Analisis Representasi Indikator Berpikir Kritis dalam Buku Teks Bahasa Indonesia SMP Kelas VIII
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6637Keywords:
Berpikir Kritis, Analisis Isi, Buku Teks Bahasa Indonesia, SMP, EnnisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi keterampilan berpikir kritis dalam buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VIII terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021. Fokus kajian diarahkan pada pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam buku teks dengan menggunakan enam indikator berpikir kritis yang dirumuskan oleh Robert H. Ennis, yaitu merumuskan masalah, memberikan argumen, melakukan deduksi, melakukan induksi, mengevaluasi, serta mengambil keputusan dan bertindak. Metode yang digunakan adalah analisis isi dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data berupa 119 pertanyaan dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan indikator berpikir kritis Ennis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator berpikir kritis yang paling dominan adalah merumuskan masalah, disusul oleh memberikan argumen dan melakukan induksi. Sementara itu, indikator deduksi, evaluasi, serta mengambil keputusan dan bertindak muncul dalam jumlah yang terbatas. Simpulan penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia SMP kelas VIII sudah berupaya menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, namun distribusi indikator masih belum merata.
References
Jenike, H., & Mukhlis, A. (2023). Critical thinking and 21st century skills in Indonesian language textbooks. Journal of Language and Education, 9(2), 45–59.
Kemendikbudristek. (2022). Permendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 tentang Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
OECD. (2023). PISA 2023 results: Country note for Indonesia. Paris: OECD Publishing.
Saputro, D., Sabardila, A., Prayitno, H., & Markhamah. (2021). HOTS-based questions in Indonesian language textbooks: A content analysis. Indonesian Journal of Educational Research, 5(1), 12–25.
Waller, B. N. (2012). Critical thinking: Consider the verdict (6th ed.). Boston: Pearson.
Zuhry, M. (2025). Kritik literasi digital di era brain rot. Jakarta: Prenada Media.
Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois.
Jenike, H., & Mukhlis, A. (2023). Critical thinking and 21st century skills in Indonesian language textbooks. Journal of Language and Education, 9(2), 45–59.
Kemendikbudristek. (2022). Permendikbudristek Nomor 008/H/KR/2022 tentang Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
OECD. (2023). PISA 2023 results: Country note for Indonesia. Paris: OECD Publishing.
Saputro, D., Sabardila, A., Prayitno, H., & Markhamah. (2021). HOTS-based questions in Indonesian language textbooks: A content analysis. Indonesian Journal of Educational Research, 5(1), 12–25.
Waller, B. N. (2012). Critical thinking: Consider the verdict (6th ed.). Boston: Pearson.
Zuhry, M. (2025). Kritik literasi digital di era brain rot. Jakarta: Prenada Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Anisa, Novi Anograjekti, Saifur Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































