Hubungan Antara Religiusitas dengan Quarter Life Crisis Generasi Z pada Fresh Graduate

Authors

  • Arya Syafaromania Rachma Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia
  • Siti Nabila Ramadhanti Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia
  • Ghozali Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.7980

Keywords:

Religiusitas, Krisis Seperempat Abad, Lulusan Baru

Abstract

Quarter Life Crisis sering terjadi pada generasi Z yang fresh graduate. Karena pesatnya perkembangan teknologi dan kurangnya pengalaman dalam bekerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi quarter life crisis adalah religiusitas. Religiusitas menjadi faktor penting dalam memberikan kekuatan bagi individu dalam menghadapi quarter life crisis. Selain itu, religiusitas juga menjadi faktor yang masih dipegang erat oleh masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara religiusitas dengan quarter life crisis generasi Z pada fresh graduate. Setelah dilakukan penelitian, terbukti bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan quarter life crisis generasi Z pada fresh graduate dengan korelasi yang kuat. Artinya, individu yang memiliki tingkat religiusitas tinggi mengalami quarter life crisis yang lebih rendah, begitupun sebaliknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alat ukur religiusitas dan quarter life crisis. Penelitian ini melibatkan 105 responden generasi Z yang fresh graduate. Data yang ada dilakukan uji hipotesis dengan teknik analisis korelasi spearman’s rho. Hasil uji korelasi memiliki taraf nilai signifikansi sebesar p=0.000 (p<0.05) dan nilai koefisien korelasi r = -0.534**. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan quarter life crisis generasi Z pada fresh graduate. Artinya, semakin tinggi tingkat religiusitas maka semakin rendah quarter life crisis yang dihadapi. Selain itu kekuatan dari korelasi antar variabel bersifat kuat. Penelitian ini dapat membantu orang tua dan praktisi psikologi membantu individu dalam menghadapi masa quarter life crisis.

References

Adinurani, P. G. (2022). Statistika non parametrik (aplikasi bidang pertanian, manual, dan spss). Deepublish.

Adua, O. J. P., & Pakpahan, B. J. (2023). Quarter-Life Crisis: Perspektif Spiritualitas Søren Kierkegaard untuk Menghadapi Tekanan dalam Studi Atas Pemuda GPIB Maranatha Bandung. Jurnal Amanat Agung, 19(1), 24-57. https://doi.org/https://doi.org/10.47754/jaa.v19i1.588.

Afrilia, D. D. (2022). Hubungan Antara Religiusitas Dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir UIN Walisongo Semarang. In Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (Vol. 33, Issue 1). Universitas Islam Negeri Walisongo.

Agustin, I. (2012). Terapi Dengan Pendekatan Solution-Focused Pada Individu Yang Mengalami Quarterlife Crisis. Universitas Indonesia. uri: https://lib.ui.ac.id/detail.jsp?id=20300702.

Ancok, D., & Suroso, F. N. (2011). Psikologi Islam Solusi Islam Atas Problem Problem Psikologi. Pustaka Pelajar.

Ancok, D., & Suroso, N. F. (2000). Psikologi Islami solusi Islam atas problem problem psikologi (3rd ed.). Pustaka Pelajar.

Anderson, D. R., Sweeney, D. J., Williams, T. A., Camm, J. D., Cochran, J. J., Fry, M. J., & Ohlmann, J. W. (2013). Quantitative Methods for Business. In South-Western (12th editi). South-Western.

Anggraini, D., Khumaedi, M., & Widowati, T. (2020). Validity and Reliability Contents of Independence Assessment Instruments of Basic Beauty Students for Class X SMK. Journal of Educational Research and Evaluation, 9(1), 40–46. https://doi.org/10.15294/jere.v9i1.42558.

Arnett, J. J. (2015). Emerging Adulthood: The Winding Road from the Late Teens Through the Twenties (2nd edition). In Oxford University Press (2nd ed., Vol. 15, Issue 1). https://doi.org/10.1093/acprof

Arsita, D., Nasution, I. N., & Ardian, A. P. (2024). Peran Religiositas terhadap Quarter-Life Crisis pada Dewasa Awal. Psychopolytan : Jurnal Psikologi, 8.

Azwar, S. (2018). Reliabilitas dan Validitas.

Black, A. S. (2010). “Halfway Between Somewhere and Nothing” : An Exploration of The Quarter-Life Crisis and Life Satisfaction Among Graduate Students. UMI Disertation Publishing, 130(2), 556. http://dx.doi.org/10.1016/j.jaci.2012.05.050

Budiastuti, D., & Bandur, A. (2018). Validitas Dan Reliabilitas Penelitian : Dilengkapi Analisis dengan NVIVO, SPSS, dan AMOS. In Mitra Wacana Media.

Cahyani, D. F., & Putri, N. S. (2024). Dampak Kecemasan Berlebih Terhadap Psikologis Gen Z (Usia Remaja). Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 3(3), 82–94. https://doi.org/10.3287/ljpbk.v1i1.325

Calista, Z. (2024). Agama Digital: Reklamasi Keimanan ala Generasi Z. Unair News. https://unair.ac.id/agama-digital-reklamasi-keimanan-ala-generasi-z/

Fischer, K. (2008). Ramen Noodles, Rent and Resumes: An After-College Guide to Life. SuperCollege.

G. Koenig, H., & Larson, D. B. (2001). Religion and mental health: evidence for an association. International Review of Psychiatry, 13(2), 67–78. https://doi.org/10.1080/09540260124661

Habibie, A., Syakarofath, N. A., & Anwar, Z. (2019). Peran Religiusitas terhadap Quarter-Life Crisis (QLC) pada Mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 5(2), 129. https://doi.org/10.22146/gamajop.48948

Khofifah, S., & Mardliyah, S. (2024). Hubungan Gaya Belajar dengan Hasil Belajar Peserta Didik Paket B di Homeschooling Pena Surabaya. J + PLUS : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah, 13(1), 65–69.

Mudasir. (2024). Hubungan Antara Religiusitas Dengan Strategi Regulasi Emosi Cognitive Reappraisal Pada Mahasiswa Tahun Pertama Di Jakarta. Universitas Paramadina.

Nash, R. J., & Michele, C. M. (2010). Book Review: Helping College Students Find Purpose: The Campus Guide to Meaning-Making. In Journal of Christian Education: Vol. os-52 (Issue 3). https://doi.org/10.1177/002196570905200309

Nashori, F., Mucharam, R. D., & Ru’iya, S. (2002). Mengembangkan kreatifitas: Perspektif psikologi Islam. Menara Kudus.

Oliver, A. (2022). Kupas tuntas definisi dan 4 tips mencari kerja untuk fresh graduate. Glints. https://glints.com/id/lowongan/fresh-graduate/

Pallant, J. (2020). SPSS Survival Manual: A Step by Step Guide to Data Analysis Using IBM SPSS (7th ed.). (7th Editio). Open University Press. https://doi.org/https://doi.org/10.4324/9781003117452

Pamungkas, P. R., & Hendrastomo, G. (2024). Quarter life crisis di kalangan mahasiswa. Saskara: Indonesian Journal of Society Studies, 4(1), 174–188.

Purnomo, S. (2014). Koefisien Korelasi Cramer Dan Koefisien Korelasi Phi Serta Penerapannya. Universitas Negeri Yogyakarta.

Rainer, P. (2023). Sensus BPS: Saat Ini Indonesia Didominasi Oleh Gen Z. GoodStats. https://data.goodstats.id/statistic/sensus-bps-saat-ini-indonesia-didominasi-oleh-gen-z-n9kqv

Robbins dan Wilner. (2001). Quarter-life crisis: The unique challenges of life in your twenties. In Penguin Putnam (Issue 2007). Penguin Putnam. http://www.amazon.com/dp/1585421065

Rosyiddin, A. A. A., & Afandi, N. A. (2023). Quarter-Life Crisis in Generation Z Adults. Proceedings of International Conference on Psychology, Mental Health, Religion, and Sprirituality, 1(1), 34–40. https://doi.org/10.29080/pmhrs.v1i1.1135

Sabilah, F. A. (2024). Hubungan Religiusitas Dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Fakultas Ushuluddin. Adab, Dan Dakwah IAIN Ponorogo Angkatan 2020. Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.

Sekaran, U. (2006). Metodologi penelitian untuk bisnis : Research methods for business (4 (ed.)). Salemba.

Setiawan, C. K., & Yosepha, S. Y. (2020). Pengaruh Green Marketing dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Produk The Body Shop Indonesia. Jurnal Ilmiah M-Progress, 10(1), 1–9.

Shapiro, S. S., & Wilk, M. B. (1965). An Analysis of Variance Test for Normality (Complete Samples). Biometrika, 52(3/4), 591. https://doi.org/10.2307/2333709

Son, A. L. (2019). Instrumentasi kemampuan pemecahan masalah matematis: analisis reliabilitas, validitas, tingkat kesukaran dan daya beda butir soal. Gema Wiralodra, 10(1), 41–52.

Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Statistik Nonparametris Untuk Penelitian (B. R. Setiadi (ed.)). Alfabeta.

Suhardiyanto. (2001). Pendidikan Religiusitas. Yogjakarta: Kanisius.

Sumartha, A. R. (2020). Pengaruh Trait Kepribadian Neuroticism Terhadap Quarter-Life Crisis Dimediasi Oleh Harapan Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (Vol. 2). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Suwarno. (2008). Analisis Korelasi. Universitas Veteran Bangun Nusantara.

Taqiyya, A. (2023). Negara Religius di Asia Tenggara dan Asia Selatan, Indonesia Peringkat Atas. GoodStats. https://data.goodstats.id/statistic/negara-religius-di-asia-tenggara-dan-asia-selatan-indonesia-peringkat-atas-VYpRL.

Tavakol, M., & Dennick, R. (2011). Making sense of Cronbach’s alpha. International Journal of Medical Education, 2, 53–55. https://doi.org/10.5116/ijme.4dfb.8dfd.

Wilson, C. (2025). Hubungan Growth Mindset Dan Fear Of Failure Dalam Mencari Kerja Pada Fresh Graduate. Universitas Negri Jakarta.

Zaman, S. N. (2024). Survey Deloitte: Kekhawatiran Gen Z dalam Hidup. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(1), 54–62. https://doi.org/10.37481/jmh.v4i1.658.

Downloads

Published

2026-04-06

How to Cite

Rachma, A. S., Ramadhanti, S. N., & Ghozali. (2026). Hubungan Antara Religiusitas dengan Quarter Life Crisis Generasi Z pada Fresh Graduate. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(3), 2023–2034. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.7980