Analisis Pengaruh Belanja Pegawai terhadap Total Belanja Daerah pada APBD Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2016-2025

Authors

  • Valentin Romualda Gaudiosa Bella Adur Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Sikka, Indonesia
  • Eugenius Besli Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Sikka, Indonesia
  • Yesita Madona Vikmart Mada Hekopung Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Sikka, Indonesia
  • Rikardus Gonzales Wea Libu Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Sikka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.8093

Keywords:

Belanja Pegawai, Belanja Daerah, APBD, Keuangan Daerah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja pegawai terhadap total belanja daerah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur periode 2016-2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan APBD dan publikasi statistik keuangan daerah. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja pegawai dan total belanja daerah mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun selama periode penelitian. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa belanja pegawai memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap total belanja daerah. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,999 menunjukkan bahwa sebagian besar variasi total belanja daerah dapat dijelaskan oleh belanja pegawai. Hasil uji t juga menunjukkan nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari 0,05 sehingga hipotesis penelitian diterima. Dengan demikian, belanja pegawai merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi besarnya total belanja daerah pada APBD Provinsi Nusa Tenggara Timur.

References

Aditya Putra, D. (2010). Analisis Pengaruh Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa, serta Belanja Modal terhadap Pendapatan Asli Daerah.

Ayu, M. (2020). Pengaruh Belanja Pegawai, Belanja Barang, dan Belanja Modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Badan Pusat Statistik. (2018). Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2026). Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jakarta: BPS.

Fitri, N., & Putri, S. (2019). Pengaruh Belanja Modal dan Belanja Pegawai terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Kawasan Barat Indonesia.

Fitriyani, E. N. I., & Suwarno, A. E. (2021). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Belanja Modal dan Belanja Pegawai terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023). Statistik Keuangan Pemerintah Daerah. Jakarta: Kementerian Keuangan.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2023). Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jakarta: Kemendagri.

Musgrave, R. A. (1959). The Theory of Public Finance. New York: McGraw-Hill.

Oates, W. E. (1972). Fiscal Federalism. New York: Harcourt Brace Jovanovich.

Rahmanda, R., Andini, R., Sitepu, C. R. A. B., Malau, V. M. T., & Banjarnahor, A. T. N. (2025). Analisis Pengaruh Belanja Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi.

Downloads

Published

2026-04-20

How to Cite

Bella Adur, V. R. G., Besli, E., Mada Hekopung, Y. M. V., & Wea Libu, R. G. (2026). Analisis Pengaruh Belanja Pegawai terhadap Total Belanja Daerah pada APBD Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2016-2025. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(3), 2220–2227. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.8093