Pengaruh Kemudahan, Keamanan, dan Kepercayaan Penggunaan QRIS dan Impulse Buying terhadap Akuntabilitas dan Transparansi Pencatatan Keuangan Generasi Z di Era Cashless Society

Authors

  • Melia Putri Pangesti Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia
  • Aqamal Haq Universitas Trisakti, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7588

Keywords:

QRIS, Impulse Buying, Akuntabilitas, Transparansi, Generasi Z

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan mendorong perubahan sistem pembayaran menuju era cashless society, salah satunya melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Indonesia. Meskipun menawarkan kemudahan dan efisiensi transaksi, penggunaan QRIS juga dipengaruhi oleh aspek keamanan, kepercayaan, serta perilaku impulse buying yang berpotensi memengaruhi kualitas pencatatan keuangan, khususnya pada Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan, keamanan, dan kepercayaan penggunaan QRIS serta perilaku impulse buying terhadap akuntabilitas dan transparansi pencatatan keuangan Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan dan kepercayaan penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas dan transparansi pencatatan keuangan. Sementara itu, keamanan penggunaan QRIS berpengaruh signifikan dengan arah negatif. Selain itu, perilaku impulse buying juga berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas dan transparansi pencatatan keuangan Generasi Z. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku pengguna dan persepsi terhadap sistem pembayaran digital berperan penting dalam kualitas pengelolaan keuangan pribadi.

References

Anugraheni, T. D. (2023). Playing with Slovin’s formula sample size.

Bangsa, J. R., & Khumaeroh, L. L. (2023). Pengaruh persepsi manfaat dan kemudahan penggunaan terhadap keputusan penggunaan QRIS Shopeepay pada mahasiswa S1 Bisnis Digital Universitas Ngudi Waluyo. Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi, 3(1), 61–67.

Bank Indonesia. (2020). Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Bank Indonesia

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008 JSTOR

Fadlillah, S. A., Nugroho, J. A., & Sangka, K. B. (2021). Pengaruh kemudahan dan keamanan terhadap minat menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada pelaku UMKM binaan Bank Indonesia KPw Solo. BISE: Jurnal Pendidikan Bisnis dan Ekonomi, 7(1), 15–25.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harahap, R. A., & Zoraya, I. (2024). The influence of perceived ease of use, usefulness, and security on Gen Z’s interest in using Q-RIS (Quick Response Code Indonesian Standard) as a payment method. Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS), 3(3), 853–866.

Kusumastuti, S. Y., Nurhayati, Faisal, A., Rahayu, D. H., & Hartini. (2024) METODE PENELITIAN KUANTITATIF : Panduan lengkap Penulisan untuk Karya Ilmiah Terbaik.

Jasmine, K. C. A. (2025). Pengaruh perceived ease of use dan perceived security terhadap cashless society (QRIS) Generasi Z dengan impulsive buying sebagai variabel moderasi (Studi nasabah Bank Syariah Indonesia Kota Malang) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang].

Maaidah, E. P. S., Darmayanti, N., Abdullah, A. R., Suharsono, J., & Hartono. (2024). Analysis of usefulness of Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) for efficiency and accountability of MSMEs financial statements. Journal of Entrepreneurship and Business, 12(1), 135–147.

Mas’amah, B. (2021). Jurnal UIN Syekh Wasil Kediri (hlm. 15). Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri.

Mulyana, S. F. H. (2025). Pengaruh persepsi kebermanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, transparansi, kepercayaan, dan kepatuhan syariah terhadap minat menggunakan LinkAja Syariah pada kalangan Generasi Z dan Milenial di Yogyakarta [Skripsi, Universitas Islam Indonesia].

Nugraha, J. P., Alfiah, D., Sinulingga, G., Rojiati, U., Saloom, G., Rosmawati, F., Johannes, R., Kristia, M., Batin, M. H., Lestari, W. J., Khatimah, H., & Beribe, M. F. B. (2021). Teori perilaku konsumen. PT Nasya Expanding Management (Penerbit NEM).

Nurdiana, F. I., Baidlowi, I., Verlandes, Y., Purnomo, A. H., & Sarah, A. (2024). Pengaruh ketersediaan, efektivitas dan kemudahan penggunaan QRIS terhadap keputusan pembelian serta dampaknya bagi karakter generasi muda. Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi, 30(2), 51–64.

Puspitawati, L., & Effendy, M. M. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas keuangan (Survei pada Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kota Bandung). Jurnal Agregasi: Jurnal Aksi Reformasi Government Dalam Demokrasi, 9(1), 43–54.

Rahmawati, A. N., & Murtanto. (2023). Pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan uang elektronik (QRIS) pada mahasiswa akuntansi. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 1247–1256.

Sabila, N. A. (2023). Pengaruh kepercayaan, persepsi risiko, dan kemudahan penggunaan terhadap minat menggunakan e-wallet pada generasi milenial di Kota Bandung [Skripsi, Universitas Pasundan Bandung].

Saputri, O. B. (2021). Preferensi konsumen dalam menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebagai alat pembayaran digital. Jurnal Kinerja, 17(2), 237–247.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Research methods for business: A skill-building approach (8th ed.). John Wiley & Sons.

Septa, A., & Budiwitjacksono, G. S. (2023). Perceived ease and security of using QRIS towards cashless society (Case study of accounting students UPN “Veteran” East Java). International Journal of Entrepreneurship and Business Development, 6(4), 725–736.

Sudiatmika, N. B. P., & Martini, I. A. O. (2022). Faktor-faktor mempengaruhi niat pelaku UMKM Kota Denpasar menggunakan QRIS. Jurnal Magister Manajemen Unram, 11(3), 239–254.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-19). Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif.

Sukwika, T. (2023). Menentukan populasi dan sampling. Dalam W. Wahyudi et al. (Eds.), Metode penelitian: Dasar praktik dan penerapan berbasis ICT (pp. 159–173). Mifandi Mandiri Digital.

Venkatesh, V., & Bala, H. (2008). Technology acceptance model 3 and a research agenda on interventions. Decision Sciences, 39(2). https://doi.org/10.1111/j.1540-5915.2008.00192.x Wiley Online Library

Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A theoretical extension of the technology acceptance model: Four longitudinal field studies. Management Science, 46(2), 186–204. https://doi.org/10.1287/mnsc.46.2.186.11926 INFORMS Pubs Online

Wicaksono, S. R. (2022). Teori dasar technology acceptance model. CV Seribu Bintang.

Downloads

Published

2026-03-13

How to Cite

Pangesti, M. P., & Haq, A. (2026). Pengaruh Kemudahan, Keamanan, dan Kepercayaan Penggunaan QRIS dan Impulse Buying terhadap Akuntabilitas dan Transparansi Pencatatan Keuangan Generasi Z di Era Cashless Society. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(2), 1697–1711. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7588