Dari Lokal ke Global: Strategi Advokasi Transnasional SPI-LVC dalam Konflik Agraria Nagari Kapa (2024)

Authors

  • Muhammad Ilham Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran, Jawa Barat, Indonesia
  • Muhamad Isfandiar Hatam Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Katolik Parahyangan, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i4.8356

Keywords:

Konflik Agraria, Transnational Advocacy Networks, La Via Campesina, SPI, Nagari Kapa

Abstract

Eskalasi konflik agraria di Nagari Kapa, Pasaman Barat, memuncak pada tahun 2024 dengan tindakan represif aparat dan kriminalisasi petani di lahan yang telah ditetapkan sebagai Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA). Kebuntuan penyelesaian melalui saluran domestik (blocked channels) mendorong aktor lokal mencari aliansi eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi advokasi transnasional yang dilakukan oleh Serikat Petani Indonesia (SPI) dan La Via Campesina (LVC) dalam merespons hegemoni Wilmar Group, menggunakan kerangka Transnational Advocacy Networks (TANs). Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data triangulasi melalui wawancara mendalam dengan aktor kunci SPI dan tokoh adat, serta analisis dokumen kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa aliansi SPI-LVC berhasil mengaktivasi mekanisme Boomerang Pattern. SPI berperan vital sebagai "jembatan informasi" yang memproduksi data tandingan yang kredibel, sementara LVC bertindak sebagai "amplifier" global. Strategi ini dioperasionalisasikan melalui politik informasi, pembingkaian simbolik menggunakan instrumen UNDROP, mobilisasi daya ungkit (leverage) terhadap status RSPO Wilmar, dan politik akuntabilitas.

References

Adawiyah, R., Zubir, Z., & Efendi, H. (2024). Perampasan Tanah dan Perlawanan Petani: Dampak Perkebunan Sawit terhadap Kehidupan Masyarakat di Pasaman Barat Tahun 1980-2022. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya, 13(1), 1–23. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v13i1.2429

Afrizal, A., Hospes, O., Berenschot, W., Dhiaulhaq, A., Adriana, R., & Poetry, E. (2023). Unequal access to justice: An evaluation of RSPO’s capacity to resolve palm oil conflicts in Indonesia. Agriculture and Human Values, 40(1), 291–304. https://doi.org/10.1007/s10460-022-10360-z

Baittri, J. H. (2024). Konflik Lahan Masyarakat Kapa dan Perusahaan Sawit Wilmar Memanas. Mongabay, 1–9.

Baittri, J. H. (2025). Upaya Perempuan Kapa di Tengah Konflik dengan Perusahaan Sawit. Mongabay, 1–3.

Borras, S. M. (2023). La Via Campesina–transforming agrarian and knowledge politics, and co-constructing a field: A laudatio. Journal of Peasant Studies, 50(2), 691–724. https://doi.org/10.1080/03066150.2023.2176760

Campesina, L. V. (2024, November). Indonesian Peasant Union condemns and protests against land grabbing: Violent evictions and criminalization of SPI Nagari Kapa peasants. In La Via Campesina.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (H. Salmon, Ed.; Fifth edition). SAGE Publications. https://lccn.loc.gov/2017044644

Fuad, Z. A. (2025a). Materi Bapak Zainal Arifin Fuad (pp. 1–33). La Via Campesina.

Fuad, Z. A. (2025b). Materi Presentasi Zainal Arifin Fuad (ICC LVC) pada Sesis Wawancara Penelitian. LVC.

Hamzah, F. (2024). Petani Nagari Kapa Demo Polda Sumbar Minta Polisi Ditarik dari Wilayah Konflik PT PHP 1. Tempo, 1–3.

Harisa, D. (2024). Konflik Agraria Berlanjut: 10 Warga Kapa Dibawa ke Polda, Penggusuran Lahan Menuai Kecaman. Langgam. https://langgam.id/konflik-agraria-berlanjut-10-warga-kapa-dibawa-ke-polda-penggusuran-lahan-menuai-kecaman/#google_vignette

Harvey, D. (2003). The New Imperialism. In D. Harvey (Ed.), Oxford University Press (I, Vol. 37, Issue 3). Oxford University Press. https://eatonak.org/IPE501/downloads/files/New Imperialism.pdf

Indrizal, E., Nurti, Y., & Irwandi, A. (2025). ETNOSIA: JURNAL ETNOGRAFI INDONESIA A Promise of the Future or A Dead End: Occupation and Social Conflict in Palm Oil Plantations in West Pasaman. https://doi.org/10.31947/et

Keck, M. E., & Sikkink, K. (1998). Activists beyond Borders: Advocacy Networks in International Politics. Cornell University Press. http://www.jstor.org/stable/10.7591/j.ctt5hh13f

Konsorsium Pembaruan Agraria. (2023). Bara Konflik Agraria: PTPN Tak Tersentuh, Kriminalisasi Rakyat Meningkat (p. 1). Konsorsium Pembaruan Agraria.

Nur, N., Muhamad, H., & Muaziz, H. (2024). Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria di Indonesia. JA: Jurnal Al-Wasath, 5(2), 105–116.

Roundtable on Sustainable Palm Oil. (2018). Principle And Criteria For Sustainable Palm Oil Production 2018: The Indonesian National Interpretation [National Interpretation]. Roundtable on Sustainable Palm Oil. https://rspo.org/wp-content/uploads/Draft1_-_INA_NI_-_RSPO_PC_2018_270819_English_(CLEAN).pdf

SPI. (2024a). Hentikan Penggusuran Tanah Petani Kapa, Pasaman Barat, Sumatera Barat: Bebaskan 7 Petani Perempuan dan 3 Petani Laki-laki. Serikat Petani Indonesias, 1–4.

SPI. (2024b). Massa Aksi di Mabes Polri dan Kantor Wilmar Group, “Hentikan Penggusuran, Kekerasan, dan Kriminalisasi Masyarakat Adat Petani SPI Kapa oleh PT. PHP I – Wilmar Group yang Dikawal Kepolisian.” Serikat Petani Indonesia, 1–3.

Wilmar International. (2013). No Deforestation, No Peat, No Exploitation Policy. Wilmar International. https://www.wilmar-international.com/wp-content/uploads/2012/11/No-Deforestation-No-Peat-No-Exploitation-Policy.pdf

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (Sixth). Sage Publication.

Downloads

Published

2026-05-21

How to Cite

Ilham, M., & Hatam, M. I. (2026). Dari Lokal ke Global: Strategi Advokasi Transnasional SPI-LVC dalam Konflik Agraria Nagari Kapa (2024). Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 6(4), 2765–2774. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i4.8356