Tinjauan Efektivitas Pelayanan Rawat Jalan Akibat Down Sistem Pada SIMRS di RS AMC
DOI:
https://doi.org/10.38035/jemsi.v8i1.9748Keywords:
SIMRS, Down Sistem, Rawat Jalan, Efektivitas Pelayanan, Manajemen Rumah SakitAbstract
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan elemen vital dalam operasional rumah sakit, namun risiko terjadinya down system tetap menjadi tantangan yang dapat menghambat efektivitas pelayanan rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pelayanan rawat jalan ketika terjadi kegagalan sistem pada SIMRS. Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dalam menjalankan prosedur manual, ketersediaan formulir cadangan, kejelasan komunikasi dari unit IT mengenai durasi perbaikan, serta manajemen beban kerja petugas saat proses rekonsiliasi data pasca-sistem kembali normal. Meskipun prosedur mitigasi umumnya telah tersedia, kendala utama tetap terletak pada penurunan kecepatan pelayanan dan potensi terjadinya kesalahan input manual. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu melakukan penguatan infrastruktur teknologi secara preventif serta simulasi rutin penanganan down system guna menjaga stabilitas pelayanan dan kepuasan pasien dalam kondisi darurat teknis.
References
Akhtar, R., dkk. (2022). Analisis kesiapan dan mitigasi risiko gangguan sistem informasi kesehatan pada fasilitas pelayanan. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 115–124.
Hapriyani Ilmada, N. (2023). Evaluasi sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) menggunakan kerangka Human, Organization, and Technology (HOT-Fit). Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 6(1), 45–53.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Kementerian Kesehatan RI.
Pujilestari, A., dkk. (2024). Dampak down time SIMRS terhadap efisiensi waktu pelayanan pendaftaran rawat jalan. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Pelayanan Kesehatan, 12(1), 88–97.
Rahmadani, S., & Sugiarsi, S. (2021). Dampak down time SIMRS terhadap pelayanan di bagian pendaftaran rawat jalan. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 9(2), 101–108.
Setianingrum, R., dkk. (2023). Koordinasi antar unit dalam mitigasi bencana teknologi di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 55–63.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sidik Muhamad Ridwan, Desy Widyaningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI).






































































