Analisis Kritis Capaian Pembelajaran Kompetensi Literasi Membaca Teks Non-Sastra dalam Buku Bahasa Indonesia Kelas VII Berdasarkan Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6802Keywords:
Kurikulum Merdeka, Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Literasi Membaca, Teks Non-SastraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara Tujuan Pembelajaran (TP) dan Capaian Pembelajaran (CP) pada elemen membaca dan memirsa dalam buku Bahasa Indonesia Kelas VII terbitan Kemendikbudristek berdasarkan Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis isi (content analysis). Data berupa teks non-sastra dalam buku ajar dianalisis berdasarkan kesesuaian isi materi dengan indikator capaian pembelajaran fase D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum TP dalam buku ajar telah selaras dengan CP, terutama pada aspek memahami informasi eksplisit dan implisit, menafsirkan makna tersurat dan tersirat, serta menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif. Kesesuaian paling tinggi ditemukan pada materi teks deskripsi, prosedur, berita, tanggapan, dan surat. Namun demikian, masih terdapat kecenderungan bahwa beberapa TP berfokus pada keterampilan teknis dan mekanistik sehingga aspek interpretatif dan reflektif perlu diperkuat. Pembelajaran membaca dan memirsa dalam Kurikulum Merdeka menunjukkan arah literasi yang lebih kontekstual dan multimodal, namun pelaksanaannya memerlukan peran aktif guru dalam mengembangkan kegiatan literasi kritis di kelas.
References
Adla, R., & Maulida, A. (2020). Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan Bermutu. Jakarta: Prenada Media.
Angga, M., Sari, D., & Wibowo, F. (2023). Dinamika perubahan kurikulum dan implikasinya terhadap sistem pendidikan nasional. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 14(5), 5877–5889.
Ardiansyah, A., Hidayat, R., & Nuraini, T. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(2), 45–56.
Bahri, S. (2017). Teori dan Aplikasi Pengembangan Kurikulum. Bandung: Alfabeta.
Cantika, R. (2022). Hubungan antara implementasi kurikulum dan pengalaman belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan Humaniora, 10(3), 211–220.
Cholilah, S., Hidayat, M., & Setyowati, R. (2023). Evaluasi kurikulum sebagai upaya peningkatan mutu pembelajaran. Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesia, 8(1), 56–67.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Denty, N. (2023). Kurikulum Merdeka sebagai bentuk penyederhanaan pembelajaran pascapandemi. Jurnal Pendidikan Nasional, 12(1), 1–10.
Dewi, R. (2022). Peranan buku teks dalam pengembangan karakter peserta didik. Jurnal Literasi Pendidikan, 4(2), 133–141.
Fadhillah, N., & Wahyudin, D. (2024). Peluang dan tantangan penerapan kurikulum merdeka di sekolah menengah. Jurnal Kajian Kurikulum Indonesia, 6(1), 34–49.
Fairclough, N. (1992). Critical Language Awareness. London: Longman.
Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.
Gibson, R. (1998). Revolution and Civilization: The Power of Information in Society. London: Routledge.
Harjasujana, A. (1988). Bahasa dan Literasi dalam Pembangunan Nasional. Bandung: ITB Press.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase D (SMP/MTs). Jakarta: Kemendikbudristek.
Kress, G., & Van Leeuwen, T. (2001). Multimodal Discourse: The Modes and Media of Contemporary Communication. London: Arnold.
Makkawaru, A. (2019). Pendidikan sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 7(3), 112–121.
Muh Nasir, S., Putri, R., & Sihombing, D. (2022). Analisis komponen utama kurikulum dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 9(1), 101–110.
Muhlis, M., Kuntoro, S., & Purba, R. (2024). Relevansi buku teks pelajaran terhadap kurikulum merdeka. Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 15(1), 121–134.
Nidayadnya, I., & Budias, D. (2022). Keselarasan buku teks dengan kurikulum. Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(2), 523–532.
Nurgiyantoro, B. (2019). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurwiatin, N. (2022). Fleksibilitas pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Kurikulum dan Inovasi Pendidikan, 5(1), 44–57.
Perkins, D., & Blythe, T. (1994). Teaching for understanding. Educational Leadership, 51(5), 4–10.
Santika, M., Lestari, A., & Pramono, B. (2022). Reformasi kurikulum dalam konteks pendidikan nasional. Jurnal Pendidikan dan Inovasi Kurikulum, 3(4), 88–97.
Sanusi, A. (1998). Pendidikan dan Percepatan Peradaban Bangsa. Bandung: Alfabeta.
Street, B. V. (1984). Literacy in Theory and Practice. Cambridge: Cambridge University Press.
Yamin, M., & Syahrir, S. (2020). Kebijakan Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatisa Miftahurrizkia Sayuti, St. Nurbaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































