Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Senam Ritmik dengan Gerakan Manipulatif di TK Makarti

Authors

  • Devi Marta Sari Universitas Pendidikan Muhammadiyah, Sorong, Indonesia
  • Waskito Aji Suryo Putro Universitas Pendidikan Muhammadiyah, Sorong, Indonesia
  • Saiful Anwar Universitas Pendidikan Muhammadiyah, Sorong, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6866

Keywords:

Motorik Halus, Anak Usia Dini, Senam Ritmik, Gerakan Manipulatif, Sumpit

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini, karena berkaitan dengan kemampuan koordinasi tangan dan mata serta keterampilan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, masih banyak anak yang mengalami kesulitan dalam mengontrol gerakan halusnya karena kurangnya stimulasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan senam ritmik dengan gerakan manipulatif di TK Makarti. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam beberapa siklus, dengan subjek penelitian yaitu anak-anak kelompok B TK Makarti. Kegiatan senam ritmik dilakukan dengan menggunakan alat bantu berupa sumpit, yang dirancang untuk melatih kekuatan, kelenturan, dan koordinasi jari tangan anak. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas anak selama kegiatan berlangsung dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik halus anak setelah mengikuti kegiatan senam ritmik dengan gerakan manipulatif menggunakan sumpit. Anak menjadi lebih terampil dalam memegang benda kecil, menggunting, dan menulis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan senam ritmik dengan gerakan manipulatif menggunakan sumpit efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di TK Makarti.

References

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Basrowi, & Suwandi. (2008). Memahami penelitian kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (2003). Kurikulum pendidikan anak usia dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. (Dokumen Pemerintah)

Gallahue, D. L., & Ozmun, J. C. (2006). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (6th ed.). New York: McGraw-Hill.

Hurlock, E. B. (1991). Perkembangan anak (Edisi 6). Jakarta: Erlangga.

Kusumaningtyas, I. (2016). Pengembangan motorik halus anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.

Mansur. (2011). Pendidikan anak usia dini dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Montessori, M. (1992). The Montessori method. New York: Schocken Books.

NAEYC. (1992). Guidelines for developmentally appropriate practice in early childhood education programs. Washington, DC: National Association for the Education of Young Children. (Pedoman Organisasi)

Nurhasan. (2010). Senam ritmik untuk anak usia dini. Bandung: FPOK UPI.

Olber, S. (2012). Metode wawancara dalam penelitian kualitatif. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Santrock, J. W. (2007). Child development (11th ed.). New York: McGraw-Hill.

Subana. (2011). Dasar-dasar penelitian ilmiah. Bandung: Pustaka Setia.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian administrasi. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno. (2012). Senam ritmik: Teori dan praktik. Jakarta: PT Remaja Rosdakarya.

Taylor, S. J., & Bogdan, R. (2016). Pengantar metode penelitian kualitatif: Panduan dan sumber daya (Edisi ke-4). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Sari, D. M., Suryo Putro, W. A., & Anwar, S. (2025). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Senam Ritmik dengan Gerakan Manipulatif di TK Makarti. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(1), 560–569. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6866