Pengaruh Psychological Well-Being dan Loneliness terhadap Quarter-Life Crisis pada Mahasiswa Dewasa Awal Program Studi Psikologi Universitas Prima Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.8146Keywords:
QLC, Kesejahteraan Psikologis, Kesepian, Dewasa Awal, MahasiswaAbstract
Masa dewasa awal merupakan periode yang penuh tantangan, terutama dalam hal penentuan arah hidup, karier, hubungan interpersonal, dan pencapaian tujuan jangka panjang. Banyak individu pada fase ini mengalami kebingungan, ketidakpastian, dan tekanan emosional yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis serta kemampuan mereka dalam mengambil keputusan penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Psychological Well-Being dan Loneliness terhadap Quarter-Life Crisis (QLC) pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia. Sampel penelitian terdiri dari 198 mahasiswa yang dipilih melalui metode purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala Likert yang mencakup skala QLC, Psychological Well-Being, dan Loneliness. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS Statistics 21 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis utama didukung, yakni terdapat hubungan yang signifikan antara psychological well-being dan loneliness terhadap QLC (F =103.221; p = 0.000; p < 0.05). Uji hipotesis minor menunjukkan bahwa Psychological Well-Being memiliki hubungan negatif signifikan dengan QLC (β = -0.483; p = 0.000), sedangkan Loneliness menunjukkan hubungan positif signifikan dengan QLC (β = 0.301; p = 0.000). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,509 mengindikasikan bahwa kedua variabel tersebut berkontribusi sebesar 50,9% terhadap QLC, sementara sisanya (49,1%) dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam studi ini.
References
Artiningsih, R. A., & Savira, S. I. (2021). Hubungan Loneliness Dan Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5), 21–31. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i5.41218
Azwar, S. (2022). Metode Penelitian Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2022). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi 2). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fitriana, L., Pratikto, H., & Aristawati. (2020). Psychological well-being pada penyintas COVID-19:Menguji peranan kebersyukuran. Journal of Psychological Research, 3(1),155-163. Website: https://aksiologi.org/index.php/inner
Flynn, S. (2020). Critical Disability Studies And Quarter Life Crisis: Theorising Life Stage Transitional Crisis For Disabled Emerging Adults. Disability and Society, 37(2), 183–205.https://doi.org/10.1080/09687599.2020.1822783
Hisan, A. D., & Dewi, D. K. (2024). Hubungan Antara Loneliness dengan Kecanduan Media Sosial Pada Siswa SMA X. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 1011–1021. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.13077
Lubis, A. Z., Sundah, M. C. S., Samosir, Y. W., Hasibuan, S. B., Marpaung, W., & Wastuti, S.N. Y. (2024). Analisis psychological well-being remaja di rehabilitasi BNN Deli Serdang (Analysis of the psychological well-being of adolescent drug users at BNN Deli Serdang rehabilitation). Jurnal Social Library, 4(1), Maret 2024. https://doi.org/10.51849/sl.v4i1.199.
Mudrikah, S., Budiman, N., & Rakhmat, C. (2024). Optimisme mahasiswa pascasarjana pada fase QLC. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 588–598. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i2.5620
Nuraini, I., & Laksmiwati, H. (2024). Pengaruh Kesepian Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 954-965.
Priyatno, D. (2023). Olah Data Sendiri: Analisis Regresi Linier dengan SPSS dan Analisis Regresi Data Panel dengan EViews. Yogyakarta: Andi.
Rachma, A. N., & Nastiti, D. (2025). The Relationship Between Psychological Well Being And Quarter Life Crisis In Fresh Graduate University Of Muhammadiyah Sidoarjo. Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity, 2(3), 289–300. https://doi.org/10.61796/icossh.v2i3.138
Reswara, A. A., Azzahra, H. N., Sonita, M. D. P., & Puri, V. G. S. (2024). The effect of mindfulness and loneliness on sense of purpose in individuals in the age of QLC. Journal of Indonesian Social Sciences, 6(2), 122–134. https://jiss.publikasiindonesia.id/index.php/jiss/article/view/1450
Robinson, O. C., Wright, G. R. T., & Smith, J. A. (2020). The Holistic Phase Model Of Early Adult Crisis. Journal of Adult Development, 27(1), 1–13. https://doi.org/10.1007/s10804-019-09327-2
Rosa, N. (2025, Juli 3). Kenapa Banyak Mahasiswa Terjebak QLC? Detik.com. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7992828/kenapa-banyak-mahasiswa-terjebak-quarter-life-crisis
Santrock, J. W. (2020). Life-Span Development (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sipahutar, A. S. B., Putri, T. K., Naldi, J. A., Marpaung, W., & Mirza, R. (2025). Pengaruh Strategi Coping Terhadap Psychological Well Being Guru SD di Medan. Jurnal Psikoedukasi Dan Konseling, 9(1), 1-8.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Valentino, K., & Hendrawan, D. (2025). Tinjauan Sistematis: Gambaran Quarter-life Crisis, Dampak, serta Faktor-faktor yang Memengaruhinya. Buletin Psikologi, 33(1), 26-47. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.98848.
Wibisono, G., & Hakim, Z. A. (2022). Telaah Literatur Sistematis Intervensi Dalam Usaha Meminimalisir Quarter Life Crisis. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 6(2), 75–88. https://doi.org/10.30762/happiness.v6i2.552
Yeler, Z., Berber, A., Ozdogan, A., & Cok, F. (2021). Understanding The Quarter-Life Crisis: Identity, Career Indecision, And Relational Challenges In Emerging Adulthood. Journal of Adult Development, 28(4), 281–293. https://doi.org/10.1007/s10804-021-09378-9
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Winida Marpaung, Inggrid Enjelina Sinaga , Emya Ramahta Tarigan, Markus Habinsaran Silitonga, Fahra Salsabila, Achmad Irvan Dwi Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































