzing fairness in banking Credit scoring. Procedia Computer Science, 234, 1492–1499. https://doi.org/10.1016/j.procs.2024.03.150

Marpaung, S. (2026). Tanggung jawab profesional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap pengawasan penggunaan perjanjian baku oleh pelaku usaha jasa keuangan. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP), 6(2), 1122–1129. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i2.6764

Nallakaruppan, M. K., Balusamy, B., Shri, M. L., Malathi, V., & Bhattacharyya, S. (2024). An explainable AI framework for credit evaluation and analysis. Applied Soft Computing, 153. https://doi.org/10.1016/j.asoc.2024.111307

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/POJK.02/2018 Tahun 2018 tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Keuangan. (2018). https://peraturan.bpk.go.id/Details/128618/peraturan-ojk-no-13-pojk022018-tahun-2018

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/POJK.07/2022 Tahun 2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. (2022). https://peraturan.bpk.go.id/Details/227355/peraturan-ojk-no-6pojk072022-tahun-2022

Rawls, J. (1999). A theory of justice: Revised edition. Belknap Press of Harvard University Press. https://doi.org/10.2307/j.ctvkjb25m

Rosdini, D., Wahyuni, E. T., & Sari, P. Y. (2024). The bane of P2P lending: Credit scoring governance on the ASEAN fintech triumvirate. Journal of Science and Technology Policy Management, 15(2), 268–287. https://doi.org/10.1108/JSTPM-02-2022-0043

Tigges, M., Mestwerdt, S., Tschirner, S., & Mauer, R. (2024). Who gets the money? A qualitative analysis of fintech lending and Credit scoring through the adoption of AI and alternative data. Technological Forecasting and Social Change, 205. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2024.123491

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. (2011).

Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. (2022). https://peraturan.bpk.go.id/Details/229798/uu-no-27-tahun-2022

Vakrani, D. S., Padhye, P. S., Gupta, S. K., Roy, J. K., Nerlekar, V. S., & Parashar, N. (2025). Discover Artificial Intelligence article in press evaluating AI-driven Credit scoring models versus traditional statistical techniques in IN IN.

Downloads

Published

2026-07-09

How to Cite

Zalianti, S. N., & Yuspin, W. (2026). Analisis Yuridis Penggunaan Artificial Intelligence Dalam Sistem Credit scoring Terhadap Potensi Diskriminasi Konsumen Jasa Keuangan . Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 6(5), 3463–3471. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i5.8680