Efektivitas Permainan Tradisional Congklak Berbasis Unplugged Coding dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia 5-6 Tahun

Authors

  • Eka Putri Sulistia Hutabarat UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia
  • Hibana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i5.9693

Keywords:

Congklak, Unplugged Coding, Konsentrasi Belajar, Anak Usia Dini, Permainan Tradisional

Abstract

Konsentrasi belajar merupakan kemampuan penting yang perlu distimulasi sejak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak mempertahankan perhatian, mengikuti instruksi, dan menyelesaikan kegiatan pembelajaran. Penelitian terdahulu mengenai congklak lebih banyak diarahkan pada numerasi atau kemampuan kognitif tertentu, sementara penelitian unplugged coding lebih banyak menempatkan berpikir komputasional sebagai variabel hasil sehingga pengaruhnya terhadap konsentrasi belajar masih jarang dikaji. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas permainan tradisional congklak berbasis unplugged coding dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 18 anak kelompok B6 di TK Annur III Gondangan, Maguwoharjo, Yogyakarta. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi konsentrasi belajar sebelum dan sesudah lima kali pertemuan perlakuan (Misi Kode Huruf, Lintas Pola Si OX, CaMODE, Robot Congklak Time Attack, dan Congklak Unplugged Adventure), lalu dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan paired samples t-test. Skor rata-rata meningkat dari 28,00 menjadi 40,22, dengan perbedaan yang signifikan (t = -46,532, df = 17, p = 0,000). Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi prinsip unplugged coding ke dalam permainan tradisional, yang menunjukkan bahwa congklak dapat menjadi media konkret tanpa perangkat digital untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini.

References

Alotaibi, M. S. (2024). Game-based learning in early childhood education: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 15(1307881), 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1307881

Anekasari, R. N., Utami, C. T., & Sulastri, A. (2025). Metode pembelajaran dan aplikasinya dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini. Jurnal Tahsinia, 6(8), 1261–1274. https://doi.org/10.57171/jt.v6i8.815

Apriyanda, A., Lubis, N. K. M., Sinaga, N. A., Nadeak, A. C., & Siddik, F. (2024). Pengaruh olahraga permainan tradisional congklak terhadap perkembangan psikomotorik dan kognitif siswa sekolah dasar. Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial, 2(4), 201–210. https://doi.org/10.61132/sadewa.v2i4.1289

Chen, P., Yang, D., Metwally, A. H. S., & Lavonen, J. (2023). Fostering computational thinking through unplugged activities: A systematic literature review and meta-analysis. International Journal of STEM Education, 10(1), 10. https://doi.org/10.1186/s40594-023-00434-7

Dağ, F., Sumuer, E., & Durdu, L. (2023). The effect of an unplugged coding course on primary school students’ improvement in their computational thinking skills. Journal of Computer Assisted Learning, 39(6), 1902–1918. https://doi.org/10.1111/jcal.12839

Dilla, A. T., S. H., Ashari, N., Muliana, S., & Tadzkirah, T. (2024). Pengembangan permainan congklak dalam meningkatkan kemampuan numerasi pada anak usia 4-5 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 860–872. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.816

Gallen, C. L., Schaerlaeken, S., Younger, J. W., iLEAD Consortium, Anguera, J. A., & Gazzaley, A. (2023). Contribution of sustained attention abilities to real-world academic skills in children. Scientific Reports, 13(2637), 1–12. https://doi.org/10.1038/s41598-023-29427-w

Hu, W., Huang, R., & Li, Y. (2023). Young children’s experience in unplugged activities about computational thinking: From an embodied cognition perspective. Early Childhood Education Journal, 52(4), 1–14. https://doi.org/10.1007/s10643-023-01475-x

Milo, I. R., Dhiu, K. D., & Fono, Y. M. (2023). Pengembangan alat permainan tradisional congklak untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Citra Pendidikan Anak (JCPA), 2(2), 452–462. https://doi.org/10.38048/jcpa.v2i2.1164

Sulistia, E. P. H., Diana, R. R., & Rezeki, A. S. (2025). Implementasi unplugged coding games dalam meningkatkan kemampuan berpikir anak usia dini. Jurnal Muara Pendidikan, 10(1), 138–146. https://doi.org/10.52060/mp.v10i1.2690

Talalay, I. V. (2024). The development of sustained, selective, and divided attention in school-age children. Psychology in the Schools, 61(6), 2223–2239. https://doi.org/10.1002/pits.23160

Wilhelmina, G., Lestari, P. I., & Poerwati, C. E. (2024). Bali improve early childhood cognitive skills through traditional games congklak. Jurnal Ekonomika, Bisnis, dan Humaniora (JAKADARA), 3(1), 277–286. https://doi.org/10.36003/jd.v3i1.2982

Yunissafara, A., Suharti, S., Ningrum, M. A., & Safitri, D. G. L. (2026). Unplugged coding with traditional snacks: A quasi-experimental approach to enhancing early childhood computational thinking. Jurnal Pendidikan Anak, 15(1), 86–97. https://doi.org/10.21831/jpa.v15i1.2796

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Sulistia Hutabarat, E. P., & Hibana. (2026). Efektivitas Permainan Tradisional Congklak Berbasis Unplugged Coding dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(5), 3657–3666. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i5.9693