KESALAHAN DALAM PELAFALAN KONSONAN HENING SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MARDI YUANA BOGOR

Main Article Content

Erwin Januar
Wahyu Budi

Abstract

Penelitian ilmiah berjudul “Kesalahan Pelafalan Konsonan Hening Siswa Sekolah Menengah Pertama” ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik umum kesalahan pelafalan pada konsonan hening yang dibuat oleh siswa sekolah menengah pertama dan untuk mengetahui gangguan bahasa Indonesia terhadap pelafalan konsonan hening siswa sekolah menengah pertama. Metode yang peneliti gunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dan sebagai datanya, peneliti merekam suara-suara dari enam siswa sekolah menengah pertama dalam melafalkan kata-kata yang memiliki konsonan hening. Ada dua puluh kata yang memiliki konsonan hening untuk setiap subjek. Dengan menggunakan analisis kesalahan, peneliti mendiagnosis kesalahan yang dibuat oleh siswa sekolah menengah pertama ke dalam beberapa kategori, dan dengan menggunakan analisis perbandingan, dia membandingkan kesalahan yang dibuat oleh siswa sekolah menengah pertama dengan gangguan bahasa Indonesia dalam mengucapkan kata-kata bahasa Inggris yang memiliki konsonan hening.

Article Details

How to Cite
Januar, E., & Budi, W. (2021). KESALAHAN DALAM PELAFALAN KONSONAN HENING SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MARDI YUANA BOGOR. JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL, 2(2), 870-879. https://doi.org/10.38035/jmpis.v2i2.681
Section
Articles

References

Bintarti, S. (2015). Metode Penelitian Ekonomi Manajemen Edisi Pertama. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Yiing, C. Kho, I. (2011). An Analysis of Pronunciation Errors in English of Six Utar Chinese Studies Undergraduates. Arts (Hons) English Language Faculty of Arts and Social Science Tunku Abdul Rahman University.
Darus, S. & Subramaniam K. (2009). Error Analysis of the Written English Essays of Secondary School Students in Malaysia: A Case Study. European Journal of Social Science.
Faizah, L. (2013). An Error Analysis of Pronunciation of Silent Letters in English Words Made by the Tenth Grade Students at SMAN 1 Wonoayu Sidoarjo. Surabaya: English Education Department Faculty of Education and Teacher Training State Institute for Islamic Studies Sunan Ampel.
Forel, C.A. and Puskas, G. (2005). Phonetics and Phonology. University of Geneva.
Fromkin, V. and Rodman, R. (2011). An Introduction to Language Ninth Edition. Harcourt Brace College Publisher.
Gao, L. L. (2005). Pronunciation Difficulties Analysis: A Case Study – Using Native Language Linguistic Background to Understand a Chinese English learner’s Pronunciation Problem. Celea Journal.
Hancock, B., Ockleford, E., and Windridge, K. (2013). An Introduction to Qualitative Method. The NHIR research Design Service for Yorkshire & the Number.
Hrubes, P. (2008). Some Problems with the Pronunciation of English Typical of Native Speakers of German (a tentative case study). MASARYK UNIVERSITY.
Kushartanti, and Yuwono, U. (2007). Pesona Bahasa. Jakarta: Gramedia. McMAhon, A. (2002). An Introduction to English Phonology. Edinburgh Eniversity Press.
Ojo, B. J (PhD) & Umera-Okeke, N. (2008). English Pronunciation Errors: A Case Study of Amhara and Oromia Regions of Ethiopia.
Pallawa, B.A. (2007). A Comparative Analysis Between English and Indonesian Phonological System. Department of English Language and Teaching Faculty of Teachers Training and Educational Sciences Tadulako University.
Ramelan. (2003). English Phonetics. IKIP Semarang Press.
Suryana. (2010). Methodologi Penelitian Model Praktis Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Universitas Pendidikan Indonesia.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Trofimovich, P., Gatbonton, E. & Segalowitz, N. (2007). A Dynamic Look at L2 Phonological Learning: Seeking Processing Explanations for Implicational Phenomena, Studies in Second Language Acquisition.