Analisis Ketertinggalan Pembangunan Infrastruktur di Papua: Faktor Topografi dan Efektivitas Kebijakan Pemerintah Joko Widodo dalam Perspektif Geopolitik
DOI:
https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i5.8635Keywords:
Topografi, Geopolitik, kebijakan pemerintah Joko Widodo, Infrastruktur, soft powerAbstract
Pada penelitian ini penulis melakukan spesifikasi terhadap faktor topografi dan efektivitas kebijakan pemerintah era Joko Widodo untuk menganalisis ketertinggalan pembangunan infrastruktur di Papua menggunakan perspektif geopolitik. Terletak di ujung timur Indonesia, Papua, yang berbatasan dengan Papua Nugini dan di kawasan Pasifik, memiliki posisi strategis. Namun, pembangunan tidak merata akibat tantangan geografis dan konflik internal yang kompleks. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif berbasis data sekunder dari berbagai literatur, jurnal akademik, laporan pemerintah, dan data statistik untuk mengkaji data secara sistematis serta menguatkan temuan. Penelitian ini menggunakan Teori Geopolitik Friedrich Ratzel dan Teori Liberalisme, serta konsep soft power dan strategic connectivity sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa faktor topografi Papua yang bervariasi terkhususnya daerah pedalaman dan pegunungan menjadi penyebab ketertinggalan pembangunan infrastruktur dibuktikan dengan tingginya Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) yang mencapai tiga kali lipat dibandingkan dengan wilayah lain dan juga mempengaruhi penerapan kebijakan yang diperuntukkan bagi masyarakat Papua. Dari sudut pandang geopolitik, keterlambatan pembangunan di Papua berdampak pada persepsi Indonesia di tingkat internasional, terutama dari negara-negara Melanesia. Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan konektivitas strategi Papua di kawasan Indo-Pasifik, penelitian ini menyarankan penggunaan pendekatan humanistik, penguatan kerja sama, dan pengawasan ketat serta optimalisasi soft power melalui infrastruktur.
References
Ainah, N., & Adawiyah, R.(2024). Kepemimpinan Adaptif Untuk Menavigasi Geopolitik : Tantangan dan Peluang. PARADUTA: JURNAL EKONOMI DAN ILMU-ILMU SOSIAL, 2 (3). https://ojs.umada.ac.id/index.php/Paraduta
Aisyah, S., & Sentosa, I. (2023, September). Opportunities and Challenges of the South Papua Railway Development Project: A Transportstion Infrastructure Sustainability. West Science Business and Management. 1(4). https://doi.org/10.58812/wsbm.v1i04.214
Bayuseno, A. B. B., & Windiani, R. (2020). Assesing the Consistency of Political Attitude and Position of Melanesian Countries on the Papua Issues in International Forums [Memahami Konsistensi Sikap Politik Negara-Negara Melanesia Mengenai Isu Papua di Forum Internasional]. Jurnal Politica. 11(2). http://dx.doi.org/10.22212/jp.v11i2.1668
BPK RI (2022). Provinsi Papua. Badan Pemeriksa Keuangan Daerah Republik Indonesia. https://papua.bpk.go.id/provinsi-papua/
BPMI Setpres (2023, Maret 21). Papua jadi Prioritas Pembangunan, Presiden: Masyarakat Papua harus kawal. Presiden RI. https://presidenri.go.id/siaran-pers/papua-jadi-prioritas-pembangunan-presiden-masyarakat-papua-harus-kawal/
BPS. (2023). Presentase Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota (Persen), 2023. Badan Pusat Statistik. https://papua.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDUjMg==/persentase-penduduk-miskin-
BPS. (2026, Januari 6). Indeks Kemahalan Konstruksi, 2025. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTI4IzI=/indeks-kemahalan-konstruksi.html
Christawan, E., Perwita, A. A. B., Midhio, I. W., Hendra, A., & Sumertha, I. G. (2023, July 29). Papua as the Window of Indonesia’s Spirit for the Melanesians Communities. Journal of Social and Political Sciences. https://doi.org/10.31014/aior.1991.06.03.426
DPRP Humas. (2023, Februari 22). Ketua DPR: Program Kartu Papua Sehat (KPS) Tetap Berlaku Bagi Orang Asli Papua. Dewan Perwakilan Rakyat Papua. https://dpr-papua.go.id/ketua-dprp-program-kartu-papua-sehat-kps-tetap-berlaku-bagi-orang-asli-papua/
Elisabeth, A., & Arumingtyas, L. (2021, Agustus 7). Kajian Sebut Jalan Trans Papua Makin Gerus Hutan Papua. MONGABAY. https://mongabay.co.id/2021/08/07/kajian-sebut-jalan-trans-papua-makin-gerus-hutan-papua/
Fadilah, C.N., Jumhana, E., Salsabilla, T., Septiani, N., Zamir, R., & Wafiroh. (2025, Juni 24). Peran Dagang dan Proteksionisme: Kajian Ekonomi Politik Atas Kebijakan Tarif dalam Hubungan Dagang Bilateral. Jurnal Riset Ilmu Hukum. 2(3). https://doi.org/10.62383/mahkamah.v2i3.860
Gomichon, M. (2013, Maret 8). Joseph Nye on Soft Power. E-INTERNATIONAL RELATIONS. https://www.e-ir.info/2013/03/08/joseph-nye-on-soft-power/
Gwijangge, S., Ngarawula, B., & Adi, D. S. (2023 August). Perception of Papua Students of Infrastructure Development in Papua Province. International Journal of Research in Social Science and Humanities. 4 (8). https://doi.org/10.47505/IJRSS.2023.V4.8.10
Hariadi, I. (2025, Oktober 30). Jokowi dan Jembatan Merah Jayapura: Bukti Nyata Pemerataan Pembangunan di Papua. KPU PAPUA PEGUNUNGAN. https://papuapegunungan.kpu.go.id/blog/read/1670_jokowi-dan-jembatan-merah-jayapura-bukti-nyata-pemerataan-pembangunan-di-papua
Humas. (2026, Februari 2). Presiden Prabowo: Indonesia Harus Waspada Hadapi Gejolak Dunia, Teguh pada Politik Bebas Aktif. Kantor Staf Presiden. https://setkab.go.id/presiden-prabowo-indonesia-harus-waspada-hadapi-gejolak-dunia-teguh-pada-politik-bebas-aktif/
Kemenkes. (2013, Desember 27). Dasar Hukum Jaminnan Kesehatan. Kemenkes. https://kemkes.go.id/id/%20dasar-hukum-jaminan-kesehatan
Latupeirissa, J. J. P., Wijaya, I. P. D., & Suryawan, I. M. Y. (2021, Desember 9). Problematika Pelaksanaan Kebijakan Otonomi Khusus kepada Daerah Papua dan Papua Barat dengan Perspektif Kebijakan Publik. Sawala – Jurnal Administrasi Negara. 9(2). https://doi.org/10.30656/sawala.v9i2.3496
Panrb. (2024, Oktober 15). Kemendagri: Indeks Pembangunan di Papua Naik 5,6 Persen. MANPANRB. https://menpan.go.id/site/berita-terkini/berita-daerah/kemendagri-indeks-pembangunan-di-papua-naik-5-6-persen
Plegmann, J., Datta, S., & Chu, S. (2021, July 6). The Paradox of Competing Connectivity Strategies in Asia. Taylor&Francis. https://doi.org/10.1080/01436597.2021.1941846
Ramdhani, A. W., Hanafi, M. I., Mulawarman., & Amalia, D. R. (2025, Januari). Peran Diplomasi Maritim Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia. 2(1). https://doi.org/10.62383/amandemen.v2i1.663
Rachman, A. (2023, Oktober 17). Ini Daftar Daerah Penerima Dana Otsus 2024 & Besarannya!. CNBC INDONESIA. https://www.cnbcindonesia.com/news/20231017171619-4-481342/ini-daftar-daerah-penerima-dana-otsus-2024-besarannya#:~:text=Pada%202024%20dana%20otsus%20mencapai,Papua%20Pegunungan%20Rp740%2C8%20miliar%20.
Safkaur, T. (2018, April). Kartu Papua Sehat sebagai Jaminan Kesehatan Orang Asli Papua (Studi Kasus di RSUD Aberpura) dalam Perspektif Pelayanan Publik. Jurnal Ilmu Sosial. 16(1). https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JIS/article/view/407
Saputro, P. B., Ulung, A. K., & Abdurrohim, M. (2024, Januari). Kompleks Keamanan Regional Indo-Pasifik sebagai Faktor Pemicu Pembentukan AUKUS. Jurnal Publicuho. 7(4). https://doi.org/10.35817/publicuho.v7i4.568
Sarjito, A. (2024, Oktober 1). Dampak Topografi Sulit dan Rendahnya Persebaran Penduduk Terhadap Ketersediaan Pelayanan Publik di Papua. JURNAL PUBLISITAS, 11 (1), 48-60. https://ejurnal.stisipolcandradimuka.ac.id/index.php/JurnalPublisitas/article/view/460
Setiawan, A. (2024, Oktober 25). 10 Tahun Tanah Papua Bersama Jokowi. INDONESIA.GO.ID. https://indonesia.go.id/kategori/editorial/8705/10-tahun-tanah-papua-bersama-jokowi
Shahibah, A. (2025, Oktober 16). 10 Daerah dengan Biaya Konstruksi Termahal 2025, Semua dari Papua. GoodStats. https://data.goodstats.id/statistic/10-daerah-dengan-biaya-konstruksi-termahal-2025-semua-dari-papua-2E92o#:~:text=Kabupaten%20dengan%20pegunungan%20tertinggi%20di,8/10/2025).
Sinurat, H. F., Syafri, W., Hamdi. M., & Achmad, M. (2023, Maret). Implementasi Kebijakan Bangga Papua (Bangun Generasi dan Keluarga Papua Sejahtera) di Kabupaten Asmat Provinsi Papua. Journal IBLAM Law Review. 3(1). https://doi.org/10.52249/ilr.v3i1.112
Sugiharto, Putra, M., Tanjung, A. R. R., & Sahari, S. H. (2025, Mei 2). Posisi Geopolitik Indonesia dalam Konteks Hubungan Regional Asia Tenggara. TERANG : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum, 2(1), 181-191. https://doi.org/10.62383/terang.v2i1.852
Syarif, Z. A. (2023, November). Tinjauan Letak Strategis Papua serta Bagaimana Potensinya terhadap Geopolitik Indonesia. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/386602334_TINJAUAN_LETAK_STRATEGIS_PAPUA_SERTA_BAGAIMANA_POTENSINYA_TERHADAP_GEOPOLITIK_INDONESIA
Technogis (2024, Juli 10). Topografi Menurut Parah Ahli: Dari Berbagai Sumber. TechnoGis. https://www.technogis.co.id/topografi-menurut-para-ahli-definisi-topografi-dari-berbagai-sumber/
Titalessy, P. B., Situmeang, R. J., Mulyono, H. I., & Patty, R. (2024, December 26). Analysis of Inclusive Economic Development and Its Driving Factors in Papua Province. Society, 12 (2), 758-775. https://doi.org/10.33019/society.v12i2.743
Wenda, M. (2024, Oktober 14). Pembangunan Papua di Bawah Kepemimpinan Jokowi: 10 Tahun Perubahan Signifikan. Suara Papua. https://suarapapuanews.com/2024/10/14/pembangunan-papua-di-bawah-kepemimpinan-presiden-jokowi-10-tahun-perubahan-signifikan/
Yuliana, D., Subekti, S., Kusumawati, D., Alwi, M., Windrasari, S., Yusmar, T., Janris, T., & Nusiogo, T. (2019, Januari 21). Kajian Angkutan Udara Perintis Kargo di Provinsi Papua. WARTA ARDHIA Jurnal Perhubungan Udara. https://www.academia.edu/73166597/Kajian_Angkutan_Udara_Perintis_Kargo_DI_Propinsi_Papua
Zahran, M. (2025, Oktober 15). 30 Raja Dagang Dunia: Sudahkah Indonesia Masuk Daftar Elit?. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/research/20251015100833-128-675923/30-raja-dagang-dunia-sudahkah-indonesia-masuk-daftar-elit
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eldaa Aflin Rumbewas, Roberto Octavianus Cornelis Seba, Novriest Umbu Walangara Nau

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JIHHP.












































