Dampak Etika Konfusianisme Baru dalam Strategi Politik Global Tiongkok Pasca Perang Dingin
DOI:
https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i6.5306Keywords:
Neo-Konfusianisme, Politik Internasional, ChinaAbstract
Tujuan makalah ini adalah untuk meninjau dan menganalisis karakter politik internasional Tiongkok dari perspektif Etika Konfusianisme Baru melalui studi tentang politik internasional Tiongkok. Tujuan pembahasan ini adalah untuk memberikan wawasan tentang landasan moral politik internasional Tiongkok dan menjelaskan peran etika dalam membentuk perilaku politik internasional yang dapat memiliki implikasi bagi kepemimpinan politik dan pengambilan keputusan. Studi ini dapat menjadi kontribusi bagi pengembangan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan kompleks antara etika, politik, dan budaya di Tiongkok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data primer dari arsip naskah pidato dan teknik pengumpulan data sekunder dari buku dan karya ilmiah, seperti tesis dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konfusianisme Baru merupakan representasi dari proses dialektis yang menjembatani dua kontradiksi antara tradisional dan konservatif klasik. Dari kombinasi kedua hal tersebut, penerapan Neo-Konfusianisme dalam memandang ideologi, gerakan, dan sistem politik internasional China. China dengan gerakan politik Neo-Konfusianisme melalui upaya kelompok intelektual dan elit menekankan pentingnya membangun kembali karakteristiknya dan menegaskannya kepada komunitas internasional melalui penggunaan soft power.
References
Afat. Ajaran Kebajikan Confucius Menyinari Hati Sanubari Manusia. 20 September 2024. https://khonghucu.kemenag.go.id/jiangdao/ajaran-kebajikan-confucius-menyinari-hati-sanubari-manusia-mTyAK.
Anonim. Zhu Rongji. 5 November 2024. https://www.britannica.com/biography/Zhu-Rongji.
Bell, Daniel. A. “China’s leaders rediscover Confucianism”. New York Times, 14 September 2006. https://www.nytimes.com/2006/09/14/opinion/14iht-edbell.2807200.html.
Budiarjo, Miriam. Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia, 2003.
China.org.cn. White Paper on Chinas’s Political party system. 15 November 2007. http://www.china.org.cn/english/news/231852.html.
Ho, John. Eugene. East Asian Philosophy: with Historical Background and Present Influence. New York: Peter Lang, 1992.
Imron, M. Ali. Selayang Pandang Agama Koghuchu & Tao. Yogyakarta: Diva Press, 2023.
Istiqomah, Citra. “KARAKTER POLITIK DI ASIA TIMUR DALAM TINJAUAN ETIKA KONFUSIUNISME BARU Studi Kasus: Perbandingan Politik di Cina, Jepang dan Korea Selatan dalam Tinjauan Etika Konfusiunisme Baru”. Tesis, Universitas Gadjah Mada, 2014.
Jacques, M. When China Rules the World: The End of the Western World and the Birth of a New Global Order. New York: The Penguin Press, 2009.
Kalton, Michael. C. “Asian Religious Traditions and Natural Science: Potential, Present, and Future”. International Conference on Science, Technology, and Asain Religions. (2002).
Kuntowijoyo, Metodologi Sejarah. Kedua. Yogyakarta: Tiara Wacana Media, 2003.
Kurth, J. First War of the Global Era: Kosovo and U.S. Grand Strategy. Dalam A. J. Bacevich, & E. A. Cohen (Eds.), War Over Kosovo: Politics and Strategy in a Global Age. New York: Columbia University Press, 2001.
Medeiros, E. S. China‘s International Behavior: Activism, Opportunism, and Diversification. Santa Monica: RAND Corporation, 2009.
Miller, Nicholas. J.S. Pragmatic Nationalism and Confucianism: The new Ideology of the CPP. 28 Januari 2011. https://cesran.org/pragmatic-nationalism-and-confucianism-the-new-ideology-of-the-ccp.html.
Pradana, Muhammad Erza. “Politik Luar Negeri Tiongkok Sejak Tahun 1978: Transisi, Rebalancing dan Aktivisme”. Hasanuddin Journal of International Affairs 2, No. 1 (February 2022).
Qingguo, Jia. “Learning to Live with the Hegemon: evolution of China's policy toward the US since the end of the Cold War”. Journal of Contemporary China, 14(44), (Agustus 2005): 395-407.
Rivai, Aspin Nur Arifin. “Kebijakan Ekonomi Luar Negeri China dari Masa ke Masa dan Ambisi Internasionalisasi BUMN China di Tangan Xi Jinping”. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Fajar 1, no. 1 (Desember 2022): 49-67.
Rosyidin, M, Teori Hubungan Internasional: Dari Perspektif Klasik Sampai Non-Barat. Depok: Rajawali Pers, 2020.
Sastrapratedja, M. Pancasila sebagai Visi dan Referensi Kritik Sosial. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma, 2001.
Sou'yb, J. Agama-agama besar di Dunia. Jakarta: Pustaka al-husna, 1996.
Stephen McDonell & Tessa Wong. “Jiang Zemin: Former Chinese Leader dies aged 96”. BBC News, 30 November 2022. https://www.bbc.com/news/world-asia-china-63805991.
Suettinger, R. L. Beyond Tiananmen: The Politics of U.S.-China Relations, 1989- 2000. Washington, D.C: The Brookings Institution, 2003.
Sulasman, Metodologi Penelitian Sejarah. Bandung: Pustaka Setia, 2014.
Szczepanski, Kallie. Biography Hu Jintao, Foremer General Secretary of China. 4 Januari 2020. https://www.thoughtco.com/hu-jintao-195670.
Tanggok, Ikhsan. Mengenal Lebih Dekat AGAMA TAO. Jakarta: UIN Jakarta Press, 2010.
Wang, Riuchang. The Rise of Political Confucianism in Contemporary China. (Januari 2011): 34-45.
Zhao, Suisheng A New Model of Big Power Relations? China–US strategic rivalry and balance of power in the Asia–Pacific. Journal of Contemporary China (2014): 377-397.
Zunus, M. Etika Moral Konfusius Membangun Pemerintahan dan Masyarakat Ideal. 10 April 2023. https://kemenag.go.id/hikmah/etika-moral-konfusius-membangun-pemerintahan-dan-masyarakat-ideal-aUqwy.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Febriansyah Pratama Putra, Fikryansyah Fikryansyah, Fajriudin Fajriudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JIHHP.













































