Kearifan Lokal Nama Keramat (Ngara Katto) dalam tradisi Wewewa di Sumba dan Dampak Sosial Penyebutannya di Lingkungan Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i4.6619Keywords:
Dampak Sosial, Kearifan Lokal, Lingkungan Sekolah, Nama Keramat, Tradisi WewewaAbstract
Penelitian ini mengangkat tema Kearifan Lokal Nama Keramat (Ngara Katto) dalam tradisi Wewewa di Sumba dan Dampak Sosial Penyebutannya di Lingkungan Sekolah. Pemberian nama pada seorang anak berdasarkan nama salah seorang leluhur menurut garis keturunan ayah (patrilineal). Nama diberikan melalui ritual adat marapu. Nama keramat adalah nama yang menyertai nama diri, namun dipandang tabu untuk disebutkan pada tempat yang kurang tepat. Persoalan sering timbul bila nama keramat ini dijadikan panggilan atau candaan di lingkungan sosial, termasuk lingkungan sekolah. Penyebutan nama keramat berpotensi membawa konflik yang serius baik konflik vertikal yaitu kemarahan leluhur yang mendatangkan tulah berupa penyakit, malapetaka, maupun konflik horizontal berupa ketersinggungan yang membawa perselisihan atau perkelahian dengan sesama. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kearifan lokal nama keramat (ngara katto) dalam masyarakat Wewewa dan dampak penyebutannya di sekolah. Metode yang digunakan adalah metode etnografi dengan pendekatan kualitatif. Wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Adapun hasil penelitian ini adalah (1) Penamaan anak menunjukkan persembahan hidup dan penyerahan diri kepada Tuhan. Anak memakai nama tersebut secara sah/resmi menurut adat dan tradisi, (2) Nama menunjukkan kesinambungan garis keturunan, (3) Masyarakat Wewewa sangat menghargai kesakralan sebuah nama, (4) Perlu taat pada nilai-nilai kebaikan dan ketidaktaatan pada aturan adalah salah (5) Nama keramat atau nama yang ”ditabukan” tidak disebutkan secara sembarangan. Konflik atau kekerasan bisa terjadi di sekolah jika nama keramat disebutkan secara sembarangan.
References
Amah, Y. N. T., & Firdausi, F. U. (2023). Kearifan Lokal Sumba Timur Dalam Tradisi Cium Hiung (Papuduk) Sebagai Sumber Media Pembelajaran Sosiologi Di SMA Negeri 1 Nggaha Ori Angu. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(14), 742–750. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.8186984
Andriani, L. (2025). Lingkungan Sekolah Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1), 1051–1064. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp
Bandur, A. (2014). Penelitian Kualitatif; metodologi, desain, dan teknik analisis data dengan NVivo 10. Mitra Wacana Media.
Chaiphar, W., Promsaka Na Sakolnakorn, T., & Naipinit, A. (2013). Local Wisdom in the Environmental Management of a Community: Analysis of Local Knowledge in Tha Pong Village, Thailand. Journal of Sustainable Development, 6(8), 16–25. https://doi.org/10.5539/jsd.v6n8p16
Deutsch, M., & Editors, P. T. C. E. C. M. (2011). The Handbook of Conflict Resolution Theory and Practice Second Edition. Conflict, Interdependence, and Justice, 95–118.
Endah Tri Priyatni, Suryani, A. W., Fachrunnisa, R., Supriyanto, A., & Zakaria, I. (2020). Pemanfaatan NVIVO dalam Penelitian-Kualitatif. LPPM Universitas Negeri Malang.
Illiyyina, A., Mar, I., & Hasanah, N. (2023). Resolusi Konflik Sosial Antar Siswa Kelas V Dengan Pandangan Karl Marx di SDN Langkap 02 Jember. 3(3).
Junaiyah HM. (2009). Penulisan Nama Diri dan Nama Jenis dalam Produk Hukum Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 6(4), 683–694.
Konradus Doni Kelen; Silvester Nusa. (2024). Kearifan Lokal yang Responsif Gender dalam Legenda Asal Mula Tanaman Padi di Sumba. JUrnal Ideas; Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 10(1), 1007–1016. https://doi.org/10.32884/ideas.v10i4.1936
Laia, S., & Zagoto, S. F. L. (2023). Hubungan Kondisi Lingkungan Sekolah Dengan Aktivitas Belajar Siswa Di SMP Negeri 1 Onolalu. Counseling For All (Jurnal Bimbingan Dan Konseling), 2(2), 52–64. https://doi.org/10.57094/jubikon.v2i2.695
Lika, F. A. R., Supratno, H., & Suyatno. (2021). Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Sumba Timur. Jurnal Education and Development, 9(1), 294–299.
Mahendra, A., Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Metode Etnografi Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(September), 159–170. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.13853562
Micky, P. (2017). Metodologi Penelitian (Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif) (B. Ate (ed.)). Urrrata Publishing.
Mohammad Fajar Shodiq, D. D. (2025). Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa. IHSANIKA, 3(1), 292–303.
Muthmainnah, B. (2019). Pola Konflik Antar Pelajar di SMP Negeri 24 Makassar. Jurnal Sosialisasi Pendidikan Sosiologi-FIS UNM, 1–5. https://ojs.unm.ac.id/sosialisasi/article/download/2342/1197
Onyinyechi, O. H., & Wichendu, C. O. (2021). School Conflicts: Causes and Management Strategies in Classroom Relationships. International Journal of Institutional Leadership, Policy and Management Volume 3, Issue 3, Pp. 412-429. 2021 ISSN: 2735-9220, 3(3), 412–428.
Paulus MikkuAte. (2024). Fenomena Tamo dan Maknanya dalam Penamaan Anak Dalam Masyarakat Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 3(6), 819–822.
Purwadi Soeriadiredja. (2013). Marapu: Konstruksi Identitas Budaya Orang Sumba, NTT. Antropologi Indonesia; Indonesian Journal of Social and Cultural Anthropology, 34, 59–74.
Rummar, M. (2022). Kearifan Lokal dan Penerapannya di Sekolah. Syntax Tranformation, 3(12), 1580–1588.
Saputra, F., Maemun, H. F., Oktian, N. A. R., & Pertiwi, Y. W. (2024). Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Perilaku Tawuran Pada Siswa SMK di Kota Bekasi. Jurnal Psikologi, 1(4), 16. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2807
Sene, M., Wandut, W. K., & Nukango, A. J. (2021). Praktik Kepercayaan Marapu Yang Masih Dilaksanakan Oleh Umat Katolik Di Paroki Hati Kudus Yesus Weekombaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Atma Reksa: Jurnal Pastoral Dan Kateketik, 1–20.
Tejawati, N. L. P., Pramartha, I. N. B., & Pasa, Y. P. (2023). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Pasola Di Desa Pero Batang Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya. Jurnal Nirwasita, 4(2), 142–152.
Wijaya, H. (2014). Analisis Data Kualitatif Model Spradley (Etnografi). Sekolah Tinggi Theologia Jafray, 1–9.
Windiani, & Nurul, F. (2016). Menggunakan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial. Dimensi, 9(2), 87–92.
Zakiyah, S., & Tasikrara, L. (2022). Contribution of Local Wisdom Values to Education. International Journal Social Sciences and Education (IJoSSE), 3(2), 37–48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Paulus Mikku Ate, Maria Wilda Malo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).








































































