Hukuman KoruptorMakin Enteng, Korupsi Makin Marak

Main Article Content

Fitri Aini AfraAzhari
Mita Fitriani
Yoseph Hasudungan Siburian

Abstract

Hukuman yang Masih Rendah Bagi Para Koruptor di Indonesia dinilai tidak sebanding dengan uang yang dikorupsi. Perlu ada inovasi jenis hukuman sebagai efek jera terhadap perampok uang rakyat. Tujuannya satu yaitu agar keuangan negara bisa dipulihkan.


Menariknya justru intensitas hukuman yang diberikan kepada para koruptor kelas kakap lebih rendah dari pada kelas gurem. Koruptor yang mengorupsi negara bermilyar-milyar bahkan triliun hanya mendapat hukuman di bawah 10 tahun. Bahkan ada koruptor yang mendapat fasilitas kamar hotel dalam penjaranya. Mirisnya lagi ada yang bisa bepergian ke luar negeri saat masa tahanan. Ini menunjukkan bahwa hukum kita masih lemah. Rendahnya hukuman yang dijatuhkan kepada para koruptor belum dapat memberikan efek jera, sehingga mereka bisa saja masih terjangkit korupsi pada kasus yang lain.  

Article Details

How to Cite
Fitri Aini AfraAzhari, Mita Fitriani, & Yoseph Hasudungan Siburian. (2020). Hukuman KoruptorMakin Enteng, Korupsi Makin Marak. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 1(1), 42-59. https://doi.org/10.38035/jihhp.v1i1.357
Section
Articles