Efektivitas Kemudahan Akses Informasi terhadap Minat Investasi Generasi Z di Era Digital melalui Trust dan Perceived Risk

Authors

  • Ahmad Shoim Universitas Muhammadiyah Kudus, Kudus, Indonesia
  • Fifi Endah Irawati Universitas Muhammadiyah Kudus, Kudus, Indonesia
  • Herri Wijaya Universitas Muhammadiyah Kudus, Kudus, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7794

Keywords:

Kemudahan Akses Informasi, Trust, Perceived Risk, Minat Investasi, Generasi Z

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong meningkatnya penggunaan platform investasi digital, khususnya di kalangan Generasi Z. Kemudahan akses informasi yang ditawarkan platform tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat investasi, namun masih dihadapkan pada permasalahan kepercayaan dan persepsi risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan akses informasi terhadap minat investasi digital Generasi Z dengan trust dan perceived risk sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Objek penelitian adalah Generasi Z yang telah mengenal atau menggunakan platform investasi digital. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modelling berbasis Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan akses informasi berpengaruh positif terhadap trust dan berpengaruh negatif terhadap perceived risk. Trust berpengaruh positif terhadap minat investasi, sedangkan perceived risk berpengaruh negatif terhadap minat investasi. Selain itu, trust dan perceived risk terbukti memediasi hubungan antara kemudahan akses informasi dan minat investasi digital Generasi Z. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemudahan dan kualitas akses informasi dapat meningkatkan kepercayaan, menurunkan persepsi risiko, dan mendorong minat investasi digital pada Generasi Z.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.

Bank Indonesia. (2024). Laporan perkembangan transaksi keuangan digital Indonesia. Bank Indonesia.

Bauer, R. A. (1960). Consumer behavior as risk taking. In R. S. Hancock (Ed.), Dynamic marketing for a changing world (pp. 389–398). American Marketing Association.

Che Hassan, N., Rahman, N., & Idris, F. (2023). Investment intention and decision making: A systematic literature review and future research agenda. International Journal of Economics and Finance, 15(3), 92–108.

Cheng, X., Fu, S., Sun, J., & Bilgihan, A. (2020). Understanding mobile payment users’ continuance intention: An empirical study of perceived risk and trust. Information Systems Frontiers, 22(2), 455–472.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

Febrianti, N. M. N., & Darma, G. S. (2023). Millennials’ intention to invest through securities crowdfunding platforms. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 26(1), 33–47.

Gefen, D., Karahanna, E., & Straub, D. W. (2003). Trust and TAM in online shopping: An integrated model. MIS Quarterly, 27(1), 51–90.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hsu, C. L., Lin, J. C. C., & Chiang, H. S. (2021). Perceived risk and trust in financial decision-making. Journal of Financial Services Marketing, 26(4), 357–372.

Kurniawati, M. (2023). The effect of investment motivation, perceived risk, and financial literacy on investment intention. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 14(3), 99–112.

Li, X., & Zhang, H. (2020). Information accessibility and investor confidence in the digital era. Journal of Financial Innovation, 7(1), 1–18.

Maulana, H. (2025). Factors affecting investment decision in Indonesia. Jurnal Keuangan Dan Bisnis, 15(1), 22–34.

McKnight, D. H., Choudhury, V., & Kacmar, C. (2002). Developing and validating trust measures for e-commerce: An integrative typology. Information Systems Research, 13(3), 334–359.

Nahdhiroh, U., & Ningtyas, M. N. (2025). Trust, financial literacy, and investment intention in securities crowdfunding. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 13(1), 74–86.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024. OJK.

Populix. (2025). Financial behavior report: Gen Z & millennial money habits. Populix Research Center. https://www.populix.co

Prasetyo, A., & Anwar, S. (2022). Pengaruh persepsi risiko terhadap minat investasi generasi muda di Indonesia. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 15(1), 45–57.

Putra, I. G. A., & Dewi, N. L. P. (2021). Pengaruh literasi keuangan dan kepercayaan terhadap minat investasi generasi muda. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 18(3), 301–312. https://ojs.unud.ac.id/index.php/Manajemen/article/view/59358

Sari, F., & Rahman, A. (2023). Dampak akses informasi terhadap persepsi risiko investor pemula. Jurnal Pasar Modal Indonesia, 11(1), 12–25.

Triana, B., Santoso, E., & Lestari, I. (2024). Membangun minat Generasi Z terhadap investasi reksa dana di Jawa Barat. Jurnal Investasi Dan Keuangan, 5(2), 79–88.

Widjanarko, W. (2023). Determinasi kemudahan akses informasi bagi keputusan investasi Generasi Z. Jurnal Ekonomi Modern, 9(1), 21–33.

Downloads

Published

2026-03-20

How to Cite

Shoim, A., Irawati, F. E., & Wijaya, H. (2026). Efektivitas Kemudahan Akses Informasi terhadap Minat Investasi Generasi Z di Era Digital melalui Trust dan Perceived Risk. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(2), 1830–1844. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7794