Konstruksi Wacana Pemberdayaan Perempuan dalam Konten Media Sosial Instagram @girlsbeyond.id: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i4.9017Keywords:
Pemberdayaan Perempuan, Analisis Wacana Kritis, Feminisme Neoliberal, Instagram, Media DigitalAbstract
Penelitian ini menganalisis konstruksi wacana pemberdayaan perempuan pada akun Instagram @girlsbeyond.id melalui konten pengembangan karier dan pengembangan diri perempuan muda di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar bagaimana media sosial mengonstruksi perempuan berdaya dalam budaya kerja digital kontemporer. Objek penelitian terdiri dari lima konten bertema produktivitas, karier dan keterampilan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @girlsbeyond.id menunjukkan kecenderungan feminisme neoliberal yang menggeser makna pemberdayaan perempuan menjadi tanggung jawab individual untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan produktivitas kerja. Dengan demikian, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana informasi, tetapi juga berperan dalam mereproduksi standar perempuan ideal di era digital.
References
Akram, S., Yousaf, M., Tasleem, I., Asghar, S., Ullah, A. A., Rizwan, M., & Masood, T. (2025). The Politics of Fashion and the Sale of Femininity: A Critical Discourse Analysis of Gendered Representation in Social Media Culture. https://doi.org/10.54660/.JFMR.2025.6.2.324-330
Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia Agustus 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id
Banet-Weiser, S., Gill, R., & Rottenberg, C. (2020). Postfeminism, popular feminism and neoliberal feminism? Feminist Theory, 21(1), 3–24.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.
Dwityas, N. A., Marta, R. F., & Briandana, R. (2023). Media sosial dan aktivisme digital perempuan. Jurnal Komunikasi, 18(2), 109–132.
Elgreatly, A. (2024). Investigating online gender empowerment campaigns. Insights into Language, Culture and Communication.
Eriyanto. (2001). Analisis wacana: Pengantar analisis teks media. LKiS.
Fairclough, N. (1995). Critical discourse analysis: The critical study of language. Longman.
Fairclough, N. (2003). Analyzing discourse: Textual analysis for social research. Routledge.
Gill, R. (2007). Postfeminist media culture. European Journal of Cultural Studies, 10(2), 147–166.
Handayani, R. (2022). Representasi perempuan dalam media sosial sebagai ruang partisipasi publik digital. Jurnal Komunikasi dan Media, 6(2), 88–97.
Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women’s empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464.
Kusuma, A., Al Barqi, M. F., Faisal, A., & Ulum, B. (2024). ANALISIS WACANA KRITIS DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TENTANG "WANITA KARIR" MODEL ANALISIS NORMAN FAIRCLOUGH. Communicative: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 5(1), 53-66.
McRobbie, A. (2020). Postfeminism and the politics of resilience: Essays on culture, media and the corporate academy. Polity Press. https://doi.org/10.1177/13675494211044174
Mukti, I., & Asriadi, M. (2023). REPRESENTASI PEREMPUAN PADA TAYANGAN VIDEO DALAM MEDIA SOSIAL TIKTOK. CORE: Journal of Communication Research, 1(2), 12-22. https://doi.org/10.47650/core.v1i2.882
Munfarida, E. (2014). Analisis wacana kritis dalam perspektif Norman Fairclough. KOMUNIKA, 8(1), 1–19.
Nasrullah, R. (2017). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, Dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Nurafifah, A., & Aisyiyah Rachma Dewi, P. (2026). WACANA KEBERDAYAAN PEREMPUAN DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PEREMPUAN BERKISAH. The Commercium, 10(1), 305–320. https://doi.org/10.26740/tc.v10i1.75455
Putri, D. A. Y., Ayuningrum, N. G., & Romadhan, M. I. (2025, January). ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH HAK PEREMPUAN DALAM UNGGAHAN INSTAGRAM @rahasiagadis. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL MAHASISWA KOMUNIKASI (SEMAKOM) (Vol. 3, No. 1, pp. 60-67).
Rottenberg, C. (2018). Neoliberal feminism and the future of human capital. Signs, 42(2).
Saputra, D., & Lisnarini, N. (2023). Kritik stereotipe perempuan pekerja domestik di media sosial. MEDKOM, 4(1), 46–61.
Sobari, T., & Sutrisno, A. (2025). AWK Norman Fairclough dalam wacana Turbulensi Kurikulum Merdeka. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa.
Widodo, W. R. S. M., & Yutanti, W. (2021). Kesetaraan gender dalam konstruksi media sosial. Jurnal Komunikasi Nusantara, 3(1), 44-55.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naomi Rakhmadina, Maria Febiana Christanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































