Dinamika Akad Ijarah: Implikasi Penyimpangan Praktik terhadap Keabsahan Akad dalam Fiqih Muamalah

Authors

  • Rohma Dita Mulia Rohma Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo, Indonesia
  • Royyan Ramadhani Djayusman Royyan Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i2.7765

Keywords:

Kontrak Ijarah, Hukum Islam dan Hukum Positif, Pendekatan Normatif Empiris

Abstract

Dinamika kontrak ijarah di zaman modern menyoroti kesenjangan antara praktik normatif dan empiris dalam masyarakat. Dalam fiqh muamalah, kontrak ijarah merupakan instrumen untuk mentransfer hak penggunaan barang atau jasa melalui praktik sewa-menyewa. Keabsahan kontrak ijarah didasarkan pada pemenuhan pilar dan syarat yang dirumuskan dalam fiqh muamalah. Namun, pada kenyataannya, masih banyak praktik kontrak ijarah di lapangan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah dan peraturan hukum positif Indonesia, sebagaimana dinyatakan dalam Fatwa DSN-MUI dan KUHP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi implikasi penyimpangan dalam praktik kontrak ijarah, bagaimana kerusakan yang ditimbulkannya, pembatalan kontrak, dan kapan timbulnya tanggung jawab, serta urgensi sinkronisasi yurisprudensi Islam dan hukum positif untuk mencegah berlanjutnya penyimpangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris dengan meneliti sumber-sumber fiqh muamalah dan hukum positif berupa buku, fatwa, dokumen, dan jurnal terkait. Keterbatasan penelitian ini terletak pada objek lapangan, sehingga pendekatan empiris menggunakan sumber sekunder berupa jurnal, dokumen, dan literatur yang berkaitan dengan praktik sewa-menyewa.

Author Biography

Royyan Ramadhani Djayusman Royyan, Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo, Indonesia

Assoc. Prof. Royyan Ramadhan Djayusman, M.A.,Ph.D adalah akademisi/dosen di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Ponorogo, Indonesia. Bidang keahlian dan minat penelitiannya meliputi hukum ekonomi syariah, keuangan syariah, serta kajian fiqh muamalah kontemporer. Aktif dalam kegiatan pengajaran, penelitian, dan publikasi ilmiah, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan dan implementasi prinsip-prinsip syariah dalam sistem ekonomi dan keuangan modern.

References

Agung, M. (2011). Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.

Agustin, D., Wiyos, Y., Masykuroh, R., & Vinanda, O. R. (2024). Analisis Hukum Ekonomi Syari’ah dan Hukum Positif terhadap Kerusakan dalam Sewa-Menyewa Kost (Studi di Wisma Karnetta Putri Sukarame Bandar Lampung). Al Itmamy: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 6(2), 18–32.

Ainun, I. M., Khaerul, A., & Fadli, S. M. D. (2023). Studi Perbandingan Hukum Ijarah dalam Perspektif Fikih Muamalah dan Hukum Positif. Al-Qiblah: Jurnal Studi Islam Dan Bahasa Arab, 2(3), 234–253. https://doi.org/10.36701/qiblah.v2i3.988

Alfan, M., & Ali, R. (2025). Implementasi Akad Ijarah pada Usaha Rental Mobil Pariwisata yang Berkeadilan Perspektif Ekonomi Islam. Indonesia Economic Journal, 1(2), 1821–1828.

Almuni, M. M., & Mustofa. (2024). Landasan Teoretis dan Filosofis Mazhab Syafii pada Penjualan Jasa dan Ijarah dalam Sistem Ekonomi Syariah. At-Tasyri’ Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah, 16(2), 186–196.

Ananda, M., Sargini, & Jauharuddin. (2025). Telaah Hukum Sewa Rumah Kontrakan dalam Perspektif Islam: Studi Konseptual Akad Ijarah dan Implikasinya. JIEL Journal of Islamic Economic and Law, 2(2), 69–75.

Arl, N. M., & Baidhowi. (2025). Legalitas Akad Hybrid dalam Fintech Syariah : Studi Kasus Pembiayaan Murabahah-Ijarah dan Tantangan Hukum dalam Penyelesaiannya. Jurnal Akademik Ekonomi Dan Manajemen, 2(2), 282–292.

Ayu, D., Sukmaningrum, S., Yazid, M., Islam, U., Sunan, N., & Surabaya, A. (2022). Analisis Akad Ijarah dalam Praktik Produk Pembiayaan Lembaga Keuangan di Indonesia. Al-Fiddhoh, 3(September), 81–97.

Desviana, A., & Firdaus, R. (2024). Peningkatan Pemahaman Masyarakat Melalui Edukasi Akad Dalam Kehidupan Sehari-hari. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendekiawan Nusantara, 5(November), 8883–8893.

DSN-MUI. (2000). Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No:09/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Ijarah.

Fidianingsih, F., Aulia, F., & Humam, N. M. (2025). Analisis Hadis-Hadis Haqiqi dan Majazi dalam Menjelaskan Konsep Ujrah pada Akad Ijarah. Sighat: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 3(2), 11–22.

Fitriani, D. (2022). Ijarah dalam Sistem Perbankan Syariah. Al-Hiwalah: (Sharia Economic Law), 1(1), 37–52.

Fizri, A. R., Rifaldy, Rezi, A., Shafa, S. C., Azizah, N., Melda, W., Ilham, F., Ayu, P. F., Rizki, P., Suhaila, T., Irwanda, Fitri, O., Latifur, R., Irvan, S., Ihsanul, A., Abdilla, R. N., M, D., Dika, P., Jihan, R., … Nur, A. (2023). Praktek Muamalah Dalam Kehidupan Sehari-Hari Berdasarkan Hukum Islam (B. H (ed.); 1st ed.). Ruang Karya.

Hakiki, I., Dwi, M. A., Sitompul, N., Harahap, H., & Hidayat, F. T. (2025). Analisis Hukum Ijarah dalam Transaksi Sewa Menyewa Tinjauan Fiqih Muamalah. Jejak Digital Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 748–758.

Hani, S., Uron, H. R., Dua, E. G., Marianus, Y., Kristiani, M. S., Rabiatun, A., Ahmad, S., Fransiska, M. M. A., Jaya, P. S. H., Nuryati, S., Titik, M., & Ode, A. A. P. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif (B. Syaiful, Z. E. Putri, & Nathanael (eds.)). CV. MEDIA SAINS INDONESIA.

Ilmiah, J., Seftiani, F. H., Widi, H. L., Azharah, S. L., Alfin, A., Islam, B., Islam, U., Sjech, N., & Djambek, M. D. (2025). Kesesuaian Konsep Akad Fiqh Muamalah dengan Produk Keuangan Syariah Kontemporer : Kajian Normatif atas Fatwa dan Regulasi. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan, 4(September), 206–220.

Jaih, M., & Hasanudin. (n.d.). Fikih Mu’amalah Maliyyah.

Jannati, A. F. M. (2022). Penerapan Al Ijarah Dalam Bermuamalah. Ecopreneur : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 3(2), 117–128.

Jatmiko, E. H. (2025). Penerapan Asas Kebebasan Berkontrak dalam Kontrak Bisnis di Indonesia. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial Dan Humaniora, 2(3), 91–99.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek voor Indonesie). (1874).

Mohammad, A. (2021). Sistem Penggajian Berorientasi Prinsip Ijarah. Justisia Ekonomika Jurnal Magister Hukum Ekonomi Syariah, 5(2), 241–255.

MUI, D. S. N. (2004). Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No. 43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang Ganti Rugi (Ta’widh) (Issue 43).

Muttaqin, M. T. (2020). Risk Coverage in IMG Rental Banda Aceh Between the Rental Car and the Renter in the Perspective of Ijarah Bi Al-Manfa’ah Contract. JURISTA, 4(2), 17–55.

Nasiruddin, A.-A. M. (n.d.). Sayyid Sabiq (Fikih Sunnah) (5th ed.).

Okta, P. R., Kurniawan, Siti, F., Sri, K., & Hasna, D. (2025). Contractual Justice in Traditional Market Leasing : An Ijārah - Based Analysis at Pasar Kalangan. APLIKATIF Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities, 4(3), 353–365.

Saleem, S., & Mansor, F. (2020). Exploring Compliance of AAOIFI Shariah Standard on Ijarah Financing: Analysis on the Practices of Islamic Banks in Malaysia. Journal of Risk and Financial Management, 13(2), 1–13. https://doi.org/10.3390/jrfm13020029

Sari, I. P., Anggraini, R., & Hendra, J. (2024). Mekanisme Ijarah dalam Perspektif Syariah : Kejelasan , Keadilan , dan Implikasi Hukum. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 41185–41190.

Suhar, Ahmad, S., & M., S. (2023). Analisis Penerapan Akad Ijarah dalam Transaksi Lahan Perkebunan (Studi Kasus Desa Sungai Jambat Kec . Sadu, Kab. Tanjung Jabung Timur). Margin: Journal of Islamic Banking, 3(2), 108–117.

Tsabit, K. M. A. (2024). Analisis Implementasi Tugas Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam Mengawasi Kegiatan Ekonomi di Lembaga Keuangan Syari’ah. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah (Vol. 1998). (2008).

Zahira, S. R. (2025). Ijarah dan Penyimpangan Akad : Studi Kasus Rental Mobil Jombang. Ilmu Ekonomi Dan Keuangan Islam FPEB UPI, 1–14.

Zuhaili, W. (1985). Fiqih Al-Islami Wa Adillatuhu. Daar El-Fikr.

Zuhaili, W. (2002). Muamalat al-Maaliyah al-Mu’ashirah (pp. 1–639). Daar El-Fikr Muashiroh.

Downloads

Published

2026-02-24

How to Cite

Rohma, R. D. M., & Royyan, R. R. D. (2026). Dinamika Akad Ijarah: Implikasi Penyimpangan Praktik terhadap Keabsahan Akad dalam Fiqih Muamalah. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 6(2), 1641–1649. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i2.7765