Peningkatan Nilai Tambah Produk Minuman Tradisional melalui Desain Produk dan Standarisasi Proses Produksi Menggunakan Metode Why–Why Analysis (Studi Kasus pada Salah Satu UMKM Minuman Tradisional RW 7 Sunter Agung)

Authors

  • Agung Suprayitno Universitas Dian Nusantara, Jakarta, Indonesia
  • Suparyadi Suparyadi Universitas Dian Nusantara, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i5.8713

Keywords:

Nilai Tambah Produk, UMKM Minuman Tradisional, Desain Kemasan, SOP Produksi, Why–Why Analysis

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) minuman tradisional memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun masih menghadapi berbagai kendala yang menyebabkan rendahnya nilai tambah produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab rendahnya nilai tambah produk minuman tradisional serta menyusun usulan perbaikan melalui pengembangan desain produk dan kemasan serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada salah satu UMKM minuman tradisional di RW 7 Sunter Agung, Jakarta Utara. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pemilik usaha, kemudian dianalisis menggunakan metode Why–Why Analysis untuk menemukan akar penyebab permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM memiliki kapasitas produksi sekitar 20–25 botol per hari atau 500–600 botol per bulan dengan harga jual Rp5.000 per botol. Permasalahan utama yang ditemukan adalah kemasan produk yang masih sederhana tanpa identitas merek dan informasi produk yang memadai serta belum adanya SOP produksi yang terdokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa akar penyebab rendahnya nilai tambah produk berasal dari belum optimalnya desain kemasan dan belum adanya standarisasi proses produksi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian menghasilkan usulan perbaikan berupa pengembangan desain produk dan kemasan yang lebih informatif serta penyusunan SOP produksi yang mencakup tahapan persiapan bahan baku, pengolahan, pengemasan, dan penyimpanan produk. Usulan perbaikan tersebut diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha dalam meningkatkan nilai tambah produk dan mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.

References

Cousté, N. L., Martos-Partal, M., & Martínez-Ros, E. (2012). The power of a package: Product claims drive brand attitude and purchase intention. Journal of Advertising Research, 52(3), 364–375. https://doi.org/10.2501/JAR-52-3-364-375

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Sage Publications.

Harahap, E. F., Kurniawan, W., & Fadlia, G. (2024). Bakery packaging improvement through Kansei engineering: A multi-objective analysis of consumer preferences. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 23(1), 87–97. https://doi.org/10.23917/jiti.v23i1.4464

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2017). Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management (12th ed.). Pearson Education.

Jatmiko, H. A., Kurniawan, A., & Ma’arif, R. (2023). Redesigning food packaging using Kansei engineering method: Case study at Griya Produksi SME. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 22(1), 58–66. https://doi.org/10.23917/jiti.v22i1.21563

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education Limited.

Kusnadi, K., Sariningsih, E., Ariningrum, H., Puspita, I. L., & Abadi, S. (2024). Peningkatan nilai jual melalui kemasan produk UMKM olahan kacang bawang di Pekon Sudimoro Kecamatan Semaka. NEAR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 31–37. https://doi.org/10.32877/nr.v4i1.1790

Liker, J. K. (2021). The Toyota Way: 14 Management Principles from the World's Greatest Manufacturer (2nd ed.). McGraw-Hill Education.

Okka, A., Zulfah, H., & Stania, U. K. (2024). Redesign of food packaging using Kansei engineering and sustainability design. BIO Web of Conferences, 148, 04017. https://doi.org/10.1051/bioconf/202414804017

Silayoi, P., & Speece, M. (2007). The importance of packaging attributes: A conjoint analysis approach. European Journal of Marketing, 41(11–12), 1495–1517. https://doi.org/10.1108/03090560710821279

Slack, N., Brandon-Jones, A., & Johnston, R. (2022). Operations Management (11th ed.). Pearson.

Suprayitno, A., & Alhazami, L. (2025). Penyuluhan strategi distribusi dan rantai pasok pupuk organik untuk mendorong peningkatan penjualan pada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) RPTA Meruya Jakarta Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan, 3(4). https://doi.org/10.38035/jpmpt.v3i4.1707

Suprayitno, A. (2025). Analisa implementasi checksheet sebagai alat dokumentasi dan pengendalian mutu dalam perawatan sarana prasarana di Universitas XYZ. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 7(1). https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i1.6198

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Agung Suprayitno, & Suparyadi Suparyadi. (2026). Peningkatan Nilai Tambah Produk Minuman Tradisional melalui Desain Produk dan Standarisasi Proses Produksi Menggunakan Metode Why–Why Analysis (Studi Kasus pada Salah Satu UMKM Minuman Tradisional RW 7 Sunter Agung). Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 7(5), 4797–4805. https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i5.8713