Manajemen Pemanfaatan Informasi Teknologi oleh Guru dalam Kegiatan Pembelajaran di Sekolah Penggerak

Authors

  • Rina Nurhayani Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia
  • Ade Tutty R. Rosa Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i5.5451

Keywords:

Manajemen Sekolah, Teknologi Informasi, Pembelajaran Digital, POAC, Sekolah Penggerak

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen pemanfaatan teknologi informasi (TI) oleh guru dalam kegiatan pembelajaran di sekolah penggerak sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, dilaksanakan di SDN Bojongherang, Kecamatan Cianjur, yang telah aktif menerapkan program Sekolah Penggerak dan mengintegrasikan pembelajaran berbasis TI secara sistematis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam setiap tahap manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga pengawasan. Perencanaan dilakukan melalui analisis kebutuhan infrastruktur, pelatihan guru, dan integrasi strategi pembelajaran berbasis digital dalam kurikulum. Pengorganisasian dilakukan dengan pembentukan tim IT sekolah dan distribusi tugas yang spesifik untuk mendukung pengelolaan perangkat dan pelatihan. Pelaksanaan meliputi penggunaan platform digital seperti Google Classroom dan Zoom, serta pendampingan teknis dari guru IT untuk meningkatkan keterampilan guru lainnya. Pengawasan dilakukan secara berkala melalui supervisi kelas dan evaluasi kinerja guru berbasis pemanfaatan TI. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan perangkat, variasi kemampuan guru, dan kurangnya dukungan dari orang tua. Solusi yang diterapkan mencakup pelatihan berkelanjutan, optimalisasi perangkat yang ada, kerja sama dengan pihak eksternal, serta sosialisasi kepada siswa dan orang tua tentang pentingnya literasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) secara kontekstual dan partisipatif oleh kepala sekolah mampu membangun budaya pembelajaran berbasis TI yang adaptif dan berkelanjutan.

References

Adrias, & Ruswandi, A. (2025). Desain Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Rajawali Pers.

Ariani, M., Zulhawati, Z., Haryani, H., Zani, B. N., Husnita, L., Firmansyah, M. B., Sa’dianoor, S., Karuru, P., & Hamsiah, A. (2023). Penerapan media pembelajaran era digital. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ashari, M. K., Athoillah, S., & Faizin, M. (2023). Model E-Asesmen Berbasis Aplikasi pada Sekolah Menengah Atas di Era Digital: Systematic Literature Review. TA’DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 132–150.

Cresswell, J. W. (2019). Research design?: pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran edisi keempat (4th ed.). Pustaka Pelajar.

Deming, W. E. (1986). Principles for transformation. Out of the Crisis, 18, 96.

Febrianti, I., Tuffahati, J., Rifai, A., Affandi, R. H., Pradita, S., Akmalia, R., & Siahaan, A. (2023). Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi Dalam Manajemen Perencanaan Pendidikan Untuk Meningkatkan Efisiensi Pendidikan. Academy of Education Journal, 14(2), 506–522.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S. R. I., Honesti, L., Wahyuni, S. R. I., Mouw, E., Mashudi, I., Hasanah, N. U. R., Maharani, A., & Ambarwati, K. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue March). Surabaya: PT. Pustaka Pelajar. Https://Scholar. Google. Com/Citations.

Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9.

Kurniawan, M. E., Arafat, Y., & Eddy, S. (2021). Manajemen Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Sungai Lilin. STRATEGY: Jurnal Inovasi Strategi Dan Model Pembelajaran, 1(1), 1–8.

Kurniawan, R. G. (2025). Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Deep Learning: Strategi Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning. Penerbit Lutfi Gilang.

Lincoln, Y., & Guba, B. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills: Sage Pulications. Inc.

Lubis, M. S. I. (2021). Teknologi informasi dan komunikasi dalam perspektif islam. Publik Reform, 8(1), 79–88.

Manongga, A. (2022). Pentingnya teknologi informasi dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook (Third Edit). SAGE Publications, Inc.

Ningsih, I. W., Widodo, A., & Asrin, A. (2021). Urgensi kompetensi literasi digital dalam pembelajaran pada masa pandemi Covid-19. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2), 132–139.

Nurcholiq, M. (2017). Supervisi klinis. Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 1–25.

Nurhasanah, A., Simbolon, M. E., & Syafari, R. (2022). Fasilitasi pengembangan perangkat ajar menuju kurikulum merdeka. Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 147–150.

Patton, M. Q. (2014). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. Sage publications.

Rachmad, Y. E., Indrayani, N., Harto, B., Judijanto, L., Rukmana, A. Y., Rahmawati, N. F., Ambulani, N., & Saktisyahputra, S. (2024). Digital Technology Management: Mengelola Daya Saing melalui Teknologi Digital. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ridho, M. A. (2019). Kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan budaya sekolah efektif di sekolah dasar. JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan), 3(2), 114–129.

Shenton, A. K. (2004). Strategies for ensuring trustworthiness in qualitative research projects. Education for Information, 22(2), 63–75.

Sofiana, N., Andriyani, S., Shofiyuddin, M., Mubarok, H., & Candraloka, O. R. (2024). The implementation of differentiated learning in ELT: Indonesian teachers’ readiness. Forum for Linguistic Studies (Transferred), 6(2), 1178.

Stufflebeam, D. L. (2007). CIPP evaluation model checklist.

Tashakkori, A., & Creswell, J. W. (2007). The new era of mixed methods. Journal of Mixed Methods Research, 1(1), 3–7. https://doi.org/10.1177/2345678906293042

Terry, G. R. (1958). Principles Of Management. Alexander Hamilton Institute.

Tisdell, E. J., Merriam, S. B., & Stuckey-Peyrot, H. L. (2025). Qualitative research: A guide to design and implementation. John Wiley & Sons.

Tumanggor, A., Tambunan, J. R., & Simatupang, P. (2021). Manajemen Pendidikan. Penerbit K-Media.

Uno, H. B. (2011). Teknologi komunikasi dan informasi pembelajaran.

Walsh, M. (2010). Multimodal literacy: What does it mean for classroom practice? The Australian Journal of Language and Literacy, 33(3), 211–239.

Yin, R. K. (2017). Case study research and applications. SAGE Publications US.

Downloads

Published

2025-08-14

How to Cite

Nurhayani, R., & Tutty R. Rosa, A. (2025). Manajemen Pemanfaatan Informasi Teknologi oleh Guru dalam Kegiatan Pembelajaran di Sekolah Penggerak. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 6(5), 3674–3685. https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i5.5451