Faktor Resistensi Mahasiswa Lewat Masa Studi Program Pascasarjana Universitas Terbuka: Perspektif Pengelola

Authors

  • Nurmala Pangaribuan Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Sri Maulidia Permatasari Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Melisa Arisanty Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6615

Keywords:

Mahasiswa ALMS, Pembelajaran Jarak Jauh, Resistensi Mahasiswa

Abstract

Pembelajaran jarak jauh menghilangkan hambatan oleh tempat tinggal di remote area, tidak diizinkan meninggalkan rumah, atau tempat kerja untuk belajar. UT Daerah membantu proses perkuliahan dalam layanan akademik dan kegiatan administrasi. Permasalahan besar di UT Daerah saat ini adalah jumlah mahasiswa lewat masa studi (LMS) terus meningkat sampai tahun 2023. UT Daerah perlu menindaklanjuti agar mahasiswa tetap lanjut dan menyelesaikan studi. Berdasarkan data mahasiswa Pascasarjana bulan November 2023, mahasiswa LMS di Universitas Terbuka tersebar di 39 UT Daerah. Tujuan penelitian untuk mengkaji faktor yang mempengaruhi resistensi mahasiswa,dan mencari solusi dalam mengatasi masalah mahasiswa LMS menurut perspektif pengelola. Pendekatan kualitatif digunakan yaitu dengan melakukan wawancara secara mendalam kepada pengelola UT Daerah yang terpilih agar mendapatkan hasil yang lebih spesifik. Sampel berdasarkan UT Daerah yang memiliki jumlah mahasiswa LMS paling banyak, yaitu Jakarta, Medan, Pekanbaru, dan Batam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi mahasiswa LMS berlatarbelakang berbagai faktor, yakni student engagement perlu ditingkatkan, keterbatasan dalam mengakses sarana dan prasarana pembelajaran, keterbatasan finansial, fisik dan psikologis, seperti demotivasi, kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan, ditambah kesibukan kerja. Hal ini diperkuat oleh hasil wawancara dengan pengelola S2, mahasiswa tidak memiliki strategi belajar yang efektif. Adapun pengaturan waktu, keterampilan belajar mandiri di PTJJ, kunci untuk meningkatkan ketahanan akademik, dan sukses ketika menghadapi kendala dan masalah akademik. Lebih jauh dapat meminimalisir jumlah mahasiswa lewat masa studi.

References

Armacolas, S., Karfaki, E., Gomatos, L. (2021). Resistance to change and transformational learning in distance education. Mediterranean Journal of Education 2021, 1(2), p. 95-105, ISSN: 2732-6489.

Del Val, M.P., & Fuentes, C.M. (2003). Resistance to change: a literature review and empirical study. Management Decision, 41(1/2), 148-155.

Fanani, Q., & Jainurakhma, J. (2020). kemampuan penyesuaian diri mahasiswa.pdf. Jurnal KomtekInfo, 7(4), 285.

Greenberg, J., & Baron, R.A. (2012) Behavior in Organizations. New Jersey: Prentice Hall.

Julaeha, S., Listyarini. S., Widokarti, J.R., Puspitasari, K.A. (2023). Katalog Program Magister Universitas Terbuka 2023/2024. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Lukwekwe, A.S. (2015). Factors Affecting Students’ Performance In Open And Distance Learning: A Case Study Of Kinondoni Regional Centre. A Dissertation Submitted In Partial Fulfillment Of The Requirements Of Degree Of Masters Of Distance Education Of The Open University Of Tanzania.

Mawaddah, M., & Ahmadi, A. (2025). Resiliensi Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam dalam Menyelesaikan Tugas Akhir. Nuris Journal of Education and Islamic Studies, 5(2), 96–110. https://doi.org/10.52620/jeis.v5i2.104.

Musafiri, Rizqon Al., M, and Umroh, N., M. (2022). Hubungan Optimisme Tehadap Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir. Jurnal At-Taujih: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam 2, no. 2 (2022): 70. https://doi.org/10.30739/jbkid.v2i2.1726.

Patria, L., Utami, S., Suhardi, D. A., Kurniawati, H., & Nursantika, D. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Resistensi Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka. Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh, 23(2), 48–61. https://doi.org/10.33830/ptjj.v23i2.3944.2022.

Patton. M. Q. (2002). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Ratnaningsih, D.J., Saefuddin, A., Wijayanto, H. (2008). Analisis Daya Tahan Mahasiswa Putus Kuliah Pada Perguruan Tinggi Jarak Jauh (Studi Kasus: Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka). Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 9(2), 101–110.

Saidang, Oruh, S., Agustang, A. (2022). Resistensi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Online pada Masa Pandemi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 10(1), 16 – 23.

Sembiring, M., Murwani, D., Pali, M., Hitipeuw, I. (2021). Measurement model data of academic resilience for students in senior high school of middle seminary. Data in Brief 34, 1-7. http://dx.doi.org/10.17632/n93xpwdk6p.9.

Tarsan, V. (2018). Memahami dan Mengelola Resistensi Atas Perubahan. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar), 2(1), 98-111. https://doi.org/10.36928/jipd.v2i1.259.

Tim Katalog Sistem Penyelenggaraan Universitas Terbuka 2019/2020. (2019). Katalog Sistem Penyelenggaraan Universitas Terbuka 2019/2020. UT: Tangerang Selatan.

Tsabar, B. (2014). Resistance and imperfection as educational work: Going against the “harmony” of individualistic ideology. Other Education: The Journal of Educational Alternatives, 3(1), 23–40.

Wibowo. 2005. Manajemen Perubahan. Jakarta: Rajawali Pers.

Winardi, J. 2009. Teori Organisasi & Pengorganisasian. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Widhi, E.N., Amini, M., Santi, Y. (2022). What Makes A Differences Student Academic Resilience In Open And Distance Learning? International Conference on Innovation in e-ISSN 2963-2870 Open and Distance Learning. INNODEL. Vol 3. 2022.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Pangaribuan, N., Permatasari, S. M., & Arisanty, M. (2025). Faktor Resistensi Mahasiswa Lewat Masa Studi Program Pascasarjana Universitas Terbuka: Perspektif Pengelola. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(1), 677–690. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i1.6615