Paradoks Ketergantungan dan Upaya Pelokalan dalam Industri Bantuan Kemanusiaan dari Bencana Sulawesi Tengah
DOI:
https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i2.3682Keywords:
Localization, Structural depedency, Humanitarian aid, Gender bias, Feminist political economyAbstract
Paradoks Ketergantungan dan Upaya Pelokalan dalam Industri Bantuan Kemanusiaan dari Bencana Sulawesi Tengah mengkaji tantangan struktural yang menghambat pelokalan dalam penanggulangan bencana di Indonesia, dengan fokus pada bias gender dalam konteks ekonomi neoliberal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketergantungan negara selatan terhadap negara utara dan implementasi pelokalan pascabencana, serta dampaknya terhadap perempuan di wilayah terdampak. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui analisis literatur, laporan media, dan data sekunder dari pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelokalan dimaksudkan untuk meningkatkan kemandirian lokal, penerapannya terbukti parsial dan bergantung pada kontribusi aktor non-pemerintah serta donor internasional. Hal ini menciptakan ketergantungan baru yang menghambat transformasi kerja kemanusiaan. Selain itu, bias gender terlihat dalam pengabaian kerja produktif perempuan di ruang domestik dan minimnya partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelokalan dalam kerangka ekonomi neoliberal memperpanjang ketimpangan struktural dan bias gender, sehingga diperlukan pendekatan ekonomi politik feminis yang lebih kritis untuk memastikan keadilan dalam kerja kemanusiaan.
References
Amanda YL, S., & Hafsa, S. (2023, Agustus 28). Mengais Rejeki Di Huntara dan Huntap Harapan Masa Depan Lebih Baik - Pijar Sulteng. https://pijarsulteng.com/mengais-rejeki-di-huntara-dan-huntap-harapan-masa-depan-lebih-baik.html
Audita, M., Kurnianto, K. S., & Iqbal, M. (2018, Oktober 2). JK: Status Bencana Nasional Ditetapkan Jika Pemda Sulteng Lumpuh. https://kumparan.com/kumparannews/jk-status-bencana-nasional-ditetapkan-jika-pemda-sulteng-lumpuh-1538480981478814553
Ayuwuragil, K. (2018, Agustus 21). Minta Tak Dipolitisasi, BNPB Jelaskan Dampak Bencana Nasional. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180821181822-20-324013/minta-tak-dipolitisasi-bnpb-jelaskan-dampak-bencana-nasional
Badan Kebijakan Fiskal - Pembiayaan dan Asuransi Risiko Bencana (PARB). (t.t.). Diambil 20 Oktober 2021, dari https://fiskal.kemenkeu.go.id/strategi-drfi/parb
Bryman, A. (2012). Social Research Methods 4th ed. Oxford University Press.
Cheek, W., & Chmutina, K. (2022). ‘Building back better’ is neoliberal post-disaster reconstruction. Disasters, 46(3), 589–609. https://doi.org/10.1111/disa.12502
Craggs, R. (2014). Development in a global-historical context. Dalam V. Desai & R. Potter (Ed.), The Companion to Development Studies (3rd ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203528983-8/1-DEVELOPMENT-GLOBAL-HISTORICAL-CONTEXT-RUTH-CRAGGS
FAKIH, M. (2016). Analisis gender dan transformasi sosial (15 ed.). INSISTPress.
Harcourt, W. (2016). The Palgrave Handbook of Gender and Development: Critical Engagements in Feminist Theory and Practice. Palgrave Macmillan, 53(9), 1689–1699.
Koch, D. J., & Rooden, A. (2024). Understanding and addressing the unintended effects of aid localisation. Development in Practice, 34(3), 351–363. https://doi.org/10.1080/09614524.2024.2303666
Nelson, J. A. (1995). Feminism and Economics. Dalam Journal of Economic Perspectives (Vol. 9, Nomor 2, hlm. 131–148). https://doi.org/10.1257/jep.9.2.131
Poerwandari, K. (2007). Pendekatan Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku. LPSP3. https://onesearch.id/Record/IOS3303.slims-1768#details
Potter, R. (2014). The nature of development studies. Dalam V. Desai & R. Potter (Ed.), The Companion to Development Studies (3rd ed., hlm. 38–42). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203528983-10/3-NATURE-DEVELOPMENT-STUDIES-ROBERT-POTTER
Samad, A., Erdiansyah, E., & Wulandari, R. (2020). Evaluasi Kebijakan Pemerintah Pasca Bencana (Studi Kasus Bencana di Sulawesi Tengah). Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), 9(1), 15–24. https://journal.umgo.ac.id/index.php/Publik/article/view/499
Wagemann, E., Maynard, V., & Simons, B. (2024). Housing and home-based work: Considerations for development and humanitarian contexts. Cities, 147. https://doi.org/10.1016/j.cities.2024.104833
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Stella Anjani Setiadi, Hariati Sinaga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JIHHP.













































