Solidaritas Sosial (‘Asabiyyah) dalam Pemikiran Ibnu Khaldun: Studi atas Kemunduran Dinasti Abbasiyah (850–1258 M)

Authors

  • Afifi Takrimi Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Kasron Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.7975

Keywords:

Asabiyyah, Dinasti Abbasiyah, Ibnu Khaldun

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemunduran Dinasti Abbasiyah pada periode 850–1258 M melalui perspektif pemikiran Ibnu Khaldun, khususnya konsep ‘asabiyyah sebagai fondasi solidaritas sosial dan politik. Dengan menggunakan metode analisis pemikiran yang dipadukan dengan pendekatan historis, penelitian ini menelaah Al-Muqaddimah sebagai sumber primer teoritis dan Tārīkh al-Ṭabarī sebagai sumber primer historis, serta didukung oleh kajian sejarawan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemewahan elit, konflik politik internal, dominasi militer, krisis legitimasi khalifah, serta keruntuhan moral dan ekonomi secara bertahap melemahkan ‘asabiyyah dalam tubuh Abbasiyah. Melemahnya solidaritas sosial tersebut menyebabkan rapuhnya struktur kekuasaan, sehingga serangan Mongol pada 1258 M menjadi faktor pemercepat kehancuran kekhalifahan. Temuan ini menegaskan relevansi pemikiran Ibnu Khaldun dalam memahami dinamika kemunduran peradaban Islam.

References

Alatas, S. F. (2014). Applying Ibn Khaldūn. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203093597

Al-Fahmi, F. F., Fadhillah, A., Pujiastuti, R., Pauji, A., & Purnama, M. P. (2025). Sejarah Keemasan Islam: Dinasti Abbasiyah dan Kontribusinya. Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner, 1(3), 124–134. https://doi.org/10.51806/30CEVQ06

Al-Tabari, M. ibn J. (914). History of al-Tabarī. https://www.ebsco.com/research-starters/literature-and-writing/history-al-tabari

Dardiri, M. A., Waluyo, W., & Aquil, A. (2023). Kondisi Sosial-Politik Dinasti Abbasiyah dan Pengaruhnya terhadap Pendidikan Islam. Jurnal Asy-Syukriyyah, 24(1), 69–82. https://doi.org/10.36769/asy.v24i1.318

Donner, F. M. (2021). Narratives of Islamic Origins. Gerlach Press. https://doi.org/10.2307/j.ctv1b9f5gk

Efendi, Z. (2024). Ibnu Khaldun dan Teori Peradaban: Relevansi Pemikirannya dalam Dunia Modern. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 2198–2210. https://doi.org/10.31004/INNOVATIVE.V4I6.16620

El-Hibri, T. (2018). Parable and Politics in Early Islamic History : the Rashidun Caliphs. Columbia University Press.

Fikri, S., Bisri, A. M., & Rahmawati, S. (2026). Ketika Baghdad Bersinar: Masa Emas dan Akhir Dinasti Abbasiyah 750-1258 M. Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 2(1), 34–44. https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.597

Gottschalk, L. R. (1953). Understanding History, A Primer of Historical Method. Nursing Research, 2(1), 44. https://doi.org/10.1097/00006199-195306000-00021

Hodgson, M. G. S. (1974). The Venture of Islam: Conscience and History in a World Civilization (Vol. 3). The University of Chicago Press.

Huda, N. (2008). Pemikiran Ibn Khaldun tentang Ashabiyah. Jurnal Suhuf, 20(1).

Ibnu Khaldun. (1377). Muqaddimah.

Irfan. (2016). Peranan Baitul Hikmah dalam Menghantarkan Kejayaan Daulah Abbasiyah. Jurnal As-Salam, 1(2), 139–155. https://www.neliti.com/publications/293622/

Kennedy, Hugh. (2023). The Prophet and the Age of the Caliphates : the Islamic Near East from the Sixth to the Eleventh Century. Routledge, Taylor & Francis Group.

Kuntowijoyo. (1999). Pengantar Ilmu Sejarah. Yayasan Bentang Budaya.

Lapidus, I. M. (2014). A history of Islamic Societies. Cambridge University Press.

Lewis, B. (1991). The Political Language of Islam. University of Chicago Press.

Mahdi, M. (2015). Ibn Khaldûn’s Philosophy of History. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315670188

Matin, Masykur, & Gufron, I. A. (2025). Kritik Ibn Khaldun terhadap Budaya dan Kekuasaan: Analisis Konsep Ashabiyyah’ dalam Muqaddimah. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 1043–1049. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1179

Ningsih, Y. S., & Arbi. (2025). Kondisi Peradaban dalam Perkembangan Intelektual pada Masa Disintegrasi Dinasti Abbasiyah (Kemunduran Dan Kebangkitan: Peradaban Intelektual di Era Disintegrasi Abbasiyah). Inovasi Pendidikan Nusantara, 6(2), 338–347. https://ejurnals.com/ojs/index.php/ipn/article/view/1739

Nurtanti, A., & Wulandari, N. D. (2023). Masa The Golden Age dan Kemunduran Dinasti Abbasiyah. Jambura History and Culture Journal, 5(1), 70–81. https://doi.org/10.37905/jhcj.v5i2.20702

Raliby, O. (1962). Ibnu Khaldun tentang Masyarakat dan Negara. Bulan Bintang.

Sugari, D., & Hilalludin, H. (2025). Pemikiran Ibnu Khaldun tentang Peradaban Islam dan Relevansinya bagi Masyarakat Modern. Imanu: Jurnal Hukum Dan Peradaban Islam, 1(03), 01–15. https://www.risetcendikia.com/index.php/jurnal-imanu/article/view/12

Zulkarnaen, R. A., Fitriyanti, R., & Azmi, A. N. (2025). Kekuasaan dan Siklus Negara: Analisis Pemikiran Politik ’Ashabiyyah Ibnu Khaldun. Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies, 3(2), 119–128. https://doi.org/10.70367/arrasyiid.v3i2.33

Downloads

Published

2026-04-10

How to Cite

Lubis, A. T., & Nasution, K. (2026). Solidaritas Sosial (‘Asabiyyah) dalam Pemikiran Ibnu Khaldun: Studi atas Kemunduran Dinasti Abbasiyah (850–1258 M). Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(3), 2097–2105. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i3.7975