Strategi Penanggulangan Konsumerisme Budaya Populer melalui Kearifan Lokal Rasulan untuk Memperkuat Ketahanan Nasional

Authors

  • Rudy Indro Kumoro Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Bogor, Indonesia
  • Poppy Setiawati Nurisnaeny Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Bogor, Indonesia
  • Asep Kususanto Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Bogor, Indonesia
  • Krisno Legowo Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Bogor, Indonesia
  • I Gusti Ngurah Bagus Sucitra Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i5.6087

Keywords:

Budaya Rasulan, Konsumerisme, K-Pop, Ketahanan Budaya, Strategi Intelijen

Abstract

Fenomena budaya populer Korea (K-Pop) telah menjadi salah satu kekuatan simbolik yang memengaruhi gaya hidup dan konsumsi generasi muda Indonesia. Pengaruh tersebut membawa nilai-nilai individualisme dan konsumerisme yang berpotensi mengikis identitas budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan budaya Rasulan sebagai bentuk kearifan lokal dalam menghadapi ancaman konsumerisme budaya populer. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Kabupaten Gunungkidul. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Rasulan mengandung nilai kolektivitas, spiritualitas, dan solidaritas sosial yang strategis untuk dijadikan benteng ketahanan budaya. Strategi penanggulangan dilakukan melalui revitalisasi tradisi, perlibatan generasi muda, serta penggunaan media digital sebagai sarana kampanye budaya lokal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan budaya lokal berbasis kearifan tradisional dapat menjadi langkah efektif memperkuat ketahanan nasional dari ancaman simbolik dan ideologis non-tradisional.

References

Abdullah, A., Asshiddiqi, A. R., Arviandi, F., Isnaini, R., Meilani, T., & Antonia, V. J. (2024). Pengaruh Globalisasi terhadap Budaya Indonesia serta Tantangan dalam Mempertahankan Rasa Nasionalisme. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(10), 6866-6871.

Adorno, Theodor W., dan Max Horkheimer. (1944). Dialectic of Enlightenment. New York: Herder and Herder.

Afra Hanifah Prasastisiwi (2024). GoodStats. Fenomena Musik Korea : Indonesia Tempati Posisi ke-3 Pasar K-Pop Dunia. Diakses dari https://goodstats.id/article/fenomena-musik-korea-indonesia-tempati-posisi-ke-3-dalam-pasar-k-pop-dunia.

Akbar, D., & Ansori, M. (2024). Tradisi Mayoran Sebagai Instrumen Penting dalam Membangun Kohevisitas Sosial Masyarakat Desa Kalipang. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 4(04), 13-23.

Alagappa, M. (1995). Political Legitimacy in Southeast Asia: The Quest for Moral Authority. Stanford University Press.

Alifah, A. (2024). Study of Pop Culture Representation in Social Media. Enigma in Cultural, 1(2), 31–34. https://doi.org/10.61996/cultural.v1i2.43.

Amalina, A. (2015). Budaya Populer Jepang Sebagai Instrumen Diplomasi Jepang dan Pengaruhnya Terhadap Komunitas-Komunitas di Indonesia. Andalas Journal of International Studies (AJIS), 1(2), 108. https://doi.org/10.25077/ajis.1.2.108-122.2012

Azima, N. S., Furnamasari, Y. F., & Dewi, D. A. (2021). Pengaruh Masuknya Budaya Asing Terhadap Nasionalisme Bangsa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7491-7496.

Baudrillard, J. (1981). For a Critique of the Political Economy of the Sign. St. Louis: Telos Press.

Baudrillard, Jean. 1998. The Consumer Society: Myths and Structures. Sage Publications.

Chunyan, Y., Xingyu, Z., & Yitao, Z. (2022). Research on the impact of internet pop culture on post-00s college students. Frontiers in Educational Research, 5(23), 77-82. DOI: 10.25236/FER.2022.052317.

Clark, R. M. (2016). Intelligence Analysis: A Target-Centric Approach (5th ed.). Thousand Oaks, CA: CQ Press, SAGE Publications.

Clini, C., & Valančiūnas, D. (2023). Bollywood and slum tours: poverty tourism and the Indian cultural industry. Cultural Trends, 32(4), 366–382. https://doi.org/10.1080/09548963.2023.2212618

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en us/nam/research-design/book246896.

Darmana, F. A. (2020). Nilai-Nilai Moral Dalam Kesenian Tembang Sunda Cianjuran. Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, Dan Kewarganegaraan, 1(1), 27–40.

Dewanti, F. M. H., Assingkily, M. S., & Kamala, I. (2020). Tradisi Rasulan: Nilai Pendidikan dari Kearifan Lokal Desa Selang Wonosari Gunungkidul. MIDA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 3(1), 53-64.

Earley, P. C., & Ang, S. (2003). Cultural Intelligence: Individual Interactions Across Cultures. Stanford, CA: Stanford University Press.

Fauzi, E. P., & Prasetyo, K. (2023). Pemaknaan Apropriasi Budaya Pada Video Make A Wish. Jurnal Komunikasi Global, 12(1), 98–121. https://doi.org/10.24815/jkg.v12i1.28489

Geertz, Clifford. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.

Giulianotti, Richard, & Robertson, Roland. 2007. Globalization and Sport: Playing the World. Polity Press.

Habib, M. Mohd. (2018). Culture and Consumerism in Jean Baudrillard: A Postmodern Perspective. Asian Social Science, 14(9), 43. https://doi.org/10.5539/ass.v14n9p43

Hall, Stuart. (1983). Cultural Studies: Two Paradigms. Media, Culture & Society, 2(1), 57-72.

Harjanti, R., & Sunarti. (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Tradisi Upacara Rasulan di Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Sosialita, 11(1), 107–122.

Haryatmoko. (2016). Etika Politik dan Budaya Konsumerisme. Jakarta: Gramedia.

Hendriyani, E. (2017). Cultural Diversity and National Resilience: Case Study of Indonesia. Journal of Southeast Asian Studies, 15(2), 234-245

Hidayah, N., & Puspitasari, D. (2019). Dinamika Partisipasi Generasi Muda dalam Tradisi Rasulan di Gunungkidul. Jurnal Sosial dan Budaya, 6(1), 45–58.

Hujairin Muhammad, Ahwan Ismadi, & Tatan Kustana. (2017). Revitalisasi Kearifan Lokal Suku Arfak di Papua Barat Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan Wilayah - Penelusuran Google. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Manajemen Pertahanan, 3(1), 53–77.

Islamiah, Z., Purnama, R., Fadade, H., & Ramadhan, N. M. (2024). Dampak Korean Wave Terhadap Pola Perilaku Generasi muda Di Kota Samarinda. Nubuwwah: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 2(01), 41-58.

Istiqomah, A., & Widiyanto, D. (2020). Ancaman Budaya Pop (Pop Culture) Terhadap Penguatan Identitas Nasional Masyarakat Urban. Jurnal Kalacakra, 1(1), 18-24. https://doi.org/10.31002/kalacakra.v1i1.2687.

Jessica Gumulya and Mariyana Widiastuti (2017), “Pengaruh Konsep Diri Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Universitas Esa Unggul, ” Jurnal Psikologi Esa Unggul11, no. 01 (2013): 50–65, https://www.neliti.com/publications/126900/pengaruh-konsep-diri-terhadap-perilaku-konsumtif-mahasiswa-universitas-esa-unggul;

Jin, Dal Yong. 2018. New Korean Wave: Transnational Cultural Power in the Age of Social Media. University of Illinois Press.

Jung, Sun. 2011. Korean Masculinities and Transcultural Consumption: Yonsama, Rain, Oldboy, K-pop Idols. Hong Kong University Press

Kasmiati, K., Alwinsyah, A., Jumarti, J., & Purnawanto, E. (2024). Tradisi Lisan Sebagai Perekat Sosial dalam Menjaga Kerukunan dan Sakralitas Budaya Masyarakat Desa Siteba. Jurnal Dieksis ID, 4(2), 114-127.

Katadata Insight Center. (2022). Laporan Survei Aktivitas Pecinta Hiburan Korea Selatan di Indonesia. Katadata. Diakses dari https://cdn1.katadata.co.id/template/template_kic/files/KIC_Laporan%20Survei%20Aktivitas%20Pecinta%20Hiburan%20Korea%20Selatan.pdf.

Kingsbury, D., & Jones, L. (2018). Cultural Revitalization and the Resilience of Indigenous Communities in Asia. Journal of Asian Studies, 77(4), 963-978.

Koentjaraningrat. (1984). Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.

Komnas Kebudayaan. (2020). Survei Partisipasi Generasi Muda dalam Budaya Tradisional.

Kurniawan, T. (2019). National Security Implications of Cultural Erosion in Modern Indonesia. Defense Analysis Journal, 21(1), 88-102.

Kuswanto, H., Fatkhurrokhman, R., Anam, K., & Rahman, A. S. (2021). Potret Prosesi Tradisi Rasulan Di Kabupaten Gunungkidul. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 6(1), 75-88.

Laila (2021). Budaya Populer di Indonesia: Asal-Usul dan Jenisnya Lengkap! Diakses dari https://www.gramedia.com/literasi/budaya-populer-di indonesia/?

Lie, John. 2015. K-Pop: Popular Music, Cultural Amnesia, and Economic Innovation in South Korea. University of California Press.

Livermore, D. (2011). The Cultural Intelligence Difference: Master the One Skill You Can't Do Without in Today's Global Economy. New York, NY: AMACOM.

Lykke Jr., Arthur F. (1989). Difining Military Strategy at Military Review oleh U.S. Army War College.

Magnis-Suseno, Franz. 1984. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia

Masruroh, B., Deffinika, I., Ningrum, V. S., Anugrah, P., & Maysa, F. (2023). Analisis Google Trends: Akulturasi budaya melalui musik Kpop di Indonesia. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 3(7), 711–716. https://doi.org/10.17977/um063v3i7p711-716

Mediawave Indonesia. (2022). Tren Konsumsi K-Pop di Indonesia. [data internal].

Menawati, R. S., & Putri, A. K. (2023). Representation of popular Korean culture (K-POP) industrial identity through a virtual ethnographic approach. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 39(3), 424-439.

Muzaki, A. N., Trisiana, A., & Putri, E. S. (2022). Pemahaman Model Project Citizen Bagi Siswa Sma/Ma Dalam Memperkokoh Identitas Nasional. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn, 9(1), 13–26. https://doi.org/10.36706/jbti.v9i1.16193

Niman, E. M. (2019). Kearifan lokal dan upaya pelestarian lingkungan alam. Jurnal pendidikan dan kebudayaan Missio, 11(1), 91-106.

Nisrina, D. et al. (2020). Dampak Konsumerisme Budaya Korea (K-Pop) di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Humaniora, 21(1), 78–88.

Nurhayati, T., & Lee, J. (2020). Impact of Korean Pop Culture on Indonesian Youth*. Journal of Cultural Studies, 22(1), 34-49.

Octaviany, K., & Setyo Utami, L. S. (2024). Produk Kolaborasi dan Perilaku Konsumtif Penggemar K-Pop. Koneksi, 8(1), 178–186. https://doi.org/10.24912/kn.v8i1.27630

Oktari, D., & Dewi, D. A. (2021). Pemicu lunturnya nilai pancasila pada generasi milenial. JURNAL PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 6(1), 93-103.

Pradipta, R. (2019). "Seni Tradisional dalam Tradisi Rasulan: Media Penyampai Nilai Lokal." Jurnal Budaya Nusantara, 15(2), 45-58.

Pramono, A. (2021). Dampak Globalisasi Terhadap Akulturasi Budaya Dalam Mempengaruhi Gaya Komunikasi. NYULI, Jurnal Pemikiran Sosial Dan Politik.

Putri Andam Dewi (2018). Budaya Populer Jepang di Indonesia. Binur University. Diakses dari https://japanese.binus.ac.id/2018/12/27/budaya-populer-jepang-di-indonesia.

Putri, N. L. T., Bakar, R. M., & Hamid, A. N. (2023). Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Penggemar K-Pop. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(5), 868-874.

Raharja, A. D., Selvia, M., & Hilman, C. (2022). Revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan yang relevan dalam mengatasi permasalahan global. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 2(2), 85-89.

Rappaport, J. (1987). Terms of empowerment/exemplars of prevention: Toward a theory for community psychology. American Journal of Community Psychology, 15(2), 121–148.

Republik Indonesia. (2017). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Lembaran Negara RI Tahun 2017 No. 104.

Ri’aeni, I. (2019). Pengaruh Budaya Korea (K-Pop) Terhadap Generasi muda Di Kota Cirebon. Communications, 1(1), 1–25. https://doi.org/10.21009/communications.1.1.1

Ria Alfi Sufra. (2024). Pop Culture as an Invisible Threat to Z Generation in Achieving Indonesia Emas 2045., Sekolah Tinggi Intelijen Negara.. Bogor, Magister Kajian Intelijen.

Robertson, R. (1995). Glocalization: Time-Space and Homogeneity-Heterogeneity. In Featherstone, M., Lash, S., & Robertson, R. (Eds.) Global Modernities. London: SAGE.

Safaat, A. R., Bachtiar, F. B. & Zainal, N. A. (2022). Korean Pop Culture sebagai Instrumen Politik Luar Negeri Korea Selatan. Vox Populi, 5 (2), 169-196.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun identitas lokal dalam era globalisasi untuk melestarikan budaya dan tradisi yang terancam punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(2), 76-84.

Setiawan, R. (2018). Revitalizing Local Culture as a Form of National Defense. Indonesian Defense Review, 22(3), 43-58.

Siregar, A., Yanti, D. D., Sipayung, D. V., Adani, M. I., Rianti, N. P., & Purnamasari, I. (2024). Pengaruh Globalisasi terhadap Identitas Budaya Lokal. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(8), 4142-4151.

Siti Rochmiyati, Andini, D. W., Supriadi, D., Hadi, S., Pardimin, P., Ghozali, I., … Widananda, C. W. (2023). Empowerment of the Jamu Gendong Kiringan Canden Community Based on Local Wisdom to Increase Literacy Embodied in Children’s Literature. IMPACTS: International Journal of Empowerment and Community Services, 2(1), 21–30. https://doi.org/10.30738/impacts.v2i1.13974.

Situmorang, E. T. (2021). Budaya Populer Korea Selatan di Meksiko (Studi Kasus: Idol K-Pop Super Junior) (Doctoral dissertation, Universitas Kristen Indonesia).

Soedjatmoko. (1985). Dimensi manusia dalam pembangunan. Jakarta: PT Gramedia.

Storey, J. (2021). Cultural Theory and Popular Culture: An Introduction. Cultural Theory and Popular Culture: An Introduction (pp. 1–291). Taylor and Francis. https://doi.org/10.4324/9781003011729

Sulistiyo, B. (2015). Rasulan Rituals in Gunungkidul: Societal Values and Cultural Preservation. Indonesian Journal of Cultural Studies, 12(1), 45-60.

Sulistyo, Teguh & Pramono, Alexander. 2021. Transformasi Sosial Budaya Masyarakat Gunungkidul dalam Era Modernisasi. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(2), 245-260.

Sumarto. (2019). Budaya, Pemahaman dan Penerapannya: Aspek Sistem Religi, Bahasa, Pengetahuan, Sosial, Keseninan dan Teknologi. Jurnal Literasiologi, 1 (2), 144-159.

Survei GoodStats. (2024). Korean Wave: Indonesia Jadi Negara Pusat Hallyu dengan Antusiasme Budaya Korea Tertinggi di Dunia. GoodStats. Diakses dari https://goodstats.id/article/survei-korean-wave-indonesia-jadi-negara-pusat-hallyu-dengan-antusiasme-budaya-korea-tertinggi-di-dunia-9f0mf.

Susanti, D. (2018). Ekspansi bollywood melalui tayangan pada televisi di indonesia. Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 2(1). https://doi.org/10.21093/lentera.v2i1.1167

Theron, L. C., Liebenberg, L., & Ungar, M. (Eds.). (2015). Youth resilience and culture: Commonalities and complexities. Springer.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

UNESCO. (2002). Universal Declaration on Cultural Diversity. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000127162

Vyomakesisri, T., Sonu, T., & Srikanth, D. (2019). POP Culture: Interaction of and Influence on the Youth. International Journal of English Literature and Social Sciences, 5(1), 8–12. https://doi.org/10.22161/ijels.51.2

Wahidah, A., Nurbayani, S., & Aryanti, T. (2020). Korean Wave: Lingkaran Semu Penggemar Indonesia. Sosietas, 10(2), 887–893. Retrieved from https://ejournal.upi.edu/index.php/sosietas/article/view/30111

Wulandari, E. (2018). Penguatan Nilai Budi Pekerti Melalui Tradisi Rasulan Gunungkidul. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 2(1), 139. https://doi.org/10.20961/habitus.v2i1.20416

Yudipratomo, O. (2020). Benturan Imperialisme Budaya Barat Dan Budaya Timur Dalam Media Sosial. Jurnal Audience, 3(2), 170–186. https://doi.org/10.33633/ja.v3i2.3718

Yuliawan, B. A. P., & Subakti, G. E. (2022). Pengaruh fenomena korean wave (k-pop dan k-drama) terhadap perilaku konsumtif penggemarnya perspektif islam. Jurnal Penelitian Keislaman, 18(1), 35-48.

Downloads

Published

2025-09-29

How to Cite

Kumoro, R. I., Nurisnaeny, P. S., Kususanto, A., Legowo, K., & Bagus Sucitra, I. G. N. (2025). Strategi Penanggulangan Konsumerisme Budaya Populer melalui Kearifan Lokal Rasulan untuk Memperkuat Ketahanan Nasional. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 6(5), 4472–4480. https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i5.6087

Most read articles by the same author(s)