Dimensi Modal Sosial dalam Mengoptimalisasikan Pembangunan Desa Induk dan Desa Hasil Pemekaran (Studi Komparasi di Desa Margototo dan Desa Margosari, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur)

Authors

  • Novika Dwi Lestiana Universitas Lampung, Lampung, Indonesia
  • Syarief Makhya Universitas Lampung, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i5.5702

Keywords:

Modal Sosial, Kepercayaan, Partisipasi, Pembangunan Desa, Komparasi Desa

Abstract

Penelitian ini membahas perbedaan kondisi dimensi modal sosial dalam mendukung pembangunan antara Desa Margototo (desa induk) dan Desa Margosari (desa hasil pemekaran) di Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. Ketidakmerataan bantuan sosial di Desa Margototo memicu rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap aparatur desa dan menurunnya partisipasi dalam kegiatan desa. Sebaliknya, Desa Margosari menunjukkan tingkat kepercayaan dan partisipasi masyarakat yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-komparatif dengan teori modal sosial Robert D. Putnam melalui tiga indikator: kepercayaan, jaringan, dan norma. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara terhadap 12 informan, observasi lapangan, dan dokumentasi dari aparatur dan masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Margototo memiliki kelemahan dalam transparansi, komunikasi, dan kelembagaan sosial, yang berdampak pada stagnasi pembangunan. Sebaliknya, Desa Margosari memiliki jaringan sosial aktif dan norma kolektif yang mendorong partisipasi dalam pembangunan. Kesamaan budaya dan agama di kedua desa menjadi faktor pengikat, namun hanya efektif di desa yang mampu mengelola modal sosial secara strategis. Kesimpulannya, modal sosial berperan penting dalam menggerakkan pembangunan desa secara partisipatif dan berkelanjutan.

References

Chung, K. H., & Kwon, H. Y. (2021). Trust and the protection of property rights: evidence from global regions. Public Choice, 189(3), 1–21. https://doi.org/10.1007/S11127-021-00901-1

Harini, N., Suhariyanto, D., Indriyani, I., Novaria, N., Santoso, A., & Yuniarti, E. (2023). Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Perekonomian Desa. Amalee. https://doi.org/10.37680/amalee.v4i2.2834

Khaerunisa, T., Prayitno, G., & Wijayanti, W. P. (2023). Social Capital in the Village Development Program (Case Study: Kesiman Kertalangu Village, Bali Province, Indonesia). https://doi.org/10.31499/2786-7838.ssedj.2023.1(3-4).131-140

Khairussalam, K., Zulaikha, S. N., Nur, R. I., & Maimunah, S. (2023). Analisis Modal Sosial dalam Kepemimpinan Kepala Desa Sewangi: Studi Kasus Berdasarkan Teori Modal Sosial Putnam. Religion, Education, and Social Laa Roiba Journal (RESLAJ). https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i2.5280

Kiyato, P. L., Purwanto, D., & Budiati, A. C. (2024). Tepisari Village Government Strategies in Increasing Communitiy Participation in Development Programs. Santhet?: Jurnal Sejarah, Pendidikan, Dan Humaniora, 8(1), 384–392. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i1.3659

Marlina, E., Purwaningsih, M., Siagian, A. H. A. M., Hakim, S., & Maryati, I. (2024). Ensuring Trustworthiness in Qualitative Research. Advances in Library and Information Science (ALIS) Book Series, 347–376. https://doi.org/10.4018/979-8-3693-3069-2.ch012

Prayitno, G., & Surjono, S. (2023). Relationship of Social Capital and Collective Action in The Development of Tourism Village. Prosperity, 3(1), 1–18. https://doi.org/10.21580/prosperity.2023.3.1.14744

Putnam, R. D. ., Leonardi, Robert., & Nanetti, R. Y. . (1994). Making Democracy Work?: Civic Traditions in Modern Italy. Princeton University Press, California Princeton Fulfillment Services [distributor].

Rozikin, M., Nalikan, M., S., Suryadi, & Riyadi, B. S. (2023). The Relationship of Social Leadership with Social Capital towards Community Empowerment in Indonesia. International Journal of Membrane Science and Technology. https://doi.org/10.15379/ijmst.v10i3.1560

Saraan, M., Rahmawaty, Harahap, R. H., & Hilmi, E. (2024). Community social capital in managing the simanuk-manuk village forest in forest management unit region iv balige, toba regency. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1315/1/012051

Setiawan, T., & Padmaningrum, D. (2020). Toward the design of village information systems as a villager communication medium. 1(04), 1–6. https://multisciencejournal.com/index.php/ijm/article/download/20/13

Shaleh, K., Sukmawati, F., & Silviana, S. (2024). Leadership, Social Capital and Village Finance: Development Capital For Village Sustainability. Krisna: Kumpulan Riset Akuntansi, 15(2), 212–219. https://doi.org/10.22225/kr.15.2.2024.212-219

Suasih, N. N. R., Setyari, N. P. W., Saskara, I. A. N., Yuliarmi, N. N., & Marhaeni, A. A. I. N. (2022). Strengthening The Role Of Village Apparatus In Efforts To Achieve Village SDGs. International Journal Of Community Service, 2(3), 355–359. https://doi.org/10.51601/ijcs.v2i3.125

Suhaeb, F. W., & Kaseng, E. S. (2023). Contribution of the role of social capital in the development of rural communities. Social Landscape Journal, 4(1), 1. https://doi.org/10.56680/slj.v4i1.43905

Widiartanto, F. E. W., Santoso, R., & Priyotomo. (2022). Role of Social Capital in Community Based Ecotourism: A Case of Batang District, Central Java, Indonesia. Research Horizon, 2(5), 511–531. https://doi.org/10.54518/rh.2.5.2022.511-531

Downloads

Published

2025-08-26

How to Cite

Lestiana, N. D., & Makhya, S. (2025). Dimensi Modal Sosial dalam Mengoptimalisasikan Pembangunan Desa Induk dan Desa Hasil Pemekaran (Studi Komparasi di Desa Margototo dan Desa Margosari, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur). Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 6(5), 3927–3936. https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i5.5702