Hubungan Self-Determination dan Social Support terhadap Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7958Keywords:
Self-Determination, Social-Support, Quarter Life Crisis, Dewasa AwalAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena quarter-life crisis yang banyak dialami oleh individu pada masa dewasa awal. Quarter-life crisis ditandai dengan perasaan cemas, kebingungan arah hidup, dan ketidakpastian masa depan. Faktor internal seperti self-determination serta faktor eksternal seperti social-support diduga berperan dalam memengaruhi tingkat quarter-life crisis pada individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-determination dan social-support dengan quarter-life crisis pada dewasa awal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 122 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner self-report yang mengukur tingkat self-determination, social-support, dan quarter-life crisis. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-determination dan social-support memiliki hubungan yang signifikan negatif dengan quarter-life crisis. Semakin tinggi self-determination dan social-support yang dimiliki individu, maka semakin rendah tingkat quarter-life crisis yang dialami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor internal dan eksternal berperan penting dalam membantu individu dewasa awal menghadapi fase quarter-life crisis.
References
Adlu, K., Mubina, N., & Leometa, C. H. (2024). Menggali pengaruh social support terhadap quarter life crisis pada emerging adulthood di Indonesia. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 14(4), 779–790.
Adlu, F., Hidayat, R., & Setiawan, E. (2024). The Role of Social support in Reducing Quarter life crisis among Emerging Adults. Jurnal Psikologi Kontemporer, 9(1), 101–112.
Afandi, M., Afandi, N. H., Afandi, S. A., & Erdayani, R. (2023). Measuring the difficulties of early adulthood: The development of the quarter life crisis scale. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 8(3), 167–176.
Akgül, S. (2022). Self-determination and resilience among Generation Z during pandemic transitions. Journal of Positive Psychology, 17(3), 211–225.
Arnett, J. J. (2004). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties. Oxford University Press.
Artiningsih, R. A., & Savira, S. I. (2021). Hubungan loneliness dan quarter life crisis pada dewasa awal. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5).
Chaeruman, D. R. D., Nabila, F. I., Choli, J., Purwantini, L. (2024). Hubungan Social support Dan Self Esteem Dengan Subjective Well Being Pada Mahasiswa Universitas Islam “45” Bekasi. JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS), 2(2), 194–205. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i2.1535
Christanti, A & Wati, C. L. S. (2023). Hubungan Antara Social support Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Rantau Yang Berdomisili Di Dormitory Unika Atma Jaya. JURNAL PSIKO EDUKASI. 21(2). 106-122; DOI: 10.25170/psikoedukasi.v21i2.4947.
Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
Fatma, N., Irfan, N. F., Latiep, I. F. (2021). Analisis Keputusan Pembelian Produk Menggunakan Persepsi Harga dan Kualitas Produk. SEIKO : Journal of Management & Business. 4(2). 533-540. DOI: https://doi.org/10.37531/sejaman.v5i1.1674.
Hanimoğlu, F., Yıldız, M., & Şahin, S. (2025). Perceived social support and life satisfaction among emerging adults: The mediating role of resilience. Current Psychology.
Hasyim, F. F., Setyowibowo, H., Purba, F. D. (2024). Factor Contributing to Quarter life crisis on Early Adulthood: A Systematic Literature Review. Psychology Research and Behavior Management. 17.1-12. https://doi.org/10.2147/PRBM.S438866.
Howard, J. L., Gagné, M., & Bureau, J. (2020). Testing a continuum structure of self-determination theory motivation: A meta-analysis. Psychological Bulletin, 146(8), 775–806.
Ibda, F. (2023). Social support: Sebagai Bantuan Menghadapi Stres dalam Kalangan Remaja Yatim di Panti Asuhan. Intelektualita. 12(2). 153-172.
Itsnaini, N. R., & Riyono, B. (2024). The role of personality orientation in predicting quarter life crisis in emerging adulthood: An anchor personality approach. Humanitas: Indonesian Psychological Journal, 13–25.
Kurnia, R. A., Limanta, L. S., & Linando, B. F. (2024). Light in the shadow: A screenplay on self-determination in facing quarter-life challenges. Kata Kita, 12(3), 368–373.
Melati, I. S. (2025). Intervensi psikologis dalam mengatasi quarter life crisis pada dewasa awal. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1284–1290.
Muttaqin, D. (2023). Validitas struktur internal Self-determination Scale versi Indonesia: Pengujian struktur faktor, reliabilitas, dan invariansi pengukuran. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 9(1), 84–100.
Napier, C. E., Slemp, G. R., & Vella-Brodrick, D. A. (2024). Life crafting and self-determination: An intervention to help emerging adults create an authentic and meaningful life. Emerging Adulthood, 12(2), 108–122.
Nilamsari, G. A., Sugara, G. S., Sulistiana, D. (2020). Analisis Determinasi Diri Remaja. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice, and Research, 4(01), 20-33. https://journal.umtas.ac.id/innovative_counseling/article/view/873
Qonita, D. N., & Puspitadewi, N. W. S. (2022). Hubungan Quarter life crisis Dengan Turnover Intention Pada Generasi Milenial Kota Surabaya. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(9), 204–215. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i9.48223
Robbins, A., & Wilner, A. (2001). Quarterlife crisis: The unique challenges of life in your twenties. Penguin.
Robinson, O. C. (2015). Emerging adulthood, early adulthood, and quarter-life crisis: Updating Erikson for the twenty-first century. Journal of Adult Development, 22(4), 1–10.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.
Santoso, M, D. Y. (2021). Social support dalam Situasi Pandemi Covid-19. Jurnal Litbang Sukowati. 5(1). 11-26.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health psychology: Biopsychosocial interactions (8th ed.). Wiley.
Sulistiani, W., Fajrianthi, F., & Kristiana, I. F. (2022). Validation of the Indonesian Version of the Multidimensional Scale of Perceived Social support (MSPSS): A Rasch Model Approach. Jurnal Psikologi, 21(1), 89-103. https://doi.org/10.14710/jp.21.1.89-103
Suprayogi, M. N., & Santoso, W. B. (2024). Role of emotional maturity and social support in predicting quarter-life crisis in emerging adulthood. Engineering Proceedings, 74(65), 1–7.
Syahti, M. N., Surya, E. P. A., & Handayani, R. (2024). Quarter life crisis: Strategi untuk sukses dan personal growth. Jurnal Ekonomika dan Bisnis (JEBS), 4(4), 588–592.
Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The multidimensional scale of perceived social support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dian Indriani, Indah Aulia Nurhalisa, Sofia Tri Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































