Pengaruh Perceived Organizational Support dan Workload terhadap Burnout pada Karyawan Perusahaan Startup PT.X
DOI:
https://doi.org/10.38035/jemsi.v7i5.8224Keywords:
Perceived Organizational Support, Workload, Burnout, StartupAbstract
Fenomena burnout pada karyawan saat ini semakin meningkat seiring dengan berkembangnya dinamika kerja modern atau agile culture khususnya pada perusahaan startup yang memiliki karakteristik kerja cepat dan penuh tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived organizational support (POS) dan workload terhadap burnout pada karyawan perusahaan startup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang merupakan seluruh karyawan tetap perusahaan startup PT. X dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support memiliki hubungan negatif namun tidak signifikan terhadap burnout (β = -0,170; p > 0,05), sedangkan workload memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap burnout (β = 0,681; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,494) menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variansi burnout sebesar 49,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa workload merupakan faktor dominan yang mempengaruhi burnout pada karyawan startup. Oleh karena itu, organisasi perlu melakukan pengelolaan beban kerja yang efektif untuk mencegah terjadinya burnout.
References
Altaf, Z., & Khattak, A. K. (2025). Effect of workload on burnout among healthcare workers: Moderated by perceived organizational support. Pakistan Languages and Humanities Review, 9(2), 430–445. https://doi.org/10.47205/plhr.2025(9-II)35
Anandani, D. A., & Rahmasari, D. (2023). Hubungan beban kerja dengan burnout pada pegawai perusahaan startup. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 103–115. https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i2.53369
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The job demands–resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115
Chin, W. W. (1998). The partial least squares approach to structural equation modeling. In G. A. Marcoulides (Ed.), Modern methods for business research (pp. 295–336). Lawrence Erlbaum Associates.
Doğan, A., Ertuğrul, B., & Akin, K. (2024). Examination of workload perception, burnout, and perceived organizational support in emergency healthcare professionals: A structural equation model. Nursing & Health Sciences, 26(1), e13092. https://doi.org/10.1111/nhs.13092
Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507. https://doi.org/10.1037/0021-9010.71.3.500
Fadilasari, A., & Selviana, S. (2023). Hubungan antara lingkungan kerja dan beban kerja dengan burnout pada karyawan di PT Kredit Utama Fintech Indonesia. Psikologi Kreatif Inovatif, 3(3), 16–27.
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.
Ioniță, M., Popescu, E., & Tasente, T. (2024). The relationship between burnout, perceived organizational support and effort at work. Bulletin of Social Psychopathology, 14(Special Issue), 352–360. https://doi.org/10.47577/bspsychology.bsjop.v14i4.284
Khote, Y., Kinski, A., Sherly, S., Martin, C., & Jonata, A. (2024). Burnout ditinjau dari persepsi dukungan organisasi pada perawat di rumah sakit X. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 8(2), 770–781. https://doi.org/10.31955/mea.v8i2.4062
Maslach, C., & Jackson, S. E. (1981). The measurement of experienced burnout. Journal of Occupational Behaviour, 2(2), 99–113. https://doi.org/10.1002/job.4030020205
Maulina, A. R., & Wicaksono, D. A. (2021). Pengaruh work overload dan perceived organizational support terhadap job stress pegawai bank di masa pandemi. BRPKM, 1(1), 797–809. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.26952
Rahmania, W., & Afrianty, T. W. (2024). Pengaruh beban kerja dan perceived organizational support terhadap stres kerja dan intention to leave (Studi pada karyawan tetap Bank Jatim Cabang Malang). Niagawan, 14(1), 16–29.
Spector, P. E., & Jex, S. M. (1998). Development of four self-report measures of job stressors and strain: Interpersonal Conflict at Work Scale, Organizational Constraints Scale, Quantitative Workload Inventory, and Physical Symptoms Inventory. Journal of Occupational Health Psychology, 3(4), 356–367
Spector, P. E. (2022). Work overload and underload are both stressful. https://paulspector.com/work-overload-and-underload-are-both-stressful/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syabila Yashfie Amariezky, Maman Suratman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI).








































































