Analisis Historis Faktor Sosio-Politik dalam Kemerosotan Ilmu Kalam pada Masa Pasca Al-Ghazali di Dunia Sunni

Authors

  • Dede Yusup Universitas Paramadina, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6702

Keywords:

Ilmu Kalam, Al-Ghazali, Transformasi Institusional, Patronase Keilmuan, Revitalisasi Teologi

Abstract

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor sosio-politik yang mempengaruhi kemerosotan Ilmu Kalam pada masa pasca Al-Ghazali di dunia Sunni. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis historis-interpretif, penelitian ini mengungkap kompleksitas transformasi pemikiran kalam yang terjadi melalui tiga fase utama: transisi, konsolidasi, dan standardisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemerosotan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terjalin, termasuk fragmentasi politik pasca era Abbasiyah, perubahan pola patronase keilmuan, transformasi institusional dalam sistem pendidikan Islam, dan tekanan eksternal dari invasi Mongol serta Perang Salib. Konvergensi antara tasawuf, fiqh, dan kalam menghasilkan pergeseran orientasi dari kajian teoretis-spekulatif menuju pendekatan praktis-legalistik. Perubahan metodologis dalam transmisi pengetahuan, dari sistem dialektis ke penekanan pada memorisasi, berkontribusi pada menurunnya kreativitas intelektual. Warisan historis dari periode ini terus mempengaruhi upaya revitalisasi pemikiran teologis Islam kontemporer, menciptakan tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan framework teologis yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman.

References

Abdullah. (2021). Sejarah Serta Dinamika Pembaharuan Lembaga Pendidikan Islam Di Indonesia (Surau, Pesantren Dan Madrasah). PANDAWA : Jurnal Pendidikan Dan Dakwah, 6(1), 54–69.

Abdullah. (2023). Islamic Ethics and the Genome Question. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Abdullah dan Hassan. (2022). Melacak Akar dan Perkembangan Konservatisme Islam dalam Dinamika Perpolitikan Indonesia. JRP (Jurnal Review Politik), 9(1), 50–71. https://doi.org/10.15642/jrp.2019.9.1.50-71

Ahmad dan Hassan. (2022). Transformasi Intelektual dan Kultural : Perkembangan Islam Pasca Serangan Mongol. 1, 432–437.

Ahmad dan Hassan. (2023). The Evolution of Islamic Educational Institutions in North Sumatra Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 1–19. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i1.4419

Ahmad dan Rahman. (2022). Disintegration: Dynamics and Polemics of Umayyad and Abbasid Leadership. International Journal of Educational Narratives, 1(6), 282–296. https://doi.org/10.55849/ijen.v1i6.341

Fatima. (2023). The Role Mosque As Centers For Education And Social Engagement In Islamic Communities. Jurnal Bina Ummat Stidnatsir, 6(2), 5–10.

Fatima. (2024). Reconstructing the Islamic Education Paradigm in Indonesia. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 22(2), 294–310. https://doi.org/10.32729/edukasi.v22i2.1918

Hasan. (2023). Islamic Epistemology. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 12, 386–396. https://doi.org/10.30595/pssh.v12i.825

Ibrahim. (2024). Pemikiran Kalam Dalam Konteks Kekinian. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 12(1), 105. https://doi.org/10.18592/jiu.v12i1.287

Karim dan Ibrahim. (2024). Peran Ilmu Kalam dalam Memperkuat Spiritualitas Umat Islam. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 16(1), 170–177. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i1.2975

Karim, M. A. (2023). DRAWING A “GEOPOLITICS” OF MEDIEVAL MIDDLE EAST:Political Alliance and Rivalry among Islamic Caliphates, the Mongols, and the European Kingdoms. Al-Jami’ah, 61(2), 267–296. https://doi.org/10.14421/AJIS.2023.612.267-296

Mahmood & Ali. (2020). TRANSFORMASI PEMIKIRAN AL-GHAZALI DARI KECENDERUNGAN RASIONAL KE SUFISTIK (Telaah Kritis Epistemologi Sejarah Pemikiran). Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan Dan Hukum Islam, 18(2), 379. https://doi.org/10.29062/arrisalah.v18i2.400

Rahman. (2024). Islamic theology between tradition and challenge of modernity. Islam and Christian-Muslim Relations, 23(3), 267–277. https://doi.org/10.1080/09596410.2012.686263

Rahman dan Abdullah. (2023). Eksploitasi Seksual Komersial Anak di Indonesia. Medan, Restu Printing Indonesia, Hal.57, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.

Rahman dan Zainab. (2022). Tinjauan Ilmu Kalam Pemikiran Ulama Modern Menurut Muhammad Iqbal. 5(2).

Yusuf dan Ibrahim. (2022). Transformation of Islamic Education Through Integrated Islamic Schools. Edukasi, 12(1), 52–66.

Zahra. (2024). STUDIISLAMDENGAN PENDEKATANFENOMENOLOGIS. 8, 156–173.

Zainab. (2023). An Analysis of the New Kalam Movement in Its Historical and Intellectual Context. Islam Tetkikleri Dergisi, 13(2), 581–604. https://doi.org/10.26650/iuitd.2023.1240015

Zainab. (2024). Issues in Contemporary Islamic Thought. In Issues in Contemporary Islamic Thought. https://doi.org/10.2307/j.ctvk8w1ww

Downloads

Published

2025-12-20

How to Cite

Yusup, D. (2025). Analisis Historis Faktor Sosio-Politik dalam Kemerosotan Ilmu Kalam pada Masa Pasca Al-Ghazali di Dunia Sunni. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(1), 286–297. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6702