Komodifikasi Rumah Pengabdi Setan sebagai Destinasi Dark Tourism Berbasis Dark Fun Factory
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i5.5563Keywords:
Komodifikasi, Dark Tourism, Dark Fun Factory, Manajemen Strategi, Rumah Pengabdi SetanAbstract
Penelitian ini berjudul Komodifikasi Rumah Pengabdi Setan sebagai Destinasi Dark Tourism berbasis Dark Fun Factory. Rumah Pengabdi Setan telah berkembang menjadi destinasi wisata yang menggabungkan narasi horor dan atmosfer mistis melalui pendekatan dark fun factory yang menarik bagi wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komodifikasi Rumah Pengabdi Setan sebagai destinasi dark tourism, mengidentifikasi dimensi pengalaman wisatawan dalam menikmati atraksi wisata, serta mengevaluasi dampak proses komodifikasi terhadap strategi pengelolaan dan keberlanjutan destinasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi lapangan dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komodifikasi telah menciptakan nilai jual melalui narasi horor, namun belum diimbangi dengan inovasi produk wisata dan strategi pengelolaan yang profesional. Pengelolaan destinasi yang masih personal dan bergantung pada popularitas film membuat destinasi ini rentan terhadap fluktuasi minat wisatawan. Penerapan teori manajemen strategi yang mencakup analisis lingkungan, perumusan, implementasi, serta evaluasi strategi diperlukan untuk mendukung keberlanjutan destinasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan Rumah Pengabdi Setan sebagai destinasi dark fun factory memerlukan pengelolaan yang adaptif dan inovatif agar tetap relevan dalam industri pariwisata.
References
Agung, A., Ratih, A., Surya, P., Rahjasa, L., Ngurah, G., & Rahadiarta, P. S. (2024). Contribution of Dark Tourism in Preserving Collective Memory and Strengthening Local Tourism at The Bajra Sandhi Monument , Bali. https://doi.org/10.52352/jtrue.v1i2.1650
Ariesty, A. I. (2020). Analisis Unsur Artistik Sebagai Pendukung Dramatisasi Adegan Menegangkan Pada Film “Pengabdi Setan.”
Arifin, M., & Iskandar, K. (2022). Komodifikasi Wilayah Pasca Perang: Okinawa Sebagai Destinasi Wisata Tropis “Bukan Jepang?â€. Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, Dan Budaya, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.33830/humaya_fhisip.v2i1.2361
Bowal, S., & Ghosh, P. (2023). The influence of dark tourism motivational factors on revisit intention: a moderated mediation approach. International Journal of Tourism Cities, 9(4), 1046–1062. https://doi.org/10.1108/IJTC-01-2023-0003
Dewi, R. (2024). Dark Tourism?: Eksplorasi dan Agenda Penelitian di Masa Depan. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN), Vol. 9 No., 53–63.
Dixit, S. K. (2020). The Routledge Handbook of Tourism Experience Management and Marketing (S. K. Dixit (ed.)). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429203916
Gibson, C., & Connell, J. (2024). Popular culture and tourism: conceptual advances and future directions. Tourism Geographies, 0(0), 1–12. https://doi.org/10.1080/14616688.2024.2412552
Hadiyatno, Jazuli, M., & Djatiprambudi, D. (2022). Komodifikasi Topeng Cirebon?: Analisis Praktek Sosial Bourdieu. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (PROSNAMPAS), 5(1), 443–440. https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/snpasca/article/view/1508
Hendra, B., Pratama, S., Aththoriq, M. T., Kiky, N. E., Ananda, P., & Nada, Q. (2024). Strategi Pengembangan dan Implementasi Industri Pariwisata di Yogyakarta.
Hidayati, P. (2023). Komodifikasi Budaya Pada Wisata Religi “Ngalap Berkah” Di Kawasan Gunung Kemukus. https://eprints.ums.ac.id/id/eprint/107177%0Ahttps://eprints.ums.ac.id/107177/3/Naskah Publikasi-Putri Nur Hidayati-L100180025 2.pdf
Hosany, S., & Witham, M. (2010). Dimensions of cruisers’ experiences, satisfaction, and intention to recommend. Journal of Travel Research, 49(3), 351–364. https://doi.org/10.1177/0047287509346859
Kalsum, E. U., Faisal, F., Arifin, D., Utomo, B. S., & Noerdjmal, D. (2020). Potensi Dark Tourism Pasca Bencana di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, Provinsi Banten. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas Dan Perjalanan, 4(2), 109–118. https://doi.org/10.34013/jk.v4i2.55
Kemenparekraf. (2024). Jdih Secretariat Kemenparekraf. Ministry of Tourism and Creative Economy / Tourism and Creative Economy Agency. https://jdih.kemenparekraf.go.id/en
Khairina, U. (2022). Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Aceh Tengah Dalam Promosi Industri Wisata Lokal. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 5(1), 35. https://doi.org/10.22373/jp.v5i1.12808
Kim, Y. (Erin), & Nicolau, J. L. (2025). Effect of popular culture on tourism firms’ market value:A destination brand equity perspective. Tourism Management, 107, 1–41. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2024.105060
Kurniawan, C., Kusumawati, A., & Iqbal, M. (2020). Conceptual paper analisis co-creation experience serta dampaknya. Jurnal Administrasi Bisnis, pecial Issue (Ekosistem Start Up) 2020, 24–38.
Lawby, C., Fedora, P., & Thio, S. (2022). Motivasi Dan Minat Berkunjung Kembali Ke Destinasi Dark Tourism: Studi Kasus Lawang Sewu, Semarang. Jurnal Manajemen Perhotelan, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.9744/jmp.8.1.1-13
Lueck, A. J. (2021). Haunting Women’s Public Memory: Ethos, Space, and Gender in the Winchester Mystery House. Rhetoric Review, 40(2), 107–122. https://doi.org/10.1080/07350198.2021.1883832
Lusia Vreyda Adveni, & Geofakta Razali. (2022). Hypercapitalism and Product Commodification through Digital-based Marketing Communications in Komodo National Park. International Journal of Travel, Hospitality and Events, 1(2), 140–149. https://doi.org/10.56743/ijothe.v1i2.14
Mutiarasari, A., Manoppo, E., Potabuga, A., & Katiandagho, T. S. (2024). Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata dalam Meningkatkan Pendapatan Food Tourism di Pantai Pinagut Bolaang Mongondow Utara. 5(6), 2892–2902.
Nyoman Ratih Prajnyani Salain, Ni Made Mitha Mahastuti, M. W. S. (2024). Komodifikasi nilai kearifan lokal dan strategi pengembangan pura uluwatu sebagai obyek wisata religi di bali. 6(1), 24–33.
Ode, L., Norsa, M., Ikhsan, N., Utami, D., & Ode, L. (2025). Pengembangan Eduwisata Budidaya Rumput Laut Ramah Lingkungan Berbasis Community Based Tourism ( CBT ) di Wakatobi. 6(2), 1579–1591.
Pamungkas, M. G. (2020). Analisis Faktor Motivasi Berkunjung Ke Set Lokasi Film Pengabdi Setan ( Film Induced Tourism ).
Radzevi?ius, M. (2021). The Post-Pandemic Changes of Dark Tourism Industry2.
Research, G. V. (2024). Ukuran dan Tren Pasar Pariwisata Gelap. https://www.grandviewresearch.com/industry-analysis/dark-tourism-market-report
Roisah, R., Maulana, N. L. A. I., & Aisyah, I. (2020). Experiential Marketing dalam Upaya Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Jasa Wisata. Altasia: Jurnal Pariwisata Indonesia, 2(2), 146–156. https://doi.org/10.37253/altasia.v2i2.557
Sa’ban, L. M. A. dkk. (2023). Promotion Tourism Wawoangi Village. JIP Jurnal Inovasi Penelitian, 24(1), 111–120.
Sama, H., Zulkarnain, Z., & Putra, F. A. (2022). Design and Development of Documentary Video in Batam as Dark Tourism Promotion Media. Journal of Informatics and Telecommunication Engineering, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.31289/jite.v6i1.5395
Sanusi, N., & Sidik, A. P. (2022). Komodifikasi keunikan kampung adat cireundeu sebagai objek wisata budaya. Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 76–82.
Seflyra Aurani, S., & Octaviany, V. (2024). Ketertarikan Wisatawan Pada Dark Tourism. Media Bina Ilmiah, 18(5), 1173–1180. https://doi.org/10.33758/mbi.v18i5.521
Siti Hamidah, & Hakim, I. N. (2023). Systematic Review of Trends in Dark Tourism Research. Mozaik Humaniora, 23(2), 244–264. https://doi.org/10.20473/mozaik.v23i2.42467
Syaputri, A. T., & Azizatun, B. (2024). Manajemen Strategi Komunikasi Pemasaran Dalam Meningkatkan Pengunjung Di Pasar Turi Baru Surabaya. 10(1), 53–66.
Syarifuddin, D. (2020). Nilai Budaya Tanam Padi sebagai Daya Tarik Wisata. Media Wisata, 18(2), 263–274. https://doi.org/10.36276/mws.v18i2.105
Syarifuddin, D. (2021). Nilai Kepuasan Pengunjung Saung Angklung Udjo. Media Wisata, 19(2), 167–178. https://doi.org/10.36276/mws.v19i2.85
Syarifuddin, D. (2022). Model Pengembangan Desa Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Ciburial. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 6(3), 111–129. https://doi.org/10.31955/mea.v6i3.2298
Syarifuddin, D. (2023). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata di Kampung Wisata Cireundeu, Cimahi, Jawa Barat. Jurnal Paradigma?: Journal of Sociology Research and Education, 4(2), 141–157. https://doi.org/10.53682/jpjsre.v4i2.8024
Syarifuddin, D. (2024). Transformasi Kampung Wisata Bunisari?: Paradigma Pengembangan Partisipatif. 5(1). https://doi.org/10.53682/jpjsre.v5i1.9059
Tarumingkeng, R. C. (2025). Menelusuri Jejak Luka: Narasi Dark Tourism Dunia (Refleksi Historis, Filosofis, dan Edukatif tentang Wisata Gelap).
Trends, G. (2025). Minat menurut subwilayah. https://trends.google.com/trends/explore?date=2020-01-01 2025-06-02&geo=ID&q=dark tourism&hl=id
Uskasasto, R., Pratiwi, W. D., Arsitektur, S., Bersejarah, S., Tourism, D., & Bandung, K. (2025). Jurnal Darma Agung. 460–477.
Wahid, U., & Agustina, S. (2021). Strukturasi proses produksi film horor Pengabdi Setan: Perspektif ekonomi politik. ProTVF, 5(1), 80. https://doi.org/10.24198/ptvf.v5i1.25601
Wulandari, M., Hasyim, A. W., & Rachmawati, T. A. (2024). Eksplorasi Motivasi dan Minat Berkunjung Kembali Pada Situs Dark Tourism Pulau Lusi di Kabuapten Sidoarjo. Jurnal ALTASIA, 6(2), 156–168.
Zahra, Q., & Manesah, D. (2025). Eksplorasi Karakter Melalui Pendekatan Visual Storytelling pada Film Pengabdi Setan Karya Joko Anwar.
Zhang, Y., Tripathi, A., Nautiyal, R., & Shaheer, I. (2024). Staging fear: exploring how a dark fun factory is co-performed. Tourism Recreation Research, 49(5), 1051–1062. https://doi.org/10.1080/02508281.2022.2139980
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Santi Sagita Julianti, Didin Syarifuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).









































































